Comscore Tracker

Nenek Moyang Orang Indonesia Ternyata Berasal dari Afrika

Lalu, siapa yang disebut "orang asli Indonesia"?~

Jakarta, IDN Times - Beberapa waktu lalu, sempat terjadi perdebatan mengenai, siapa sebenarnya orang asli Indonesia? Siapa pendatang di Tanah Air? 

Apakah kamu masih bertanya-tanya dalam hati mengenai hal ini? Peneliti genetika dari Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Prof Herawati Sudoyo, PhD punya jawaban yang mencerahkan untuk kamu.

Menurut Herawati, untuk meneliti asal-usul manusia Indonesia, tidak bisa lepas dari penelitian asal-usul manusia modern secara global. Dan, berdasarkan hasil penelitian DNA yang dilakukan Herawati, manusia modern orang Indonesia berasal dari Afrika.

"Cerita tentang manusia Indonesia tidak bisa melewatkan tentang Afrika sebagai tempat asal-usul Homo Sapiens," kata Herawati.

Baca Juga: Pesona Budaya Batak, Ingatkan Millennial pada Peninggalan Nenek Moyang

1. Asal-usul orang Indonesia terjawab melalui rekonstruksi 50 ribu tahun pergerakan populasi manusia Nusantara

Nenek Moyang Orang Indonesia Ternyata Berasal dari AfrikaIDN Times/Dini Suciatiningrum

Menurut Herawati, asal-usul orang Indonesia terjawab melalui rekonstruksi 50 ribu tahun pergerakan populasi manusia Nusantara.

"Dengan menggunakan tiga marka genetik, yaitu DNA, mitokondria, kromosom Y, dan autosom, kami dapat berikan gambaran tahapan migrasi yang membentuk latar belakang manusia Nusantara," jelas dia dalam pemaparannya, baru-baru ini. 

2. Nenek moyang orang Indonesia dari gelombang migrasi Out of Africa sekitar 60 ribu tahun lalu

Nenek Moyang Orang Indonesia Ternyata Berasal dari AfrikaIDN Times/Dini Suciatiningrum

Lebih lanjut dia memaparkan, DNA, mitokondria, dan kromosom Y telah memperlihatkan, populasi di kepulauan Nusantara memiliki jejak genetika dari gelombang migrasi Out of Africa yang menyusuri jalur selatan sekitar 60 ribu tahun lalu

Herawati menjelaskan, pada saat gelombang pertama kedatangan manusia modern sekitar 40 sampai 50 ribu tahun lalu, tinggi laut jauh di bawah keadaan sekarang.

"Sumatera, Borneo, Jawa dan beberapa pulau lain membentuk daratan yang merupakan kepanjangan dari daratan Asia yang disebut paparan Sunda," imbuhnya.

3. Perubahan iklim pada akhir zaman es memacu ekspansi

Nenek Moyang Orang Indonesia Ternyata Berasal dari AfrikaIDN Times/Dini Suciatiningrum

Perubahan iklim pada akhir zaman es, yakni 33 sampai 16 ribu tahun lalu juga memberikan dampak sangat besar terhadap keanekaragaman manusia di kepulauan Nusantara.

"Perubahan iklim tersebut memacu ekspansi kedua dari para pemburu dan peramu yang letaknya lebih utara, yang terjadi selama periode 8 sampai 35 ribu tahun," kata Herawati.

4. Tidak ada kelompok populasi yang memiliki 100 gen murni

Nenek Moyang Orang Indonesia Ternyata Berasal dari AfrikaIDN Times/Dini Suciatiningrum

Lebih lanjut Herawati menerangkan, berdasarkan hasil studi genetik DNA autosom menemukan adanya gelombang migrasi lain baik masuk atau keluar Indonesia, misalnya yang datang dari daratan Asia, maupun migrasi modern zaman sejarah seperti India, Arab, atau Cina.

Kedua penanda genetik memperlihatkan bukti pembauran beberapa leluhur genetik, yang datang dari periode maupun jalur beragam dalam populasi.

"Jadi berdasarkan tiga marka genetika populasi tersebut, hampir tidak ada kelompok populasi yang memiliki 100 gen murni. Jelaslah, manusia Indonesia itu tidak hanya beragam bahasa namun juga genetiknya, Aneka Gen Satu Indonesia," tutupnya.

Jadi, siapa orang asli Indonesia?

Baca Juga: 5 Fakta Tentang Lesung Pipi, Pengaruh Kesehatan Hingga DNA

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You