Comscore Tracker

Bersurat, ICW Minta Jokowi Berhentikan Jaksa Agung ST Burhanuddin

ICW menilai Burhanuddin gagal sebagai Jaksa Agung

Jakarta, IDN Times - Indonesia Corruption Watch (ICW), hari ini, Jumat 23 Oktober 2020, bersurat kepada Presiden Joko "Jokowi" Widodo. ICW meminta Presiden memberhentikan Jaksa Agung ST Burhanuddin dari jabatannya.

Peneliti ICW Kurnia Ramadhan mengatakan, permintaan itu berdasarkan performa Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Burhanuddin yang dianggap kerap menimbulkan persoalan.

"Terutama terkait penanganan perkara buronan kasus korupsi hak tagih Bank Bali, Joko S Tjandra, yang juga menyeret Jaksa Pinangki Sirna Malasari," kata Kurnia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/11/2020).

Baca Juga: Jaksa Agung: Jaksa yang Korupsi Saya Sikat

1. Kejagung dinilai mengabaikan fungsi pengawasan Komisi Kejaksaan

Bersurat, ICW Minta Jokowi Berhentikan Jaksa Agung ST BurhanuddinPeneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana (ANTARA News/Fathur Rochman)

Kurnia menyebut tiga hal penting yang dicatat ICW soal kinerja Kejagung dalam membongkar praktik korupsi yang melibatkan Jaksa Pinangki. Pertama, Kejagung dinilai mengabaikan fungsi pengawasan Komisi Kejaksaan (Komjak).

"Yang telah secara aktif mengirimkan panggilan pemeriksaan kepada Pinangki Sirna Malasari sebanyak dua kali," ucap Kurnia.

2. Kejagung terkesan melindungi Jaksa Pinangki

Bersurat, ICW Minta Jokowi Berhentikan Jaksa Agung ST BurhanuddinPinangki Sirna Malasari, mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta pada Rabu (21/10/2020) (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Selain itu, ICW menilai Kejagung terkesan ingin melindungi Jaksa Pinangki. Menurut Kurnia, itu merujuk pada penerbitan dan pencabutan Pedoman Jaksa Agung Nomor 7 Tahun 2020, tentang Pemberian Izin Jaksa Agung Atas Pemanggilan, Pemeriksaan, Penggeledahan, Penangkapan, dan Penahanan terhadap Jaksa yang Diduga Melakukan Tindak Pidana dalam waktu singkat.

"Ketiga, Kejaksaan Agung diduga tidak melakukan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi pada setiap tahapan penanganan perkara," katanya.

3. Burhanuddin dinilai gagal sebagai Jaksa Agung

Bersurat, ICW Minta Jokowi Berhentikan Jaksa Agung ST BurhanuddinANTARA FOTO/Wahyu Putro

Kurnia mengatakan, di samping itu Kejagung sudah terbukti melakukan tindakan maladministrasi. Yakni penyimpangan prosedur dan penyalahgunaan wewenang dalam penanganan perkara Joko Tjandra. Temuan ini merujuk pada pernyataan anggota Ombudsman Republik Indonesia, Adrianus Meliala dan Ninik Rahayu, pada awal Oktober 2020.

"Berdasarkan alasan-alasan di atas, ICW memandang bahwa ST Burhanuddin telah gagal mengemban tugas sebagai Jaksa Agung Republik Indonesia. Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinannya, justru tidak mampu menunjukkan profesionalitas dalam menangani perkara Pinangki Sirna Malasari," tutur Kurnia.

4. Jaksa Agung Burhanuddin berkomitmen perbaiki kualitas SDM Kejaksaan Agung, agar lebih profesional tangani perkara

Bersurat, ICW Minta Jokowi Berhentikan Jaksa Agung ST BurhanuddinIDN Times/khaerul anwar

Terkait soal kinerja, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin sebelumnya mengatakan, Kejaksaan Agung telah berhasil menangkap 78 buronan selama 2020.

“Rata-rata 9 atau 10 buronan ditangkap setiap bulan,” kata Jaksa Agung Burhanuddin saat Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI secara virtual, Kamis (24/9/2020).

Dia juga menjelaskan, jaksa agung muda bersama inspektur sudah melakukan evaluasi dengan merevisi Peraturan Kejaksaan Nomor 3 Tahun 2019 tentang pengendalian gratifikasi di lingkungan kejaksaan, dengan Peraturan Kejaksaan Nomor 2 Tahun 2020 tentang penanganan kepentingan di lingkungan kejaksaan.

Hasilnya dari pengaduan orang, ada 109 dari 318 pegawai Kejaksaan Agung yang telah ditindak. “Pegawai kejaksaan wajib transparan,” ujarnya.

Meski menurutnya belum maksimal, namun Burhanuddin berkomitmen akan memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM) Kejaksaan Agung, agar lebih profesional dalam menangani perkara.

“Serta peningkatan efektivitas pengawasan internal,” ujar Burhanuddin.

Baca Juga: Disebut di Dakwaan Pinangki, Jaksa Agung: Saya Tak Kenal Joko Tjandra

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya