Comscore Tracker

JK Anggap Pemerintah Sempat Menganggap Enteng Virus Corona

Diperkirakan jumlah kasus mencapai 5 ribu pada akhir April

Jakarta, IDN Times - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai pemerintah terkesan lamban menangani wabah COVID-19 di Indonesia. Padahal, semestinya Indonesia bisa belajar dari negara lain yang lebih dulu jadi episentrum.

JK yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia beranggapan ini terjadi karena pemerintah, khususnya Presiden Joko 'Jokowi' Widodo mendapatkan informasi yang berbeda dari kenyataan.

"Kalau kita lihat pada awalnya bulan Januari sampai Februari ada suasana yang memandang enteng, ini masalah bisa sembuh sendiri apa dan sebagainya," ungkapnya dalam Suara Millennials by IDN Times, Senin (30/3).

1. Kinerja pemerintah baru terlihat setelah ada kasus

JK Anggap Pemerintah Sempat Menganggap Enteng Virus CoronaIlustrasi penanganan pasien virus corona. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Menurut JK, pemerintah kurang menyadari bahaya wabah COVID-19 dari awal. Mereka baru terlihat bekerja lebih baik saat ditemukan kasus awal positif di Indonesia, tepatnya pada awal Maret 2020.

"Itu kita baru menyadari baru satu bulan itu baru bekerja dengan lebih baik lagi, sebelumnya cenderung untuk berdebat saja," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Tetapkan Pembatasan Sosial Skala Besar untuk Tangani COVID-19

2. JK prediksi jumlah kasus mencapai lebih dari 5 ribu di akhir April

JK Anggap Pemerintah Sempat Menganggap Enteng Virus CoronaIlustrasi petugas medis berada di dalam ruangan Respiratory Intensive Care Unit. (ANTARA FOTO/Ampelsa)

JK, melihat situasi di Indonesia, memperkirakan wabah COVID-19 bakal mencapai puncaknya pada akhir April. Saat itu, jumlah kasus diperkirakan mencapai 5 ribuan.

"Tiap hari disampaikan oleh pemerintah rata-rata terjadi perkembangan merebaknya wabah itu rata-rata 20 persen naik, maka pada puncaknya nanti ini terus maka pada bulan depan atau akhir April bisa mencapai 5 ribuan terjadi peningkatan," jelasnya

3. Seluruh bangsa harus melawan musibah besar virus corona

JK Anggap Pemerintah Sempat Menganggap Enteng Virus CoronaKetua Umum PMI Jusuf Kalla (IDN TImes/Fiqih Damarjati)

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI ini juga mengatakan jumlah kasus ini akan terus meningkat seperti yang terjadi di berbagai negara.

Kendati demikian, JK menilai pemerintah sudah berupaya, dengan membuat gugus tugas dan sebagainya.

"Ini betul musibah besar atau bencana besar maka seluruh bangsa harus melawannya," tegasnya. 

4. Undang-Undang Kebencanaan sebagai protokol krisis

JK Anggap Pemerintah Sempat Menganggap Enteng Virus CoronaWakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Graha BNPB (Dok. Setwapres)

JK menegaskan Indonesia sudah memiliki Undang-Undang Kebencanaan sebagai protokol krisis meski dalam undang-undang tersebut lebih banyak kepada bencana alam namun intinya tetap ada suatu protokol kalau ada bencana.

"Jadi bagaimana, siapa yang bertanggung jawab, apa solusinya, bagaimana caranya, penanganannya timing-nya bagaimana itu sudah ada tapi ini memang sesuatu yang tidak diperkirakan," ujarnya.

Baca Juga: COVID-19: Dua Mal Jusuf Kalla di Makassar Tutup Sementara

https://www.youtube.com/embed/zx1lJoHC7Co

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya