Comscore Tracker

Garuda yang Bawa Jemaah Haji Kembali ke Makassar Karena Hidrolik Bocor

Jemaah haji berangkat ke Madinah 10 jam kemudian

Jakarta, IDN Times - Penyebab kembalinya pesawat Garuda Indonesia yang membawa jemaah haji ke Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pada Selasa malam (16/7), terungkap. Pesawat itu mengalmi kebocoran hidrolik.  

“Pesawat yang berangkat sesuai jadwal pukul 19.05 WITA, setelah terbang 2,5 jam ‘round to base’ karena masalah teknis ‘hydraulic leak’ (kebocoran hidrolik),” kata Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan seperti dikutip dari Antara, Kamis (18/7).

Ikhsan mengatakan pesawat tersebut kembali tiba di Makassar sekitar pukul 00.30 WITA.

Baca Juga: Gangguan Teknis, Pesawat Haji Kloter 14 Kembali ke Makassar

1. Jemaah kloter 14 diberangkatkan kembali menggunakan pesawat bekas kloter 13

Garuda yang Bawa Jemaah Haji Kembali ke Makassar Karena Hidrolik BocorIDN Times/Aan Pranata

Plt Kepala Bidang Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, Nasir mengatakan, rombongan jemaah haji kloter 14 Embarkasi Makassar tertunda keberangkatannya hingga sepuluh jam lebih dari jadwal yang seharusnya. Mereka baru bisa diterbangkan kembali menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Saudi, pada Rabu (17/7) pagi.

Selama menanti kesiapan pesawat, jemaah ditempatkan di ruang tunggu Bandara Hasanuddin Makassar sekitar lima jam lamanya.

Jemaah kloter 14 tersebut kemudian diberangkatkan kembali dari Makassar pada Rabu pagi, pukul 06.00 WITA dengan menggunakan pesawat bekas kloter 13.

 

Baca Juga: Pesawat Garuda Tujuan Madinah Putar Balik Setelah 4 Jam di Udara

2. Keterlambatan penerbangan berdampak pada penyediaan akomodasi dan katering jemaah

Garuda yang Bawa Jemaah Haji Kembali ke Makassar Karena Hidrolik BocorANTARA FOTO/Didik Suhartono

Sebelumnya, Kepala Daerah Kerja Madinah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Jauhari  mengungkap, keterlambatan penerbangan ini berdampak pada penyediaan akomodasi dan katering jemaah Kloter UPG 14.

Koordinasi terkait perubahan tersebut telah dilakukan oleh berbagai pihak terkait, sehingga tidak berdampak buruk bagi ibadah jemaah.

Dari sisi katering misalnya, jika tidak dilakukan koordinasi maka makanan akan terlanjur disediakan padahal jamaah telat datang. Makanan tersebut tidak akan layak konsumsi. Untuk akomodasi, keterlambatan akan berdampak pada waktu penyewaan hotel.

"Layanan akomodasi basisnya adalah kedatangan. Jika mengacu pada jadwal awal, tentu check out-nya juga lebih cepat. Maka kami mengantisipasi berupa reploting agar hak jamaah untuk melaksanakan arbain terpenuhi," kata Jauhari.

3. Pesawat berisi 400 jemaah calon haji asal kloter Ujung Pandang

Garuda yang Bawa Jemaah Haji Kembali ke Makassar Karena Hidrolik BocorANTARA FOTO/Feny Selly

Menurut laporan yang diterima PPIH Daker Madinah, pesawat bernomor GA1114 tersebut membawa sekitar 400 jemaah asal kloter Ujung Pandang (UPG) 14 dari Bandara Sultan Hasanuddin tujuan Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.

Pesawat itu, kata Jauhari, berangkat pada pukul 19.00 waktu setempat, Selasa (16/7) dan baru diberangkatkan lagi pada pukul 06.00, Rabu (17/7).

"Sesuai laporan, pesawat sudah sempat terbang, karena ada alasan teknis sehingga kembali lagi dan baru diterbangkan 10 jam kemudian," kata Jauhari.

4. Pesawat berada 4 jam di udara sebelum akhirnya putar balik ke Bandara Sultan Hasanuddin

Garuda yang Bawa Jemaah Haji Kembali ke Makassar Karena Hidrolik BocorIDN Times/Holy Kartika

Berdasarkan data di situs penerbangan Flight Aware, pesawat Boeing 747-400 tersebut sudah terbang selama sekitar 2 jam sebelum memutuskan putar balik. Total pesawat itu sudah mengudara 4 jam hingga kembali lagi ke bandara Sultan Hasanuddin.

Pihak Garuda Indonesia telah menginformasikan keterlambatan tersebut kepada tim PPIH di bandara Madinah dalam surat resminya. Pesawat yang seharusnya tiba pukul 01.15 waktu Saudi, molor menjadi pukul 11.25 waktu Saudi.

"Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan akibat keterlambatan penerbangan ini," kata Garuda Indonesia.

Baca Juga: [LINIMASA] Perjalanan Haji Menuju Tanah Suci Tahun 2019

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya