Comscore Tracker

Otoritas AS Investigasi Jatuhnya Heli yang Tewaskan Kobe Bryant

Puing-puing berserakan di lokasi jatuhnya helikopter

Jakarta, IDN Times - Federal Aviation Administration dan National Transportation Safety Board menginvestigasi kasus jatuhnya helikopter yang menewaskan 9 orang, termasuk  Kobe Bryant dan putrinya Gianna Bryant.

Helikopter yang ditumpangi Bryant dan 8 penumpang lainnya itu jatuh dan terbakar di Calabasas, California, pada Minggu (26/1) pukul 09.47 pagi waktu Amerika Serikat. Helikopter yang terdaftar sebagai milik pribadi Kobe Bryant ini lepas landas dari Bandara John Wayne, California, pada 09.06 pagi waktu setempat.

Dari laporan awal, helikopter jatuh di pegunungan usai terjebak kabut pekat. Beberapa saksi mata juga mengungkapkan bahwa mereka mendengar suara mesin helikopter yang terdengar seperti rusak sebelum akhirnya helikopter itu jatuh dan terbakar serta menewaskan seluruh penumpangnya.

Puing-puing nampak berserakan di lokasi jatuhnya helikopter tersebut. Informasi sementara, helikopter itu diduga jatuh dan kemudian terbakar, demikian dikutip dari Los Angeles Times. 

Kondisi cuaca diduga menjadi salah satu aspek yang akan diinvestigasi lebih lanjut--apakah menyumbang faktor pada kecelakaan fatal itu atau tidak, demikian dikatakan sejumlah ahli. 

Los Angeles Times menurunkan laporan bahwa kabut tebal menyelimuti lokasi, saat helikopter itu jatuh.

Juru bicara Los Angeles Police Department, Josh Rubenstein mengatakan bahwa Air Support Division melarang terbang seluruh helikopter mereka pada Minggu pagi karena kondisi kabut tebal. Seluruh unit helikopter itu bahkan tidak diizinkan terbang hingga Minggu sore.

"Cuaca tidak mendukung untuk penerbangan," kata Rubenstein.

Baca Juga: Detik-detik Jatuhnya Helikopter yang Tewaskan Kobe Bryant dan Putrinya

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya