Comscore Tracker

Survei Wahana Visi: 57,4 persen Anak Menikmati Belajar dari Rumah

Survei melibatkan 943 responden di 35 kabupaten/kota

Jakarta, IDN Times - Yayasan sosial kemanusiaan Wahana Visi Indonesia menggelar survei tentang dampak pandemik COVID-19 terhadap aspek kehidupan anak. Penilaian cepat digelar di berbagai daerah di Tanah Air.

"Hasil penilaian cepat ini mengkaji pendidikan, perlindungan anak, akses layanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar akan makanan bergizi saat pandemik," ujar Program Quality and Accountability Manager Wahana Visi Indonesia Cahyo Prihadi dalam webinar yang dilakukan secara daring, Kamis (2/7).

1. Cuma 30 persen anak yang punya akses mengikuti program belajar dari rumah

Survei Wahana Visi: 57,4 persen Anak Menikmati Belajar dari RumahTangkapan layar webinar Wahana Visi Indonesia

Cahyo mengungkapkan, studi digelar pada 12-18 Mei 2020 dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Penilaian melibatkan 900 rumah tangga dari kalangan menengah ke bawah. Responden merupakan 943 anak di 251 desa pada 35 kabupaten/kota, yang terletak di Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Timur, Bengkulu, Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Papua, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

Hasil penilaian, kata Cahyo menunjukkan bahwa penutupan sekolah selama pandemik COVID-19 memang mengharuskan anak untuk belajar dari rumah. Tapi tidak semua anak punya akses program belajar dari rumah, yakni hanya sekitar 68 persen.

"Selebihnya kesulitan mendapatkan akses karena diliburkan, kurangnya arahan maupun minimnya fasilitas. Hanya sekitar 30 persen anak yang memiliki akses untuk mengikuti program belajar dari rumah secara daring melalui berbagai aplikasi seperti Zoom, Google Meet, atau WhatsApp," ujarnya.

Baca Juga: Cegah Virus Corona, Pemerintah Siap Tes COVID-19 di Sekolah-Sekolah

2. 42,6 persen anak merasa bosan dan ingin kembali ke sekolah

Survei Wahana Visi: 57,4 persen Anak Menikmati Belajar dari RumahIDN Times/khaerul anwar

Bagi yang tidak punya akses daring, yakni sebanyak 36 persen anak, mereka belajar dengan metode luring atau luar jaringan. Yakni dengan kunjungan rumah atau belajar melalui televii dan radio.

"Dari penilaian cepat juga sekitar 57,4 persen anak menikmati belajar dari rumah sedangkan sekitar 42,6 persen anak merasa bosan dan ingin kembali ke sekolah untuk belajar dan bertemu dengan teman-temannya," dia memaparkan.

3. Dua dari tiga anak tidak mendapat pengawasan berkala saat mengakses internet

Survei Wahana Visi: 57,4 persen Anak Menikmati Belajar dari RumahIlustrasi penerapan protokol kesehatan di sekolah (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Hasil survei, Cahyo melanjutkan, juga mengungkapkan bahwa metode belajar dari rumah menghadapi sejumlah tantangan. Misalnya koneksi internet dan kuota data seluler, fasilitas belajar mengajar yang minim, sampai minimnya panduan serta kapasitas sekolah.

Menurut survei, juga terjadi perubahan pola asuh. Yang terungkap adalah anak kurang mendapatkan pengawasan dari orang tua.

"Dua dari tiga anak tidak mendapat pengawasan berkala saat mengakses internet yang dapat meningkatkan risiko terpapar konten negatif," ucapnya.

4. Lebih dari 50 persen rumah tangga tidak dapat memenuhi kebutuhan makanan bergizi

Survei Wahana Visi: 57,4 persen Anak Menikmati Belajar dari Rumahyummy.ph

Selain itu, dari hasil survei hampir dua per tiga anak mengaku mengalami kekerasan verbal dari orangtua walau pun hasil survei kepada orang tua menunjukkan hal kontradiktif.

Lebih dari separuh anak tidak mengetahui mekanisme rujukan kasus kekerasan terhadap anak.

"Semakin banyak anak berisiko mengalami tekanan psikososial seperti khawatir ketinggalan pelajaran dan khawatir tertular virus. Selain itu tekanan sosial ekonomi yang dialami orang tua juga turut dirasakan oleh anak," ucaonya

"Hal ini berdampak langsung pada kecukupan nutrisi anak. Lebih dari 50 persen rumah tangga tidak dapat memenuhi kebutuhan makanan bergizi seimbang karena menurunnya pendapatan keluarga," imbuhnya.

Baca Juga: Minat Seragam Sekolah Turun, Pedagang Bikin Brosur Promosi ke Sekolah

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya