Comscore Tracker

Peserta BPJS Kesehatan Dapat Keringanan Jika Iuran Menunggak

Banyak peserta memilih turun kelas karena iuran naik

Jakarta, IDN Times - BPJS Kesehatan menyatakan selama ini telah memberi keringanan kepada peserta yang kerap menunggak iuran. Keringanan berupa relaksasi, yakni peserta yang menunggak bisa kembali mengaktifkan kepesertaannya.

"Perpres 64 itu komitmen pemerintah dalam hal ini yang menyusun di bawah leading sector Kemenkeu memberikan relaksasi kalau yang nunggak sudah 10 bulan atau 12 bulan bahkan 30 bulan ada. Mereka itu cukup membayar 6 bulan dulu aktif, 6 bulannya bayar ke depannya. Ini mirip restrukturisasi (perbankan)," kata Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso dalam Ngobrol Seru bareng IDN Times dengan topik "Good Governance: Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Jumat (10/7/2020).

Meski begitu, BPJS tetap menganam akan mencabut status peserta. Itu jika peserta tak kunjung membayar meski sudah diberi keringanan.

1. BPJS Kesehatan belum tentukan sanksi bagi peserta yang menunggak

Peserta BPJS Kesehatan Dapat Keringanan Jika Iuran MenunggakIlustrasi Hukum (IDN Times/Arief Rahmat)

Kemal menerangkan, sejauh ini BPJS belum memberikan sanksi bagi peserta yang menunggak. BPJS cuma menonaktifkan sementara kepesertaan jika mereka tidak memenuhi kewajibannya.

" Saat ini kalau tidak bayar, gak ada sanksi. Kalau dia menunggak, tetapi mereka membayar, maka langsung aktif (kepesertaannya). Asal dibayar tunggakannya," ujarnya di program tadi. 

Namun, menurut Kemal, pihak BPJS Kesehatan bakal memberlakukan pemberian sanksi bagi mereka yang menunggak. 

"Tentu suatu saat harus ada aturan yang men-direct meningkatkan kepatuhan pada segmen mandiri (Peserta Bukan Penerima Upah)," katanya menambahkan. 

Baca Juga: KPK: Menaikan Iuran Bukan Solusi Tutupi Defisit Keuangan BPJS 

2. Sudah 1 juta peserta BPJS Kesehatan turun kelas karena tarif iuran naik

Peserta BPJS Kesehatan Dapat Keringanan Jika Iuran Menunggak(Kenaikan tarif BPJS Kesehatan) IDN Times/Arief Rahmat

BPJS Kesehatan mencatat banyak peserta yang turun kelas karena naiknya iuran. Penurunan kelas umumnya terjadi pada Kelas I dan Kelas II ke Kelas III. Sesuai kebijakan terbaru di tahun 2020, iuran di Kelas III senilai Rp25.500.

"Kita lihat selama ini yang turun kelas baru 1 juta. Kita akan lihat trennya," ungkap Kemal.

3. BPJS Kesehatan tak mempermasalahkan bila peserta ingin turun kelas

Peserta BPJS Kesehatan Dapat Keringanan Jika Iuran MenunggakANTARA FOTO/Septianda Perdana

Kemal menambahkan pihaknya tak melarang para peserta BPJS Kesehatan bila ingin turun kelas. Menurutnya, setiap peserta memiliki kemampuan ekonomi yang berbeda-beda.

"Dengan adanya kenaikan itu diberikan kemudahan relaksasi peserta misalnya kalau belum mampu menyesuaikan dengan iuran kelas I dan II boleh pindah kelas (ke kelas III)," tutur dia lagi. 

https://www.youtube.com/embed/Xr2eP8-ttxo

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai Hari Ini, Berikut Rinciannya 

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya