Comscore Tracker

4 Fakta Soal Edhy Prabowo, Pengganti Susi Pudjiastuti di KKP

Edhy menjadi "perwakilan" Partai Gerindra di kabiner Jokowi

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Partai Gerindra Edhy Prabowo resmi diumumkan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan RI, menggantikan Susi Pudjiastuti pada kabinet Jokowi periode kedua. Kabinet ini dinamai Kabinet Indonesia Maju.

Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengumumkan nama-nama menterinya di Veranda, Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10). 

Berikut profil salah satu tangan kanan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tersebut.

1. Atlet pencak silat nasional

4 Fakta Soal Edhy Prabowo, Pengganti Susi Pudjiastuti di KKPIDN Times/Rangga Erfizal

Pria kelahiran Sumatera Selatan, 24 Desember 1972 ini pernah menjadi atlet pencak silat nasional. Setelah bertemu Prabowo, Edhy juga diminta untuk belajar silat setiap akhir pekan di Batujajar, Bandung.

Di masa mudanya, Edhy berjaya di event Pekan Olahraga Nasional (PON) dan mengikuti kejuaraan tingkat mancanegara.  Edhy juga diketahui masih aktif mengurus perguruan silat Satria Muda Indonesia.

Baca Juga: Sandi dan Fadli Zon Tolak Kursi Menteri, Dahnil: Mungkin Edhy Prabowo

2. Karier militer singkat dan pertemuan dengan Prabowo

4 Fakta Soal Edhy Prabowo, Pengganti Susi Pudjiastuti di KKPANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Ia memulai kariernya dengan menjadi anggota Akabri di Magelang, Jawa Tengah pada 1991. Namun karier militernya hanya bertahan dua tahun. Edhy dikeluarkan karena terkena sanksi dari kesatuan.

Ia lantas merantau ke Jakarta dan bertemu Prabowo Subianto di salah satu acara pesta di bilangan Pantai Ancol. Kala itu Prabowo masih berpangkat Letkol dan menjabat Dangrup III TNI AD.

Prabowo menyekolahkan Edhy dan temannya yang merantau ke Jakarta. Ia mengambil ilmu pendidikan Fakultas Ekonomi Universitas Moestopo pada 1997 dan melanjutkan studi Magister Manajemen di Swiss German University, Serpong pada 2004.

3. Edhy menjabat posisi strategis di sejumlah perusahaan

4 Fakta Soal Edhy Prabowo, Pengganti Susi Pudjiastuti di KKPIDN Times/Rangga Erfizal

Gagal di militer, Edhy termasuk yang sukses di bisnis. Dengan keilmuannya di bidang ekonomi dan manajemen, ia menjabat berbagai posisi di beberapa perusahaan.

  • Ketua di Koperasi Swadesi Indonesia (2009-2015)
  • Ketua Percepatan Pengadaan Log PT Kertas Nusantara (2007-2009)
  • Komisaris PT Kiani Lestari (2007-2015)
  • Direktur Utama PT Garuda Security Nusantara (2005-2015)
  • Direktur PT Alas Helau (2004-2015)
  • Direktur Utama PT Tusam Hutani Lestari (2004-2015)
  • Komisaris PT Swadesi Dharma Nusantara (2000-2004)
  • Asisten Direktur Utama PT Nusantara Energi (1998-2004)

4. Edhy memulai karier berorganisasi dan politik dengan masuk ke Himpunan Kerukunan Tani Indonesia

4 Fakta Soal Edhy Prabowo, Pengganti Susi Pudjiastuti di KKPANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Edhy memulai karier politiknya pada 2005 dengan aktif berorganisasi di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan menjabat sebagai Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan HKTI.

Kedekatannya dengan Prabowo membuat ia dipercaya mantan suami Titiek Soeharto itu. Saat Prabowo mendirikan Partai Gerindra, Edhy akhirnya menyalonkan diri menjadi caleg di kampung halamannya di Dapil Sumatera Selatan II. Ia berhasil menjadi caleg kelima yang memperoleh suara terbanyak.

Edhy kemudian terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Gerindra untuk Dapil Sumatera Selatan I setelah memperoleh 75,186 suara. Edhy bertugas di Komisi VI DPR-RI yang membidangi perdagangan, perindustrian, koperasi dan BUMN.

Di 2014-2019, Edhy bertugas menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR-RI yang membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan dan pangan. Edhy juga dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum Bidang Keuangan dan Pembangunan Nasional DPP Partai Gerindra.

Baca Juga: Diisukan Jadi Menteri Pertanian, Edhy Prabowo: Kita Juga Tahu Diri

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You