Comscore Tracker

20 Ribu Ton Beras Impor Busuk dan Trending Twitter #TangkapEnggar

Ramai-ramai bikin status dengan tagar #TangkapEnggar

Jakarta, IDN Times - Jagad Twitter ramai dengan tagar #TangkapEnggar seharian ini setelah berkarung-karung beras impor terancam harus dibuang karena dinilai sudah tak layak konsumsi alias busuk. Mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita disebut-sebut jadi biang keladi di balik beras busuk yang ada di Perum Bulog itu.

Akun @jansen_jsp, misalnya, mengutip omongan ekonom Rizal Ramli terkait impor beras. Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri era Presiden Gus Dur itu pernah menyebutkan tingginya volume beras lantaran kebijakan impor yang dilakukan Enggar. 

"Buka twitter #TangkapEnggar jadi TT (trending Twitter). Cari sebabnya ternyata 20 ribu ton beras akan dibuang Bulog karena busuk. Harusnya @bpkri segera audit impor beras di Kemendag ini. Jangan-jangan benar tuduhan bang @RamliRizal dulu, impor ini mengejar fee. Bukan karena kebutuhan. Buktinya skrg Busuk!," tulis @jansen_jsp, Selasa (3/12).

Baca Juga: Jejak Karier Enggartiasto, dari Pengusaha hingga Terjun ke Politik

1. Warganet menulis tentang rakyat miskin yang menjadi tumbal. Sementara itu, "20 ribu ton beras hanya menjadi sampah"

20 Ribu Ton Beras Impor Busuk dan Trending Twitter #TangkapEnggarIlustrasi (IDN Times/Mela Hapsari)

Sementara, akun @holili1922 menyebut rakyat miskin menjadi tumbal dari kebijakan impor beras yang dilakukan pemerintah. Akibatnya, banyak beras mengendap dan tidak dirasakan rakyat secara keseluruhan.

"20 ribu ton beras hanya menjadi sampah & sajian hewan di Bulog karena busuk, rakyat miskin hanya jadi tumbal mafia yang hanya mengejar fee, ini sebabnya negara sering impor. 20 ton itu berkisaran 160M, @bpkri wajid diaudit @Kemendagri_RI jangan biarkan ini terulang kembali. #TangkapEnggar," tulis dia. 

2. Beras busuk lantaran sudah mengendap lebih dari empat bulan di gudang Bulog

20 Ribu Ton Beras Impor Busuk dan Trending Twitter #TangkapEnggarStok beras di gudang Bulog Sulselbar. (IDN Times/Aan Pranata)

Perum Bulog mencatat, sebanyak 20.000 ton cadangan beras pemerintah (CBP) terancam harus dimusnahkan alias dibuang karena sudah mengendap di gudang lebih dari empat bulan. Penyimpanan yang dinilai terlalu lama itu berdampak penurunan mutu seperti membusuk.

Perum Bulog kemudian meminta ganti rugi kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani. Tuntutan itu sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah, maka beras tersebut harus dimusnahkan. 

3. Dimintai ganti rugi, bagaimana sikap Menkeu Sri Mulyani?

20 Ribu Ton Beras Impor Busuk dan Trending Twitter #TangkapEnggarMenteri Keuangan Sri Mulyani. IDN Times/Hana Adi Perdana

Sri Mulyani akan membahas permintaan ganti rugi beras ke Bulog bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dalam pembahasan ini akan diputuskan ganti rugi tersebut.

"Nanti kami lihat kalau sudah rapat di Kemenko Bidang Ekonomi,” ujar Sri, belum lama ini.

Baca Juga: Kerap Mangkir, Bisakah KPK Hadirkan Mendag Enggar di Sidang Bowo?

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You