Comscore Tracker

Jam Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Mundur. Ada Apa?

Sedianya, pelantikan digelar Minggu (20/10) pagi

Jakarta, IDN Times - Jadwal pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI diundur. Sedianya, pelantikan mereka dilaksanakan Minggu (20/10) pukul 10.00 WIB.

MPR RI kemudian menjadwal ulang pelantikan menjadi pukul 16.00 WIB di hari yang sama. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengungkap, perubahan jadwal itu karena pihaknya ingin mengedepankan toleransi. 

“Karena itu hari libur, hari Minggu. Maka tidak boleh ada rakyat kita yang terganggu dalam melakukan ibadahnya,” kata dia di Kompleks Parlemen DPR RI, Rabu (9/10).

1. MPR juga tak ingin ganggu rakyat di gelaran car free day

Jam Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Mundur. Ada Apa?IDN Times/Gregorius Aryodamar

Alasan kedua, MPR juga tak ingin mengganggu rakyat di car free day (CFD. Karena jika pelantikan digelar pagi hari, maka seluruh jalan protokol akan ditutup demi keamanan.

“Kita juga tidak ingin ada rakyat kita yang terganggu melakukan olahraga dalam hal car free day,” ujar dia.

Baca Juga: Jokowi Pernah Terbitkan 4 Perppu Ini Selama Menjabat sebagai Presiden

2. MPR kembali gelar rapat membahas pelantikan Jokowi

Jam Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Mundur. Ada Apa?ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Sebelumnya, protokol Istana dan MPR telah berkoordinasi soal teknis. Selanjutnya, MPR akan memastikan pelantikan Jokowi di pembahasan rapat pimpinan yang digelar hari ini.

“Ya jadi ini kita mau pastikan dalam rapat ini kemarin protokol Istana dan MPR sudah melakukan koordinasi teknis daripada waktu penyelenggaraan,” kata dia.

3. Ketua MPR berharap demo mahasiswa di hari pelantikan Jokowi berjalan kondusif

Jam Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Mundur. Ada Apa?IDN Times/Maulana

Merespons rencana demo besar-besaran oleh mahasiswa, Bamsoet percaya, mahasiswa dan pengunjuk rasa lebih mengedepankan kepentingan yang lain. “Karena ini menyangkut nama negara, kebesaran image bangsa kita, maka kekhawatiran akan demo menurut saya itu adalah kesadaran bersama, kita akan menjaganya,” kata Bamsoet.

“Saya imbau masih ada hari esok, masih ada tanggal 21 tanggal 22, dan kami di parlemen terbuka, saya yakin teman-teman di DPR  terbuka dan menerima berbagai aspirasi,” sambungnya.

4. Ketua DPR meminta semua pihak ikut menjaga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI berjalan lancar

Jam Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Mundur. Ada Apa?ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani meminta semua pihak untuk menjaga pelantikan presiden pada 20 Oktober 2019 agar bisa terselenggara sesuai konstitusi yang ada. Sebab, kata dia, pelantikan presiden merupakan amanat konstitusi.

"Terkait dengan pelantikan presiden itu sudah sesuai dengan UU dan konstitusi bahwa presiden dan wakil presiden terpilih dalam pemilu yang resmi dan sesuai pengumuman KPU tanggal 20 itu harus dilantik. Jadi sudah sepatutnya sebagai elemen bangsa kita bisa menghargai hal tersebut untuk menjaga pelantikan presiden sesuai konstitusi dan UU yang ada," kata Puan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10).

Baca Juga: Jokowi Terbitkan Perppu UU KPK? Puan: Pelantikan Presiden Dulu

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You