Comscore Tracker

Pascagempa Januari, Dua Desa di Mamuju Sulbar Masih Terisolir

Akses jalan ke dua desa tersebut terhalang tanah longsor

Jakarta, IDN Times – Dua desa di Kabupaten Mamuju, ibu kota Sulawesi Barat, masih terisolir pascagempa Magnitudo 6,2 pada Januari 2021. Dua desa itu masing-masing Desa Kopeang dan Desa Bela di Kecamatan Tapalang.

Dua desa terisolasi akibat longsor yang menutupi ruas jalan usai gempa. Setidaknya ada 27 titik longsor yang menghalangi akses jalan ke dua desa itu. Pemerintah daerah setempat masih berupaya maksimal, antara lain dengan menyalurkan bantuan lewat udara.

"Desa Bela dan Kopeang masih terisolasi akibat gempa yang terjadi pada 15 Januari 2021dan mengguncang sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju dan Majene," kata Bupati Mamuju Sutinah Suhardi di Mamuju, Jumat (12/3) malam, seperti dikutip dari ANTARA.

1. Akses menuju dua desa yang terisolasi kian parah karena terhalang longsor

Pascagempa Januari, Dua Desa di Mamuju Sulbar Masih TerisolirBangunan yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 6,2 di Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (16/1/2021) (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Pemerintah Kabupaten Mamuju berupaya memberi perhatian kepada warga di dua desa terisolir, hingga fasilitas yang rusak akibat longsor bisa dibangun kembali. Pemerintah juga membangun komitmen agar akses jalan menuju kedua desa itu kembali pulih.

"Untuk menuju daerah itu cukup sulit karena harus melalui gunung, jurang dan jalan berliku, dan kini diperparah dengan banyaknya titik longsor," kata Sutinah.

Baca Juga: [CEK FAKTA] Viral Jenazah Korban Gempa Sulbar Dibungkus Daun Pisang

2. Bantuan logistik dikirim menggunakan helikopter

Pascagempa Januari, Dua Desa di Mamuju Sulbar Masih TerisolirPrajurit TNI dan anggota Basarnas mengeluarkan logistik untuk korban gempa bumi Mamuju dan Majene dari pesawat Hercules A 1321 TNI AU saat tiba di Bandara Tampa Padang, Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Selama ini Pemkab Mamuju mengirim bantuan logistik untuk para korban gempa dan longsor di Desa Kopeng dan Bela melalui jalur udara, yakni menggunakan helikopter. Itu satu-satunya pilihan karena sulit mengakses desa dengan transportasi darat.

"Kami prihatin melihat kondisi masyarakat yang terisolasi dan rumahnya dirusak gempa, setelah kunjungan ini, kami kami akan ke sana lagi memberikan perhatian pembangunan kepada masyarakat," ucap Sutinah.

3. Pada awal tahun, BNBP kirimkan bantuan untuk korban gempa di Sulbar

Pascagempa Januari, Dua Desa di Mamuju Sulbar Masih TerisolirPesawat Hercules yang membawa bantuan untuk korban gempa bumi di Sulawesi Barat tiba di Bandara Mamuju (Dok. Kemensos)

Bantuan yang telah didistribusikan oleh BNBP berupa delapan set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, lima unit lampu menara, 200 unit velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 masker kain, 700 pak mi sagu dan 30 unit generator set 5 KVA. Selain itu kedua wilayah tersebut diberikan bantuan masing-masing Rp1 miliar.

Baca Juga: BNPB: Kerusakan dan Kerugian Akibat Gempa Sulbar Mencapai Rp829 Miliar

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya