Comscore Tracker

Kasatgas KPK Curhat 12 OTT Setahun Tapi Tidak Lolos TWK

Harun Al-Rasyid punya julukan Raja OTT

Jakarta, IDN Times - Kepala Satgas Penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Al Rasyid kini nonaktif dari tugasnya. Dia termasuk penyidik yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk peralihan jadi pegawai negeri sipil (PNS).

Harun Al Rasyid bukan orang sembarangan. Dia termasuk penyidik yang sering terlibat operasi tangkap tangan. Pada 2018, dia mengatakan, KPK menggelar sekitar 20 OTT, dan sebagian melibatkan dirinya.

"Saya pribadi melakukan 12 OTT pada saat itu," ujarnya pada Senin (7/6/2021) malam.

1. Ketua KPK Firli Bahuri sempat menjanjikan Harun hadiah

Kasatgas KPK Curhat 12 OTT Setahun Tapi Tidak Lolos TWKMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan) didampingi Ketua KPK Firli Bahuri (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan usai melakukan audiensi di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/2/2021) (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Harun mengatakan, atas pencapaian dirinya, Ketua KPK Firli Bahuri sempat menjanjikan hadiah. Tapi janji itu tak kunjung diberi.

"Ya nanti lah di kesempatan yang lain mungkin nanti saya akan kasih hadiah," ujar Harun menirukan perkataan Firli padanya saat itu.

2. Harun hanya berharap Firli berpihak pada seluruh pegawai KPK

Kasatgas KPK Curhat 12 OTT Setahun Tapi Tidak Lolos TWKFirli Bahuri dan Luhut B. Pandjaitan. (IDN Times/Aryodamar)

Harun sebenarnya tak mengharapkan hadiah berupa materi dari Firli. Harun lebih berharap keberpihakan mantan Kapolda Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat itu pada KPK.

"Itu yang sekarang saya tagih," ujarnya.

3. Harun jadi bagian dari 75 orang gagal tes wawasan kebangsaan

Kasatgas KPK Curhat 12 OTT Setahun Tapi Tidak Lolos TWKKaus hitam bertuliskan 'Berani Jujur Pecat' dipakai oleh sejumlah perwakilan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) usai audiensi dengan Komisioner Komnas HAM di Jakarta, Senin (24/5/2021) (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Harun menjadi satu dari 75 pegawai KPK yang dinyatakan gagal tes wawasan kebangsaan dalam rangka peralihan status menjadi Aparatur Sipil Negara. Berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Nomor 625 Tahun 2021 yang ditandatangani Firli, Harun dan 74 pegawai KPK lainnya harus nonaktif dan menyerahkan tugasnya ke atasan langsung.

Belakangan terdapat 51 dari 75 orang yang mendapat rapor merah dan disebut tak dapat dibina lagi. Sementara, sebanyak 1.271 pegawai yang sudah lolos telah dilantik menjadi ASN. Pelantikan itu berlangsung pada Selasa, 1 Juni 2021 dan bertepatan dengan hari lahir pancasila.

Baca Juga: Gagal Lolos TWK, 20 Persen Penindak Korupsi KPK Terpaksa Nonaktif

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya