Comscore Tracker

3 Syarat Jika Gerindra dan PKS Mau Masuk Pemerintahan Jokowi

Gerindra dan PKS mendukung Prabowo di Pilpres 2019

Jakarta, IDN Times - Kemana dukungan partai politik yang pernah berada di Koalisi Indonesia Makmur belum jelas betul. Kalaupun mau merapat dan bergabung ke dalam pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, ada sejumlah syarat yang harus mereka penuhi.

Salah satu politisi PDI Perjuangan Aria Bima tidak menutup kemungkinan bergabungnya sejumlah partai yang sebelumnya mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden 2019. 

"Kemenangan ini dilihat sebagai kontestasi politik. Kami yakin untuk menang-kalah sebatas kontestasi. Dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat tidak ada kalah menang. Mitra seperti Prabowo-Sandi dan partai pengusung bukan musuh tapi mitra demokrasi," kata Aria dalam program ILC di TVOne, Selasa malam (9/7).

Meski demikian, ada sejumlah ketentuan apakah partai oposisi seperti Gerindra dan PKS bisa masuk dalam lingkar pemerintahan. Apa saja?

1. Berdasarkan keputusan para "dewa"

3 Syarat Jika Gerindra dan PKS Mau Masuk Pemerintahan JokowiIDN Times/Irfan Fathurohman

Dewa yang dimaksud Aria adalah hak prerogatif Jokowi sebagai presiden dan juga keputusan partai pendukungnya.

"Pak Jokowi sebagai presiden punya hak prerogatif yang akan dibicarakan dengan partai pengusung," ujarnya.

Baca Juga: Ini Hasil Lengkap Pilpres 2019!

2. Persatuan dan kepentingan rakyat tetap nomor satu

3 Syarat Jika Gerindra dan PKS Mau Masuk Pemerintahan JokowiANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Aria menilai, ada di dalam atau luar pemerintahan seharusnya bukanlah masalah yang terpenting. Karena menurutnya yang terpenting adalah kepentingan rakyat bersama.

"Semua komponen termasuk Prabowo-Sandi juga harus ikut bekerja sama. Karena 5 tahun lagi masyarakat akan menilai. Mau di dalam atau di luar pemerintahan adalah sesuatu yang mulia, tergantung motivasinya," kata Aria.

3. Menunggu pertemuan Jokowi dengan Prabowo

3 Syarat Jika Gerindra dan PKS Mau Masuk Pemerintahan JokowiIDN Times/Gregorius Aryodamar

Aria mengatakan rekonsialisasi adalah hal yang penting. Ia lalu menunjuk Fadli Zon yang dinilai memiliki pandangan tersendiri apakah Gerindra akan tetap berada di pihak opisisi ataukah bergabung dengan pemerintah.

"Tergantung pak Fadli Zon yang memberikan pertimbangan, plus minusnya seperti apa. Fadli melihat di luar atau di dalam (pemerintahan) bagus, saya kira pertemuan (Jokowi dengan Prabowo) itu akan segera terjadi," kata Aria.

Baca Juga: Isu Rekonsiliasi Menguat, Ini Permintaan Prabowo? 

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You