Menkumham Sebut UU ITE Tidak Layak Dikenakan ke Baiq Nuril

Baiq Nuril mengupayakan amnesti Presiden Jokowi

Jakarta, IDN Times - Menteri hukum dan HAM, Yasonna H Laoly menilai bahwa UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tidak layak dikenakan kepada terpidana Baiq Nuril.

Baca Juga: MA Tolak Peninjauan Kembali, Baiq Nuril Makin Dihantui Ancaman Jeruji

1. Penjelasan Tim IT Menkominfo

Menkumham Sebut UU ITE Tidak Layak Dikenakan ke Baiq NurilIDN Times/Indiana Malia

Dijelaskan Yassona, hal itu berdasarkan penjelasan tim IT dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

“Kami akan adakan diskusi dengan pakar hukum juga tim TI dari Menkominfo yang menjelaskan bahwa memang kasus ini dari segi analisis UU ITE tidak layak untuk dia (Baiq Nuril),” ucap Laoly, di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta Selatan, Senin (8/7) seperti dilansir dari Antara.

2. Yassona hormati putusan MA

Menkumham Sebut UU ITE Tidak Layak Dikenakan ke Baiq NurilIDN Times/Marisa Safitri

Meski begitu, Yassona tetap menghormati keputusan Mahkamah Agung.

Sebab, itu sudah menjadi keputusan MA dan masuk ke dalam wilayah yudikatif.

3. Baiq Nuril berharap Presiden Jokowi berikan amnesti

Menkumham Sebut UU ITE Tidak Layak Dikenakan ke Baiq NurilIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Yassona melakukan pertemuan dengan Baiq Nuril yang didampingi kuasa hukumnya Joko Jumadi, serta politikus PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka.

Dalam pertemuan itu mereka membahas mengenai langkah hukum selanjutnya yaitu pengajuan permohonan amnesti kepada presiden Joko Widodo, setelah upaya hukum berupa peninjauan kembali yang diajukan Nuril pada (3/1/2019) ditolak MA.

Baca Juga: Kala Mantan Guru Honorer Baiq Nuril Tagih Janji Jokowi

Topic:

  • Irwan Idris

Just For You