Comscore Tracker

6 Kontroversi Ustaz Abdul Somad yang Bikin Heboh 

Beberapa ceramah UAS menimbulkan pro dan kontra

Jakarta, IDN Times – Abdul Somad Batubara merupakan salah satu pendakwah populer yang memiliki jutaan pengikut di media sosial. Akhir-akhir ini, namanya kembali mencuat setelah video ceramahnya dilaporkan ke polisi. 

Pria kelahiran Asahan, Sumut, 41 tahun lalu, merupakan ahli hadis dan fikih. DIkenal dengan sebutan UAS (Ustaz Abdul Somad), dia merupakan pendakwah yang memiliki gaya yang khas, ia tak jarang menyampaikan ceramah dengan tegas dan disisipi humor, beberapa kontennya pun tidak jarang menuai kontroversi.

Berikut beberapa kontroversi UAS yang sempat menghebohkan publik.

1. UAS sempat ditolak di beberapa daerah di Indonesia

6 Kontroversi Ustaz Abdul Somad yang Bikin Heboh Instagram/@ustadzabdulsomad

Ustaz yang satu ini sempat ditolak saat dijadwalkan memberi ceramah di beberapa daerah di tanah air. Salah satunya di Bali. Ustaz lulusan Universitas Al-Azhar, Mesir itu ditolak berceramah di penghujung 2017. 

Ia juga pernah menerima penolakan di Hong Kong hingga harus dideportasi. Pembatalan ceramah UAS juga pernah dilakukan PLN Disjaya Gambir (Jakarta). Penolakan kembali datang saat dia hendak memberikan ceramah di Pondok Pesantren Alhusna Mayong, Jepara, Jawa Tengah.

Baca Juga: Klarifikasi Ustaz Abdul Somad Soal Ceramah Salib yang Jadi Viral

2. Ancaman berupa intimidasi

6 Kontroversi Ustaz Abdul Somad yang Bikin Heboh (Ustaz Abdul Somad bersama Ustaz Felix Siauw, Ustaz Oemar Mita, Ustaz Hanan Attaki) Instagram/@ustadzabdulsomad

Selain mengalami penolakan, UAS juga pernah diintimidasi. Melalui akun Instagramnya @ustadzabdulsomad, UAS juga pernah mengunggah pengumuman pada Senin (3/9/2018) lalu. Terkait penolakannya di beberapa daerah, ia menyatakan:

• Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang.
• Beban panitia yang semakin berat
• Kondisi psikologis jamaah dan saya sendiri

Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta:
• September di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri
• Oktober di Yogyakarta
• Desember janji dengan Ustadz  Zulfikar di Jawa Timur

Mohon maaf atas keadaaan ini, harap dimaklumi, dan mohon doakan selalu.

3. UAS masuk kandidat kuat cawapres Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2019

6 Kontroversi Ustaz Abdul Somad yang Bikin Heboh Instagram/@ustadzabdulsomad

UAS juga pernah menarik perhatian publik jelang pendaftaran pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 2019. Saat itu ia pernah disebut-sebut menjadi pasangan Prabowo Subianto untuk maju ke Pilpres 2019. 

Usulan UAS menjadi cawapres Prabowo Subianto ini disampaikan oleh Ijtima Ulama. Namun pada akhirnya, Sandiaga Uno yang digandeng oleh Prabowo.

UAS pun memberikan pernyataan kepada publik melalui beberapa media, bahwa dirinya memang tidak tertarik pada dunia politik. Ia hanya ingin fokus berdakwah.

Baca Juga: Video: Ustaz Abdul Somad Tolak Jadi Timses Capres

4. UAS dan sejumlah ceramah yang kontroversional

6 Kontroversi Ustaz Abdul Somad yang Bikin Heboh (Ustaz Abdul Somad bersama Wakapolri Komjen Pol Syafruddin) Instagram/@ustadzabdulsomad

Beberapa kali, UAS menjadi sorotan di dunia maya karena video-video ceramahnya yang kontroversional. Sebut saja video ceramahnya perihal LGBT dan kedai kopi ternama, dimana jika setiap merek membeli kopi di sana akan masuk neraka karena pendirinya merupakan orang yang pro akan LGBT. 

Lalu ada juga dakwahnya yang menjadi fenomenal sesaat terjadinya ledakan bom di Surabaya. Namun dalam pernyataannya UAS merasa bahwa video ceramahnya tidak sesuai konteks dan telah dipotong sehingga menimbulkan makna berbeda.

5. Penghina UAS di medsos

6 Kontroversi Ustaz Abdul Somad yang Bikin Heboh Instagram/@ustadzabdulsomad

Seorang kontraktor bernama Jony Boyok alias JB dinilai menghina UAS  pada 2 September 2019 dengan mengunggah kalimat yang tidak patut. Dalam statusnya JB mengatakan bahwa UAS dapat perusak kerukunan beragama.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Gidion Arif Setiawan mengatakan, penyidik masih butuh keterangan beberapa orang saksi lagi.

"Belum ada penetapan tersangka, masih memeriksa saksi lainnya, termasuk tiga saksi lain selain pelapor (UAS)," kata Gidion.  UAS sebelumnya juga telah dimintai keterangan sebagai saksi korban. Ada 10 pertanyaan yang ditanyakan penyidik kepada ulama kenamaan ini.

Atas tindakannya, JB dapat dikenai pasal 27 ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik, dan terancam hukuman empat tahun penjara dan denda Rp750 juta.

6. Video dakwah soal salib viral, UAS dilaporkan ke polisi

6 Kontroversi Ustaz Abdul Somad yang Bikin Heboh ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

Kasus terbaru yang menyeret UAS adalah video dakwahnya yang viral dianggap melakukan penistaan agama. Dalam potongan video yang beredar di media sosial Twitter itu, UAS mengungkit soal hukum melihat salib, setelah mendapat pertanyaan dari catatan di selembar kertas.

Video tersebut pun langsung diserbu beragam komentar, khususnya dari umat Kristiani. UAS dianggap telah menghina Tuhan dan agama mereka.

Buntut penyebaran video yang kabarnya diambil saat UAS ceramah di Pekanbaru itu, kelompok masyarakat akan melaporkan tokoh agama asal Riau itu ke Mabes Polri. 

Potongan video ceramah UAS yang viral di media sosial itu diunggah oleh akun Twitter @P3nj3l4j4h. Dalam ceramahnya, UAS menjawab pertanyaan seorang jemaahnya mengenai salib. UAS menjawab salib adalah jin kafir, sebab pada salib terdapat jin kafir. 

Sejak postingan itu beredar, UAS menutup kolom komentar di akun Instagramnya. 

Penjelasan UAS melalui pengajian yang diunggah oleh akun YouTube FSRMM TV, Minggu (18/8). Video berjudul 'Klarifikasi Tentang Anggapan Ustadz Abdul Somad Menghina Kristen / Menghina Salib' itu berdurasi 57 menit.

"Saya sedang dilaporkan ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) karena dianggap penistaan agama. Sudah baca beritanya?" kata UAS dalam video itu.

DI NTT, UAS dilaporkan  organisasi massa (ormas) Brigade Meo. Sejumlah pengacara mendatangi Polda NTT pada Senin (19/8). Ustad Abdul Somad dilaporkan ke Polda NTT menyusul menyebarnya video yang berisi dugaan penistaan simbol agama umat Kristen dan Katolik saat memberikan ceramah.

UAS memberikan tiga poin klarifikasi. Pertama, UAS menuturkan dia hanya menjawab pertanyaan dari anggota jemaah. Kedua, UAS mengaku kajiannya disampaikan dalam forum tertutup di masjid.

"Itu pengajian di dalam masjid tertutup, bukan di stadion, bukan di lapangan sepak bola. Bukan di TV, tapi untuk intern umat Islam menjelaskan pertanyaan umat Islam mengenai patung dan tentang kedudukan Nabi Isa. Untuk orang Islam dalam sunah Nabi Muhammad," jelas UAS.

Dalam poin terakhir, UAS menegaskan ceramah tersebut sudah lama, yakni sekitar tiga tahun lalu di salah satu masjid di Pekanbaru, Riau.

"Pengajian itu lebih tiga tahun lalu. Sudah lama, di kajian subuh Sabtu, di Masjid Annur, Pekanbaru. Karena rutin pengajian di sana, satu jam pengajian dilanjutkan diteruskan dengan tanya jawab, tanya jawab," jelas UAS.

UAS heran pernyataannya tersebut baru viral sekarang. Dia pun berjanji tidak akan lari bila video tersebut dipermasalahkan.

"Kenapa diviralkan sekarang, kenapa dituntut sekarang? Saya serahkan kepada Allah SWT. Sebagai warga yang baik saya tidak akan lari, saya tidak akan mengadu. Saya tidak akan takut, karena saya tidak merasa bersalah, saya tidak pula merusak persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya.

Baca Juga: Video Ceramah Ustaz Abdul Somad Soal Salib Dilaporkan ke Polisi

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You