Comscore Tracker

Naik Tahun Depan, Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 Disubsidi? 

Pemerintah mengklaim tidak ingin susahkan rakyat

Jakarta, IDN Times - DPR belum menyetujui kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, khususnya untuk kelas 3. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meminta kesadaran rakyat Indonesia untuk memahami langkah pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

“Ini bukan maksud pemerintah membebani, tapi marilah kita dukung semangat gotong-royong,” kata Muhadjir di Malang, Jawa Timur, Jumat (8/11). Iuran BPJS Kesehatan naik 100 persen mulai 1 Januari 2020.

Alih-alih membebani rakyat, menurut Muhadjir, kenaikan BPJS Kesehatan itu akan membantu semua pengguna untuk mendapatkan fasilitas yang laik.

Baca Juga: Siap-siap, 3 Ribuan 'Debt Collector'  Bakal Tagih Iuran BPJS Kesehatan

1. DPR meminta BPJS Kesehatan menyelesaikan data cleansing untuk memastikan iuran masyarakat miskin‎ ditanggung pemerintah

Naik Tahun Depan, Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 Disubsidi? IDN Times / Irfan Fathurohman

Dengan kenaikan sebesar 100 persen itu, iuran BPJS Kesehatan untuk kelas 1 akan menjadi Rp160 ribu per bulan, kelas 2 jadi Rp120 ribu, dan kelas 3 Rp 42 ribu. Sedangkan untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) sama seperti kelas 3.

Namun, Komisi lX DPR RI belum menyetujui untuk kenaikan iuran kelas 3. DPR meminta BPJS Kesehatan menyelesaikan data cleansing yang tujuannya untuk memastikan iuran masyarakat miskin‎ ditanggung pemerintah.

Sementara, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris memastikan, "Cleansing di BPJS Kesehatan sudah selesai."

Baca Juga: BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Ini Daftar Iuran Terbaru

2. Iuran BPJS Kesehatan untuk kelas 3 PBI akan disubsidi pemerintah

Naik Tahun Depan, Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 Disubsidi? IDN Times / Irfan Fathurohman

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu didasari dengan penerbitan peraturan presiden (perpres). Terkait wacana subsidi bagi iuran kelas 3 PBI, muncul perdebatan apakah perlu merevisi perpres atau tidak. Namun, Fahmi mengatakan tarif akan tetap naik dan jalan tengahnya akan disubsidi pemerintah.

“Cara lain adalah iuran tetap, tapi dibantu subsidi. Tapi kan itu harus diputuskan di rapat tingkat menteri, di bawah koordinasi Menko PMK. Nanti tunggu lah hasil rapatnya,” ujar Fahmi.

3. BPJS telah merampungkan data cleansing sebanyak 27 juta

Naik Tahun Depan, Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 Disubsidi? IDN Times / Irfan Fathurohman

Lebih lanjut, Fahmi mengatakan, BPJS telah merampungkan data cleansing sebanyak 27 juta. Hasil tersebut telah disampaikan ke Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial, yang selanjutnya akan dibahas bersama Kemenko PMK.

“Semua sudah selesai, jadi BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) menemukan 27 juta data kami cleansing semua. Hasil cleansing kami sudah sampaikan ke Menkes, Menkes sudah menyampaikan ke Mensos, itu akan ada rapat tiga menteri,” kata Fahmi.

Baca Juga: Peserta BPJS Kesehatan di Makassar Pilih Turun Kelas

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You