Comscore Tracker

Nurdin Abdullah Bantah Semua Tuduhan, Sebut KPK Menyita Uang Masjid

Nurdin bantah uang Rp1,4 miliar dari hasil suap

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang Rp1,4 miliar, 10 ribu dolar AS, dan 190 ribu dolar Singapura, terkait kasus dugaan suap yang menjerat Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif, Nurdin Abdullah.

Namun Nurdin mengaku, uang tersebut merupakan sumbangan untuk pembangunan Masjid di Sulsel.

"Itu kan uang Masjid ya, itu bantuan Masjid. Nanti kita jelasin," jelasnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Jumat (5/3/2021).

Baca Juga: Rujab Gubernur Sulsel Banjir Karangan Bunga usai Nurdin Ditahan

1. Bantahan Nurdin Abdullah atas dugaan kasus suap

Nurdin Abdullah Bantah Semua Tuduhan, Sebut KPK Menyita Uang MasjidGubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah usai pemeriksaan di KPK (IDN Times/Aryodamar)

Nurdin juga membantah segala tuduhan yang ditujukan padanya. Namun, ia masih menghargai proses hukum yang sedang berjalan.

"Gak ada yang benar, semua salah. Kita tunggu saja di pengadilan, kita hargai proses hukum," ujarnya.

2. KPK sita sejumlah uang dari berbagai lokasi

Nurdin Abdullah Bantah Semua Tuduhan, Sebut KPK Menyita Uang MasjidKonferensi pers kasus korupsi Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah bersama lima orang lainnya pada Minggu (28/2/2021) (Dok. Humas KPK)

Sebelumnya, Tim Penyidik KPK telah menggeledah sejumlah lokasi terkait dugaan kasus suap dan gratifikasi Nurdin Abdullah pada 1 dan 2 Maret 2021. Dari penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah uang rupiah dan mata uang asing sekitar Rp1,4 miliar, 10 ribu dolar AS, dan 190 ribu dolar Singapura.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, uang tersebut akan diverifikasi dan dianalisa. Hal itu dilakukan agar penyidik dapat mengetahui keterkaitan uang tersebut dengan perkara yang menjerat Nurdin.

"Sehingga, segera dapat dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini," ucapnya.

Baca Juga: Penarikan Penghargaan Antikorupsi Nurdin Abdullah Diteliti

3. KPK menetapkan Nurdin Abdullah tersangka dugaan suap dan gratifikasi

Nurdin Abdullah Bantah Semua Tuduhan, Sebut KPK Menyita Uang MasjidKonferensi pers kasus korupsi Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah bersama lima orang lainnya pada Minggu (28/2/2021) (Dok. Humas KPK)

KPK menetapkan Nurdin Abdullah sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan tahun anggaran 2020-2021. Mantan Bupati Bantaeng itu diduga telah menerima suap dan gratifikasi.

Selain Nurdin, KPK juga menetapkan dua orang lain sebagai tersangka. Mereka adalah Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulawesi Selatan Edy Rahmat yang diduga sebagai perantara suap, dan Agung Sucipto selaku kontraktor yang memberi suap.

Baca Juga: Profil Amran Hanis, Alumnus Unhas Kuasa Hukum Nurdin Abdullah

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya