Comscore Tracker

Hore! Tahun Ini 50 Persen Dana BOS Disalurkan untuk Gaji Guru Honorer

Esensi Merdeka Belajar ialah kesejahteraan guru

Jakarta, IDN Times - Penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bakal diubah oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kebijakan tersebut diubah agar penggunaan dana BOS dapat meningkatkan kesejahteraan guru honorer di Indonesia.

Melalui kebijakan Merdeka Belajar episode ketiga, kata Nadiem, sebanyak 50 persen dana BOS digunakan untuk membiayai operasional guru honorer. Porsi ini lebih besar dibanding tahun lalu yang hanya memberikan 15 persen dana BOS untuk tenaga honorer

"Lima puluh persen itu adalah maksimal untuk menggunakan (dana BOS), mau dari nol juga bisa, tapi maksimal sampai 50 persen untuk tenaga honorer," ujar Nadiem di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (10/2).

1. Guru honorer yang berprestasi akan diberikan upah layak

Hore! Tahun Ini 50 Persen Dana BOS Disalurkan untuk Gaji Guru HonorerMendikbud Nadiem Makarim, Menkeu Sri Mulyani, dan Mendagri Tito Karnavian dalam acara Sinergi Pengelolaan Dana BOS dan Dana Desa Berbasis Kinerja (Dok.IDN Times/Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud)

Nadiem mengungkapkan, kebijakan tersebut merupakan langkah awal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membantu menyejahterakan guru-guru honorer.

Upah tersebut diberikan pada guru honorer yang memang layak mendapatkan upah yang lebih baik sesuai kinerjanya.

"Satu-satunya orang yang mengetahui siapa guru honorer yang layak adalah kepala sekolah, jadi kita berikan kewenangan ini kepala sekolah untuk menentukan, jika tahun lalu 15 persen sekarang maksimal 50 persen dari dana BOS," jelasnya.

2. Saat ini, gaji guru honorer di Indonesia masih jauh dari UMR

Hore! Tahun Ini 50 Persen Dana BOS Disalurkan untuk Gaji Guru HonorerInfografis guru honorer K2 di Surabaya. IDN Times/Arief Rahmat

Selain itu, perubahan ini merupakan jawaban dari keluhan para guru baik PNS atau non-PNS selama ini. Nadiem mengungkapkan, gaji guru honorer sekarang masih banyak yang jauh dari Upah Minimum Regional (UMR), bahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makan dan transportasi saja sulit.

"Apa itu kualitas pembelajaran kalau bukan kesejahteraan atau rasa aman guru itu, kepala sekolah dan guru yang akan menentukan apakah proses pembelajaran itu baik apa tidak, kalau guru-gurunya dalam kondisi stres, merasa tidak diapresiasi maka tidak akan terjadi peningkatan pembelajaran," terangnya.

3. Esensi Merdeka Belajar ialah peningkatan kesejahteraan guru

Hore! Tahun Ini 50 Persen Dana BOS Disalurkan untuk Gaji Guru HonorerMendikbud Nadiem Makarim dan Menkeu Sri Mulyani dalam acara Sinergi Pengelolaan Dana BOS dan Dana Desa Berbasis Kinerja (Dok.IDN Times/Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud)

Nadiem berharap, penyaluran BOS akan langsung diberikan kepada orang yang benar-benar mengetahui kebutuhan sekolah.

"Ini adalah esensi dari Merdeka Belajar. Namun ini bukan solusi, tetapi paling tidak untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer," terangnya.

4. Tahun 2020, total dana BOS menjadi Rp54,3 triliun

Hore! Tahun Ini 50 Persen Dana BOS Disalurkan untuk Gaji Guru HonorerMendikbud Nadiem Makarim, Menkeu Sri Mulyani, dan Mendagri Tito Karnavian dalam acara Sinergi Pengelolaan Dana BOS dan Dana Desa Berbasis Kinerja (Dok.IDN Times/Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud)

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan, total dana BOS tahun ini naik sekitar 6 persen dari Rp49 triliun menjadi Rp54,3 triliun.

"Hari ini 10 Februari, kita menyalurkan BOS tahap I sebesar Rp9,8 triliun ke 136.579 sekolah dari 32 provinsi," ucap Sri Mulyani.

Baca Juga: Unhas Dukung Kebijakan Kampus Merdeka

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya