Oknum Pegawai PDAM Makassar Menipu Ratusan Juta Modus Tawaran Kerja

PDAM Makassar bakal tempuh jalur hukum

Intinya Sih...

  • Kasus penipuan dengan modus rekrutmen kilat menghebohkan PDAM Makassar Raya.
  • Staf RS mencatut nama Direktur PDAM Makassar, Beni Iskandar, dan menipu 9 orang hingga puluhan juta rupiah.
  • PDAM Makassar akan melaporkan dugaan penipuan tersebut ke jalur hukum dan telah mencopot RS dari jabatannya sebagai langkah preventif.

Makassar, IDN Times - Kasus dugaan penipuan dengan iming-iming pekerjaan menghebohkan Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar Raya. Setelah ditelisik, pelakunya ternyata orang dalam.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Idris Tahir mengatakan, staf tersebut berinisial RS. Korbannya tercatat sudah sembilan orang yang mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. “Oknum staf tersebut sudah dipecat secara tidak hormat,” katanya kepada IDN Times, Rabu (10/7/2024).

1. Catut petinggi PDAM untuk muluskan aksinya

Oknum Pegawai PDAM Makassar Menipu Ratusan Juta Modus Tawaran KerjaOknum pegawai diduga melakukan penipuan. (Dok. Istimewa)

Idris menjelaskan, RS mengimingi-imingi korbannya posisi karyawan di PDAM Makassar dengan mencatut nama Direktur PDAM Makassar, Beni Iskandar. Rata-rata korban membayar mulai Rp40-45 juta.

Untuk meyakinkan korbannya, RS memberikan surat keterangan (SK) pengangkatan pegawai palsu. Setelah itu, menginstruksikan korban-korban untuk datang ke kantor PDAM Makassar bagian umum.

Aksi tersebut, kata Idris dilakoni RS sejak Maret 2024. RS menawarkan posisi kilat melalui WhatsApp yang foto profil nya menggunakan foto Beni Iskandar selaku Dirut PDAM Makassar

"Dia gunakan akun atas nama pak Dirut, jadi seakan-akan berkomunikasi, beberapa percakapan discreenshot korban tentang janji manis masuk ke PDAM," bebernya.

2. Tempuh upaya hukum

Oknum Pegawai PDAM Makassar Menipu Ratusan Juta Modus Tawaran KerjaIlustrasi Undang-Undang (IDN Times/Arief Rahmat)

Idris menyatakan, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti dan berkonsultasi hukum dengan pengacara PDAM Makassar untuk melaporkan dugaan penipuan tersebut. “Kita tunggu saja, kami informasikan perkembangannya,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, PDAM Makassar telah mengumumkan bahwa RS sudah tak lagi menjadi karyawan di sosial media resmi instansi. “Ini langkah preventif dulu. Biar jika ada merasa menjadi korban bisa kami data untuk tambahan pelaporan,” jelas Idris.

3. Modus penipuan rekrutmen bukan kali pertama di PDAM

Oknum Pegawai PDAM Makassar Menipu Ratusan Juta Modus Tawaran Kerjailustrasi (IDN Times/Aditya Pratama)

Idris mengatakan, kasus penipuan bermodus rekrutmen kilat di PDAM Makassar bukan kali pertama terjadi. “Sudah banyak yang begini. Tapi ini pertama kali ditau kalau ternyata pegawai kita sendiri pelakunya,” ujarnya.

RS sebelumnya, tercatat sebagai staf PDAM wilayah V Makassar sejak 2022 silam. “Makanya kami mempertegas untuk seluruh karyawan jangan coba-coba melakukan hal yang sama. Kita tidak segan-segan memberikan sanksi hingga ke ranah hukum,” tegasnya.

Baca Juga: Indikasi Pencurian, PDAM Makassar Putuskan Air Royal Apartemen 

Topik:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya