Comscore Tracker

Kenangan Butet ke Arswendo: Dia Inspirator yang Menyelamatkan Saya

Butet kehilangan sosok Arswendo yang khas

Jakarta, IDN Times - Aktor senior Tanah Air sekaligus seniman ternama, Butet Kertaradjasa mengenang momen-momen bersama mendiang Asrwendo Atmowiloto.

Butet menganggap sosok Mas Wendo, panggilan akrab Arswendo, sebagai seorang senior yang apa adanya dan selalu terlihat ceria.

Butet bahkan tak segan menyebut Wendo sebagai inspiratornya. Dia bersyukur hidupnya pernah diselamatkan oleh sang sastrawan. 

"Saya itu anak buahnya. Dia itu inspirator yang menyelamatkan hidup saya. Saya dulu wartawan dia. Ya menyelamatkan hidup kalau gak dikasih makan jadi wartawan ya gak hidup, keluarga saya sengsara," ujarnya saya ditemui di kawasan Bintaro, Sabtu (20/7). 

1. Sama-sama bekerja sebagai wartawan

Kenangan Butet ke Arswendo: Dia Inspirator yang Menyelamatkan SayaIDN Times/Hana Adi Perdana

Diceritakan Butet, dirinya merupakan anak buah Arswendo saat di Tabloid Monitor. Bahkan, dirinya juga diberikan rekomendasi untuk bekerja di Kompas Group.

"Hidup saya disantuni oleh honor tulisan karena Mas Wendo memercayai saya sebagai penulis bahkan saya kerja di KG direkomendasi Wendo 4 tahun, tapi kabur akhirnya," kenangnya.

Baca Juga: [FOTO] Karangan Bunga Jokowi dan Susi Pudjiastuti untuk Arswendo

2. Arswendo ogah dibesuk saat sakit

Kenangan Butet ke Arswendo: Dia Inspirator yang Menyelamatkan SayaIDN Times/Hana Adi Perdana

Butet juga menceritakan saat Wendo tidak ingin dibesuk oleh dirinya. Dikatakan Butet, Wendo enggan dibesuk karena kondisinya masih belum baik.

"Alasannya kecapekan. Itu sudah di rumah sekitar sebulan lalu. Pokoknya beliau gak mau ada yang besuk," ungkapnya.

Baca Juga: Sosok Arswendo di Mata Sang Anak: Apa Adanya dan Selalu Pegang Pulpen

3. Butet mengenang pesan Wendo yang paling membekas

Kenangan Butet ke Arswendo: Dia Inspirator yang Menyelamatkan SayaIDNTimes.com

Butet yang sudah kenal dan berteman lama dengan Wendo, punya satu pesan yang selalu dia ingat, yakni kejujuran. Menurutnya, menjadi orang jujur bisa memberi berkah bagi diri sendiri dan juga orang lain.

"Jujur. Orang itu kudu jujur apa pun itu saja, itu kuncinya waktu saya jadi pegawainya, pesannya satu, ‘kowe kudu jadi wong jujur’, sudah itu saja," ungkapnya.

4. Butet kehilangan sosok Arswendo yang khas

Kenangan Butet ke Arswendo: Dia Inspirator yang Menyelamatkan SayaIDN Times/Hana Adi Perdana

Wafatnya Wendo, kata Butet, membuat dirinya dan kerabatnya kehilangan sosoknya yang khas. Baginya, Wendo merupakan pribadi yang menyenangkan dan menginspirasi orang-orang di sekitarnya.

"Ya canda, ya inspirasi, yang menyenangkan, hidup jadi senang sama Pak Wendo. Senang iya, saya ini, anu, kader garis keras Pak Wendo itu," tutupnya seraya tertawa.

Baca Juga: Misa dan Pelepasan Jenazah Arswendo Atmowiloto Sebelum Dimakamkan 

Topic:

  • Irwan Idris

Just For You