Comscore Tracker

Tewas karena Kepala Retak, Akbar Alamsyah Malah Jadi Tersangka 

Penetapan tersangka saat Akbar tengah koma

Jakarta, IDN Times - Akbar Alamsyah meninggal pada Kamis (10/10) petang. Remaja itu mengembuskan napas terakhir setelah sempat dirawat dalam keadaan koma di RS Polri Bhayangkara. Sebelumnya, ia menjalani operasi akibat tempurung kepala retak.

Di tengah upaya pengobatan Akbar, pihak keluarga dikejutkan oleh sepucuk surat yang diantar kurir ekspedisi swasta. Isinya, pihak Kepolisian memberi tahu bahwa Akbar ditetapkan sebagai tersangka aksi demonstrasi berujung ricuh di sekitar kantor DPR pada (25/9) lalu. Ia dijadikan tersangka karena diduga telah melakukan provokasi dan merusak fasilitas umum.

Konfirmasi mengenai status tersangka bagi almarhum disampaikan oleh kakak Akbar, Fitri Rahmayani (25). Ia mengatakan surat itu diterima oleh keluarga pada (30/9) lalu.

"Kami terima surat dari kepolisian tanggal 30 September, tapi di surat tertulis tanggal 26 September (sudah jadi tersangkanya)," ujar Fitri ketika ditemui oleh IDN Times di rumah duka di Jalan Kebon Nanas, Cipulir pada Jumat siang (11/10). 

Fitri mengaku heran karena surat itu diterima keluarga ketika Akbar masih dalam kondisi koma dan terbaring di rumah sakit. Ia pun mengaku tak habis pikir bukti apa yang dimiliki oleh polisi hingga menetapkan Akbar sebagai tersangka. 

Ia menjelaskan almarhum adiknya itu hanya menonton ketika aksi unjuk rasa berakhir ricuh. Akbar, tutur dia, tidak pernah punya keinginan untuk melakukan provokasi maupun merusak fasilitas umum. 

"Sedikit aneh sama penetapan tersangka itu. Kan Akbar cuma sebagai penonton, dia gak merusak (fasilitas umum)," tutur dia.

Semenjak penetapan Akbar sebagai tersangka, polisi hingga kini belum menghubungi keluarga. Hingga akhirnya Akbar mengembuskan napas terakhir pada Kamis malam kemarin. 

Sebelumnya, Akbar tak pulang ke rumah usai meminta izin menonton demonstrasi di area dekat DPR yang dilakukan oleh pelajar. Keluarga baru mengetahui keberadaan Akbar pada (29/9) lalu dan telah dirawat di RSPAD Gatot Subroto. Sebelumnya, Akbar sempat dirawat di RS Pelni kemudian dipindahkan ke RS Polri Bhayangkara untuk menjalani operasi karena tempurung kepalanya mengalami retak. 

Ikuti terus perkembangan berita mengenai kematian Akbar hanya di IDN Times ya. 

Baca Juga: Polri: Akbar Alamsyah Jadi Tersangka karena Diduga Lempari Petugas

Baca Juga: Koma Belasan Hari Usai Demo di DPR, Akbar Alamsyah Meninggal Dunia 

Topic:

  • Irwan Idris

Just For You