Comscore Tracker

Koalisi Adil Makmur Pendukung Prabowo-Sandiaga Bubar

Prabowo sampaikan maaf kepada partai koalisi dan pendukung

Jakarta, IDN Times - Koalisi Adil Makmur resmi berakhir dan bubar, hari ini (28/6). Sebelumnya, koalisi ini dibentuk sejumlah partai pengusung capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno pada ajang kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal, Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno, dan Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso.

Kelimanya diundang oleh Prabowo ke kediamannya di Kertanegara sejak pukul 14:30 WIB hingga menjelang adzanMaghrib.

Lantas, apa saja yang dibahas dalam pertemuan tersebut ?

Baca Juga: Tolak Semua Dalil Prabowo-Sandi, Ini Putusan Lengkap MK

1. Prabowo menyampaikan terima kasih kepada partai koalisi dan pendukung

Koalisi Adil Makmur Pendukung Prabowo-Sandiaga BubarIDN Times/Axel Jo Harianja

Dalam pertemuan itu, Muzani, ada beberapa hal yang disampaikan oleh Prabowo. Salah satunya, mengucapkan terima kasih. 

"Dalam pertemuan tersebut Pak Prabowo juga sampaikan terima kasih kepada seluruh pendukung elemen dari berbagai macam elemen dan relawan yang jumlahnya tidak terhitung lagi," katanya ketika memberikan keterangan pers di media center Prabowo-Sandiaga, Jakarta Selatan, pada Jumat (28/6). 

Sebaliknya, imbuh Muzani, partai koalisi juga menyampaikan terima kasih atas hubungan kerja sama yang dinilai baik selama ini.

Baca Juga: Kalah di MK, Bambang Widjojanto Serahkan Keputusan pada Prabowo

2. Prabowo sampaikan permohonan maaf kepada partai koalisi dan pendukung

Koalisi Adil Makmur Pendukung Prabowo-Sandiaga BubarIDN Times/Irfan Fathurohman

Dalam pertemuan itu, Muzani melanjutkan, Prabowo turut menyampaikan permohonan maaf kepada partai koalisi dan para pendukungnya yang selama ini telah mendukung hingga sengketa Pilpres 2019 bergulir ke Mahkamah Konstitusi (MK). Meskipun, pada putusan yang dibacakan Kamis (27/6), MK menolak gugatan Prabowo-Sandiaga.

"Tetapi, upaya kita untuk mencapai pada titik kebenaran, kemudian sudah diputuskan oleh MK, kami harus patuh terhadap keputusan MK, karena itu bersifat final dan mengikat," kata Muzani.

Mantan Danjen Kopassus itu, imbuh Muzani, merasa bertanggung jawab pada perolehan suara tersebut. "Dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh partai koalisi, kepada para pendukung, dan seluruh elemen masyarakat yang memberikan dukungan amat besar," kata dia. 

3. Koalisi Adil Makmur resmi bubar hari ini

Koalisi Adil Makmur Pendukung Prabowo-Sandiaga BubarANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Selanjutnya, Prabowo juga memastikan bahwa, koalisi adil makmur telah selesai. Menurut Prabowo, apa yang diputuskan oleh MK, menjadi tahap berikutnya untuk membangkitkan kembali perjuangannya dengan berbagai macam forum lainnya.

"Beliau berharap, hubungan yang sudah terjalin ini diharapkan akan terus menjadi komunikasi. Sebagai koalisi yang mengusung pasangan presiden dan calon presiden di dalam pemilu presiden 17 April lalu, tugas koalisi adil dan makmur dianggap selesai. Begitu juga dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga selesai," ucap Muzani.

Baca Juga: Dalam Semalam, Jokowi "Mainkan" Dua Peran

4. Prabowo persilakan parpol pengusung ambil keputusan masing-masing

Koalisi Adil Makmur Pendukung Prabowo-Sandiaga BubarIDN Times/Axel Jo Harianja

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Gerindra itu pun mulai hari ini, mengembalikan mandat yang diberikan kepada partai dan dikembalikan kepada partai masing-masing.

"Tentu semua partai memiliki pertimbangan dan jalan pikir yang tentu saja tidak bisa kami intervensi satu sama lain. Oleh karena itu, Beliau menghormati semua dan mempersilakan parpol untuk mengambil keputusan parpolnya masing-masing," kata dia. 

Baca Juga: Sengketa Pilpres Usai, Mantan Hakim MK Harap Tidak Ada Lagi Kegaduhan 

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya