Comscore Tracker

Survei Elektabilitas Capres 2024: Prabowo dan Ganjar Beda 0,3 Persen

Ridwan Kamil dan Anies Baswedan masuk empat besar

Jakarta, IDN Times - Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto paling kuat sebagai calon presiden 2024. Posisi kedua ditempati Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Hasil tersebut dirilis Indometer yang melakukan survei tiga bulan terakhir. 

"Prabowo dan Ganjar Pranowo bersaing ketat sebagai capres 2024, sementara Ridwan Kamil dan Anies berpotensi kuat menjadi calon wakil presiden," kata Direktur Eksekutif Survei Indometer Leonard SB dikutip ANTARA, Jumat (16/10/2029).
 
Lalu berapa persentase elektabilitas keempat nama itu?

1. Nama Prabowo masih teratas meski terjadi penurunan angka elektabilitas

Survei Elektabilitas Capres 2024: Prabowo dan Ganjar Beda 0,3 PersenMenteri Pertahanan Prabowo Subianto menemui Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. wapresri.go.id

Temuan survei Indometer menunjukkan, elektabilitas Prabowo bertengger di angka 16,8 persen, melemah dari survei pada bulan Juli 2020 sebesar 17,6 persen.
 
"Sementara, Ganjar naik dari 15,4 persen menjadi 16,5 persen, menyisakan selisih tipis 0,3 persen saja dengan Prabowo," kata Leonard SB.
 
Pada posisi berikutnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sama-sama mengalami penurunan elektabilitas.
 
Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, turun dari 11,3 persen menjadi 10,6 persen, sedangkan Anies lebih dalam turunnya dari 10,1 persen menjadi hanya 8,9 persen.

Baca Juga: Pengamat: Capres Muda Bermunculan Jika Ambang Batas Presiden Direvisi

2. Prabowo-Ganjar merepresentasikan koalisi dua partai besar

Survei Elektabilitas Capres 2024: Prabowo dan Ganjar Beda 0,3 PersenKetua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Menurut Leonard, figur Prabowo dan Ganjar merepresentasikan koalisi dua partai politik besar yang sedang berkuasa saat ini, yaitu PDIP dan Gerindra. Masalahnya, apakah PDIP akan berani mengusung Ganjar atau justru mendorong Puan Maharani untuk maju pada Pilpres 2024.
 
Kenaikan elektabilitas Ganjar tidak bisa dilepaskan dari posisinya sebagai Gubernur Jawa Tengah. Di tengah masa pandemik COVID-19 dan ancaman resesi, kepala-kepala daerah menjadi berperan lebih strategis dibanding figur-figur yang menjabat di pemerintahan pusat.
 
Hal ini pula yang membuat Kang Emil dan Anies tetap mantap pada peringkat ketiga dan keempat, meski pun sedikit melemah.

3. Angka elektabilitas Sandiaga Uno terus terkikis

Survei Elektabilitas Capres 2024: Prabowo dan Ganjar Beda 0,3 PersenSandiaga Uno (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Sementara itu, lanjut Leonard, elektabilitas mantan cawapres Sandiaga Uno juga terus menurun, dari 8,8 persen menjadi hanya 7,7 persen. Gubernur Jawa Timur Khofidah Indar Parawansa turun sedikit dari 4,1 persen menjadi 3,8 persen, demikian pula dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini turun dari 2,9 persen menjadi 2,1 persen.
 
Di antara pejabat pemerintah pusat, Menteri BUMN Erick Thohir mengalami kenaikan dari 1,8 persen menjadi 2,3 persen. Sedangkan Menko Polhukam Mahfud MD turun sedikit dari 1,4 persen menjadi 1,3 persen,
 
Lalu ada pula Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang turun dari 3,3 persen menjadi 2,9 persen. Sementara petinggi PDIP yang juga Ketua DPR Puan Maharani turun dari 1,2 persen menjadi 1,1 persen.
 
"Tokoh baru yang muncul adalah Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti," katanya.

Baca Juga: Deklarasi Maju Capres 2024, Giring: 1 Juta Persen Saya Yakin!

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya