Comscore Tracker

Apa Dampaknya Jika Prabowo Benar-benar Merapat ke Jokowi?

Yang pasti, pendukung 02 akan sangat kecewa~

Jakarta, IDN Times - Jelang pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), mencuat wacana "rekonsiliasi" antara dua calon presiden di Pemilihan Presiden 2019, Prabowo Subianto dan Joko "Jokowi" Widodo. Jika hal itu benar-benar terjadi, apakah dampaknya? 

Salah satu yang menhembuskan wacana itu adalah politisi muda Partai Amanat Nasional (PAN) Faldo Maldini. 

Namun, sosiolog Universitas Indonesia (UI) Thamrin Tomagola menilai, hal itu justru akan melecehkan suara rakyat--jika benar-benar terjadi. Menurutnya dalam sebuah negara yang demokrasi, suara rakyat adalah suara Tuhan yang tidak dapat digantikan keberadaannya.

Baca Juga: Prabowo Mungkin Gabung Jokowi, Simak Penjelasan Faldo Maldini

1. Pendukung 02 sangat kecewa jika Prabowo bergabung dengan pemerintah

Apa Dampaknya Jika Prabowo Benar-benar Merapat ke Jokowi?IDN Times/Denisa Tristianty

Oleh sebab itu, jika memang benar terjadi rekonsiliasi, maka para pendukung kubu 02 akan sangat merasa kecewa dengan keputusan tersebut.

"Kalau suara rakyat memilih seperti itu, maka jika dia tidak pilih kubu sebelah sana atau partai sana lalu anda ajak orang itu, kan sakit hati rakyat,” kata Thamrin saat ditemui dikawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (23/6).

Baca Juga: BPN Imbau Pendukung Prabowo-Sandiaga Tak Unjuk Rasa Saat Putusan MK

2. Rakyat telah terpolarisasi hingga ke level keluarga

Apa Dampaknya Jika Prabowo Benar-benar Merapat ke Jokowi?IDN Times/Ganug Nugroho

Rakyat Indonesia, kata Thamrin, telah mengalami polarisasi yang begitu dahsyat akibat situasi politik, utamanya saat Pemilu 2019, yang hingga saat ini belum juga meredam.

“Karena mereka di bawah bertempur habis-habisan loh lewat WhatsApp (grup) yang rame sampai ada keluarga yang tidak saling menegur antara keluarga-keluarga itu, menyedihkan dampaknya,” ujarnya.

3. Dampak rekonsiliasi dua capres itu bisa membuat rakyat tidak percaya terhadap demokrasi

Apa Dampaknya Jika Prabowo Benar-benar Merapat ke Jokowi?IDN Times/Prayugo Utomo

Guru Besar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UI ini menjelaskan, dampak dari adanya rekonsiliasi tersebut adalah ketika rakyat sudah kehilangan kepercayaan terhadap partai politik dan juga para politisi. Bahkan yang terparah adalah rakyat tidak percaya lagi terhadap demokrasi.

“Yang memprihatinkan adalah kalau rakyat tidak percaya kepada demokrasi dan proses-proses demokrasi, itu yang paling menyedihkan karena kalau tidak percaya (demokrasi), maka ya pakai cara khilafah dengan imam besar diangkat jadi penguasa,” jelasnya.

4. Ajakan rekonsiliasi muncul dari Faldo Maldini

Apa Dampaknya Jika Prabowo Benar-benar Merapat ke Jokowi?IDN Times/Panji Galih Aksoro

Seperti diberitakan sebelumnya, isu mengenai adanya rekonsiliasi antara Prabowo dengan pemerintah mencuat dari pernyataan politikus muda Partai Amanat Nasional (PAN) Faldo Maldini. Melalui unggahan video di channel YouTube-nya, Faldo menyebut ada kemungkinan Prabowo bergabung dengan Capres 01 Joko “Jokowi” Widodo.

"Mungkin nggak yang 12 persen gabung sama Jokowi? Gue nggak bilang sih, kalau Gerindra gabung ke Jokowi itu buruk. Itu realistis. Itu pilihan bagi parpol, berada dalam lingkaran kekuasaan tentu lebih baik," kata Faldo.

Baca Juga: 4 Hal yang Jadi Sorotan BPN Soal Sidang Sengketa Pilpres di MK

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You