Comscore Tracker

KPK Telusuri Informasi soal Harun Masiku Masih di Indonesia

KPK sebut Harun Masiku masih terus dicari

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindaklanjuti informasi soal keberadaan mantan caleg PDIP Harun Masiku. Konon Harun disebut masih berada di Indonesia.

"Kemudian mungkin beberapa waktu lalu ada informasi bahwa dia (Harun) masuk ke sini, ada yang menyampaikan seperti itu. Ya tentunya informasi itu kami tindak lanjuti," kata Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Setyo Budiyanto di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/6/2021).

1. Harun Masiku berstatus DPO sejak Januari 2020

KPK Telusuri Informasi soal Harun Masiku Masih di IndonesiaIlutrasi DPO. IDN TImes/M Shakti

Harun Masiku, tersangka kasus dugaan suap terkait penetapan Anggota DPR RI terpilih Tahun 2019-2024, ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Januari 2020.

"Kemudian ditindaklanjuti lagi ada juga proses pencegahan (ke luar negeri) kemudian pencegahan karena ada mekanismenya sampai dua kali maka tidak bisa kami lanjutkan yang ketiga," ungkap Setyo.

Berdasarkan Pasal 97 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, jangka waktu pencegahan berlaku paling lama 6 bulan dan dapat diperpanjang paling lama 6 bulan.

KPK telah memperpanjang pencegahan terhadap Harun sebanyak dua kali, yang terakhir terhitung sejak 10 Juli 2020 sampai dengan 6 bulan ke depan.

Baca Juga: KPK Minta Interpol Terbitkan Red Notice untuk Harun Masiku

2. Penyidik KPK cari Harun Masiku melalui operasi silent

KPK Telusuri Informasi soal Harun Masiku Masih di IndonesiaPegawai KPK berjalan meninggalkan Gedung Merah Putih KPK pada jam pulang kerja di Jakarta, Kamis (27/5/2021). Dalam hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK sebagai syarat alih status pegawai KPK menjadi ASN, 75 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat dimana 51 yang memiliki nilai merah diberhentikan dan 24 lainnya dibina kembali wawasan kebangsaan dan bela negaranya (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Setyo mengungkapkan, sejak Harun jadi DPO hingga dicegah ke luar negeri, KPK juga terus berupaya mencari keberadaannya. Termasuk dengan menggeledah beberapa tempat di wilayah Sulawesi Selatan.

"Ya tentu sekali lagi kami mohon maaf itu tidak pernah dipublikasikan memang kecuali kegiatan yang sifatnya terbuka seperti penyidik melakukan penggeledahan di beberapa tempat di wilayah Sulawesi Selatan, mungkin itu terpublikasi kegiatannya tetapi kemudian mencari informasi dan lain-lain sebenarnya sifatnya adalah silent," ujar Setyo.

3. KPK minta NCB Interpol terbitkan red notice untuk Harun Masiku

KPK Telusuri Informasi soal Harun Masiku Masih di Indonesiatwitter.com/KyivPost

Diberitakan sebelumnya, KPK telah mengirimkan surat ke National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia agar dapat menerbitkan "red notice" terhadap Harun.

"Sebagai salah satu langkah nyata KPK untuk segera mencari dan menemukan keberadaan DPO atas nama HM, Senin (31/5/2021), KPK telah mengirimkan surat ke National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia agar dapat diterbitkan "red notice", kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Upaya tersebut, kata Ali, dilakukan agar DPO segera ditemukan sehingga proses penyidikan kasus dengan tersangka Harun tersebut dapat segera diselesaikan.

Baca Juga: Penyelidik KPK yang Tak Lolos TWK: Harun Masiku Ada di Indonesia

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya