Comscore Tracker

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Penyerangan Posko Gue PSM

Awalnya polisi menangkap sembilan orang

Jakarta, IDN Times - Kepolisian Metro Jakarta Selatan menetapkan delapan orang tersangka yang melakukan penyerangan posko kelompok suporter Gue PSM, Kafe Komandan, di Jalan KH. Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (6/8) petang.

"Awalnya sembilan orang. Setelah pendalaman, ternyata sampai saat ini delapan orang yang kita tetapkan sebagai tersangka," ungkap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar, Jumat (9/8).

1. Polisi menangkap pelaku berdasarkan rekaman CCTV

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Penyerangan Posko Gue PSMIDN Times/Axel Jo Harianja

Indra menjelaskan, peristiwa penyerangan berawal ketika PSM Makassar mengalahkan Persija Jakarta pada pertandingan final Piala Indonesia 2018-2019. Kemenangan itu membuat PSM berhak atas trofi juara Piala Indonesia. Para Suporter PSM yang sedang nonton bareng di Kafe Komandan langsung merayakan kemenangan itu. 

Kemudian, Indra melanjutkan, para pelaku yang kebetulan melintas dan melihat keriuhan itu, tiba-tiba menyerang dengan batu serta barang-barang lainnya kepada suporter PSM yang ada di Kafe Komandan.

"Mereka spontanitas merasa tidak menerima, lalu melakukan tindakan pelemparan dan lain-lain. Dari hasil keterangan alasannya seperti itu," terangnya.

"Kemudian, rekaman CCTV kita gali jadi dasar menangkap para pelaku," sambungnya.

Baca Juga: Posko Gue PSM di Jakarta Diserang Usai Nobar Final Piala Indonesia

2. Dari 8 pelaku, ada 3 orang yang masih di bawah umur

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Penyerangan Posko Gue PSMIDN Times/Istimewa

Dari total delapan orang tersangka, terdapat tiga orang yang masih tergolong anak di bawah umur.

"Yang jelas lima orang kita tahan. Tiga orang dengan jaminan orangtua tetap kita proses kasusnya tapi tidak ditahan," paparnya.

Berikut ini idenntitas para pelaku:

1.GDP (24 th), melempar batu ke suporter PSM Jabodetabek (GUE PSM) sebanyak 8 kali, pekerjaan pengamen.
2. SF (18 th), melempar batu ke suporter PSM Jabodetabek (GUE PSM) sebanyak 3 kali, pekerjaan tukang parkir.
3. FR (18 th), melempar batu ke TKP sebanyak 3 kali, pekerjaan pegawai kafe.
4. S (19 th), melempar batu ke suporter PSM, Jabodetabek (GUE PSM) sebanyak 3 kali, pekerjaan tukang parkir.
5. TR (19 th), melempar batu, pekerjaan pelajar SMK.
6. ZA (18 th), melempar batu ke TKP sebanyak 3 kali, pekerjaan pelajar SMA.
7. AS (15 th), melempar batu ke TKP sebanyak 5 kali, pekerjaan pelajar.
8. MRS (17 th), melempar batu ke suporter PSM Jabodetabek (GUE PSM) sebanyak 3 kali, pekerjaan pelajar.

Selain itu, tersangka GDP dan S merupakan kakak beradik. Para tersangka juga dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 7 (tujuh) tahun penjara.

3. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Penyerangan Posko Gue PSMIDN Times/Axel Jo Harianja

Dijelaskan lebih lanjut, tidak ada korban jiwa akibat penyeranan itu. Hingga saat ini, Kepolisian masih melakukan pendalaman kasus untuk mencari tahu kemungkinan adanya tersangka lain. Buntut peristiwa itu, satu mobil roda empat milik suporter PSM dan satu mobil patroli mengalami kerusakan.

Indra berharap, ke depannya masyarakat khususnya para suporter agar tidak mudah terpancing emosi jika tim kesayangannya mengalami kekalahan.

"Persoalan ini dianggap clear, para korlap sudah bertemu dan akur-akuran, tidak ada masalah. Mohon tidak berkepanjangan dari kedua belah pihak. Karena merugikan orang lain, diri sendiri, dan kenyamanan menonton pertandingan," kata Indra.

4. Sejumlah kerusakan diakibatkan serangan tersebut

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Penyerangan Posko Gue PSMANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Sejumlah rekaman video penyerangan Suporter Gue PSM di Kafe Komandan tersebar di media sosial, antara lain diunggah akun Instagram @makassar_iinfo.

Dalam rekaman tersebut, tampak sejumlah orang menyerang kafe dengan lemparan batu serta lontaran petasan. Sedangkan orang-orang di dalam kafe tetap bertahan melindungi diri.

Video yang diunggah akun Instagram @gue_psm menunjukkan situasi usai kejadian penyerangan di Kafe Komandan. Tampak sejumlah kursi dan meja berhamburan. Api menyala di salah satu sudut lokasi dan kaca-kaca gedung pecah.

Sementara pada foto lain yang beredar menunjukkan kondisi sebuah mobil mini bus yang terparkir di lokasi turut jadi sasaran lemparan.

"Tindakan PENGECUT! PECUNDANG!," tulis @gue_psmpada keterangan video yang diunggah.

Diketahui, final kedua Piala Indonesia berlangsung di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Selasa (6/8) petang. Pertandingan akhirnya dimenangi tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-0.

Persija yang unggul 1-0 pada final pertama di Jakarta, gagal juara. Skor agregat akhir 2-1 memuluskan langkah PSM Makassar membawa piala.

Baca Juga: Jadi Juara Piala Indonesia 2018-19, PSM Makassar Kebanjiran Bonus

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya