Comscore Tracker

Polri Hingga KPK, Jokowi Potong Anggaran Belasan Lembaga buat COVID-19

Peraturan presiden diteken pekan lalu

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko 'Jokowi' Widodo memutuskan pemotongan anggaran terhadap sejumlah kementerian dan lembaga. Anggaran dialihkan untuk penanganan wabah COVID-19 di dalam negeri.

Keputusan itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian Anggaran Pendapadan dan Belanja Negara, yang ditandatangani Jokowi pekan lalu. Pengurangan anggaran antara lain berlaku untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polri, Kejaksaan Agung, hingga Mahkamah Agung.

Bunyi pasal 1 ayat 1 pada Perpres tersebut, seperti dilansir Antara Minggu (12/4): "Untuk melaksanakan kebijakan dan langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan/atau stabilitas sistem keuangan dilakukan perubahan terhadap Postur dan Rincian APBN Tahun Anggaran 2020."

Menurut Perpres, anggaran pendapatan negara diperkirakan sebesar Rp1.760 triliun. Sedangkan anggaran belanja negara diperkirakan sebesar Rp2.613 triliun.

1. Jokowi potong anggaran KPK, POLRI, hingga BNPB

Polri Hingga KPK, Jokowi Potong Anggaran Belasan Lembaga buat COVID-19(ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Ada beberapa belasan lembaga yang anggarannya dipangkas. Termasuk KPK, dengan anggaran yang berkurang dari Rp922,5 miliar menjadi Rp858,9 miliar, atau berkurang Rp62,6 miliar.

Berikutnya, anggaran Polri turun Rp8,5 triliun. Dari nilai awalnya Rp104,6 triliun menjadi Rp96,11 triliun. Sedangkan anggaran BNPB yang semula Rp700,6 miliar berkurang Rp20,8 miliar sehingga menjadi Rp679,8 miliar.

Baca Juga: Pemprov DKI Realokasi Anggaran Rp3,02 T untuk Tangani COVID-19

2. Daftar lembaga yang anggarannya terpotong demi penanganan COVID-19

Polri Hingga KPK, Jokowi Potong Anggaran Belasan Lembaga buat COVID-19Rapat Terbatas Presiden Joko Widodo dengan Menteri Kabinet Indonesia Maju (IDN Times/Fitang Budhi Adhitia)

Selain anggaran tiga pos tersebut, ada pula lembaga-lembaga lain yang anggarannya dipotong demi penanganan COVID-19. Berikut daftarnya seperti dilansir Antara:

1. MPR dari semula Rp603,67 miliar menjadi Rp576,129 (berkurang Rp27,531 miliar)
2. DPR dari semulai Rp5,11 triliun menjadi Rp4,897 triliun (berkurang Rp220,911 miliar)
3. Mahkamah Agung dari semula Rp10,597 triliun menjadi Rp10,144 triliun (berkurang Rp453,518 miliar).
4. Kejaksaan RI dari semula Rp7,072 triliun menjadi Rp6,031 triliun (berkurang Rp1,041 triliun)
5. Kementerian Pertahanan dari semula Rp131,182 triliun menjadi Rp122,447 triliun (berkurang Rp8,734 triliun)
6. Kementerian Keuangan dari semula Rp43,511 triliun menjadi Rp40,934 triliun (berkurang Rp2,576 triliun).
7. Kementerian Pertanian dari semula Rp21,055 triliun menjadi Rp17,442 triliun (berkurang Rp3,612 triliun).
8. Kementerian Perhubungan dari semula Rp43,111 triliun menjadi Rp36,984 triliun (berkurang Rp6,127 triliun).
9. Kementerian Sosial dari semula Rp62,767 triliun menjadi Rp60,686 triliun (Rp2,08 triliun)
10. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dari semula Rp120,217 triliun menjadi Rp95,683 triliun (berkurang Rp24,533 triliun)
11. Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional dari Rp42,166 triliun menjadi Rp2,472 triliun (berkurang Rp39,694 triliun)
12. Kementerian Koperasi dan Pengusaha Kecil dan Menengah dari semula Rp972,337 miliar menjadi Rp743,245 miliar (berkurang Rp229,091 miliar).
13. Badan Intelijen Negara dari semula Rp7,427 triliun menjadi Rp5,592 triliun (berkurang Rp1,835 triliun).
14. Komisi Pemilihan Umum dari semula Rp2,159 triliun menjadi Rp1,879 triliun (berkurang Rp279,6 miliar)
15. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dari semula Rp2,039 triliun menjadi Rp1,636 triliun (berkurang Rp403,56 miliar).
16. Badan Pengawas Pemilihan umum dari semula Rp2,953 triliun menjadi Rp1,573 triliun (berkurang Rp1,379 triliun)
17. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dari semula Rp216,998 miliar menjadi Rp193,123 (berkurang Rp23,874 miliar).

3. Ada lembaga yang anggarannya tetap dan bertambah

Polri Hingga KPK, Jokowi Potong Anggaran Belasan Lembaga buat COVID-19Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kanan) berbincang dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) sebelum mengikuti rapat terbatas (ratas) di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020) (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Selain pemotongan angaran belasan lembaga, ada pula pos yang anggarannya tetap bahkan bertambah. Lembaga yang anggarannya tak berubah adalah Badan Ekonomi Kreatif anggarannya senilai Rp889,661 miliar.

Sedangkan, tiga lembaga yang anggarannya bertambah adalah:

1. Kementerian Kesehatan dari Rp57,399 triliun menjadi Rp76,545 triliun (bertambah Rp19,145 triliun).
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari Rp36,301 triliun menjadi Rp70,718 triliun (bertambah Rp34,416 triliun)
3. Belanja pemerintah pusat dari Rp1.683 triliun menjadi Rp1.851 triliun (bertambah Rp167,623 triliun)

Baca Juga: Mekeng: Pemerintah Bisa Realokasi Anggaran untuk Perangi Virus Corona

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya