Comscore Tracker

Seorang Bayi di Riau Positif COVID-19, Diduga karena Diciumi Orang

Orangtua mengajak bayinya ke acara takziyah

Jakarta, IDN Times - Nasib malang menimpa seorang bayi berusia 10 bulan di Pekanbaru lantaran dinyatakan terinfeksi virus corona. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Nazir menyebut, orangtua bayi tersebut membawa anaknya itu melayat atau takziyah ke rumah kerabat yang meninggal karena COVID-19.

Orangtua bayi itu diketahui tidak tertular virus corona, tapi yang kena anak mereka. “Bayi ini diajak ke takziah. Dia dicium-cium orang di sana karena lucu, dan yang hadir di sana sudah ada yang positif (COVID-19),” kata Mimi seperti dilansir Antara, Kamis (25/6).

Baca Juga: 7,9 Persen Pasien Positif COVID-19 di Indonesia adalah Anak-anak

1. Klaster takziah di Pekabaru Riau

Seorang Bayi di Riau Positif COVID-19, Diduga karena Diciumi OrangPemakaman jenazah COVID-19 di TPU Tegal Alur, Senin 6 April 2020 (IDN Times/Uni Lubis)

Mimi mengatakan, bayi tersebut adalah salah satu dari 24 pasien positif baru sehingga jumlah positif COVID-19 di Riau menjadi 217 orang.

Bayi itu menjadi bagian dari klaster penularan Palembang, yang berawal dari pasien positif berinisial NC yang punya riwayat perjalanan dari Palembang dan telah meninggal dunia, kemudian menjadi klaster takziah.

2. Sudah 13 orang yang positif COVID-19 dari klaster takziah

Seorang Bayi di Riau Positif COVID-19, Diduga karena Diciumi OrangRapid test massal Unhas Makassar. IDN Times/Unhas Makassar

Bayi tersebut kini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Dari klaster Palembang atau takziah tersebut, Mimi mengatakan, kini sudah ada 13 orang yang positif COVID-19.

“Penyebaran dari klaster ini sangat cepat. Ini juga jadi peringatan untuk masyarakat karena yang rentan tertular itu balita dan manula,” katanya.

3. Jumlah pasien positif virus corona di Riau sudah mencapai 217 kasus

Seorang Bayi di Riau Positif COVID-19, Diduga karena Diciumi OrangRapid test massal Unhas Makassar. IDN Times/Unhas Makassar

Masih kata Mimi, kini ada dua klaster penularan besar yakni klaster Palembang dan Klaster BRI yang sudah ada 17 pasien positif. Namun dari klaster BRI, sudah ada tiga orang yang sembuh.

“Kabar baik hari ini, terdapat tiga orang pasien positif yang dirawat di RSUD Arifin Achmad yang dinyatakan sembuh yaitu H, RD, dan N. Semuanya dari Kota Pekanbaru, ketiganya dari klaster BRI,” ujarnya.

Mimi menambahkan, total di Riau ada 217 kasus positif COVID-19. Rinciannya 88 dirawat, 120 sehat dan sudah dipulangkan, dan sembilan meninggal dunia. 

Baca Juga: 5 Provinsi yang Nihil Penambahan Kasus Virus Corona Hari ini

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya