Comscore Tracker

Polisi Bantah Jubir West Papua Surya Anta Ditahan di Ruang Isolasi

Ada dua keterangan berbeda perihal sel isolasi Surya Anta

Jakarta, IDN Times - Juru Bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Paulus Surya Anta Ginting, ditahan di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat pada Minggu (1/9) lalu. Surya Anta ditangkap saat berada di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Saat ini, beredar kabar bahwa Surya ditempatkan di sel isolasi.

Kepada IDN Times, Juru Bicara Koalisi Masyarakat Sipil untuk Demokrasi Suarbudaya Rahardian, membenarkan penempatan Surya di sel isolasi Mako Brimob.

"Iya, betul," ujar Suarbudaya pada Kamis (5/9). Lantas, bagaimana tanggapan polisi?

Baca Juga: Disebut Provokator di Papua oleh Wiranto, Siapa Benny Wenda?

1. Polda Metro membantah adanya ruang isolasi

Polisi Bantah Jubir West Papua Surya Anta Ditahan di Ruang IsolasiIDN Times/Lia Hutasoit

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, membantah kabar tersebut.

"Itu tidak benar, tidak ada ruang isolasi. Semua (ruangan tahanan) sama, pasal yang disangkakan itu makar," jelas Argo kepada IDN Times.

2. Surya sempat mengalami depresi

Polisi Bantah Jubir West Papua Surya Anta Ditahan di Ruang IsolasiANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Menurut Suarbudaya, kondisi Surya saat ini baik-baik saja dan bisa diajak bicara dengan baik. Namun karena ditempatkan di ruang kecil dan tanpa jendela, Surya disebutkan sempat alami sedikit depresi.

"Tapi sempat agak depresi karena dimasukkan dalam ruangan sempit," kata Suarbudaya.

Ketika ditanya apa alasan polisi menempatkan Surya di sel isolasi, Suarbudaya mengatakan, tidak ada penjelasan dari Polda.

Suar mengungkapkan, saat menemui Surya di sel isolasi, dia sempat memberikan beberapa buku. Di antaranya buku Novel Eka Kurniawan yang berjudul "Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas" dan buku berjudul "Aluta Continua" karya Wilson Obrigados.

"Saya berikan dua buku untuk dibaca-baca di dalam," kata Suarbudaya.

Dia meminta kepada Polda Metro Jaya untuk memindahkan Surya ke sel yang lebih baik. "Kami mau minta ke Polda untuk dipindahkan ke tempat yg lebih baik daripada ruang isolasi," tuturnya.

3. Surya Anta diduga sebagai penghubung media asing

Polisi Bantah Jubir West Papua Surya Anta Ditahan di Ruang IsolasiIDN Times/Galih Persiana

Argo sebelumnya menjelaskan peran enam tersangka kasus pengibaran bendera Bintang Kejora di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (28/8) lalu.

Menurut Argo, sebelum aksi dilakukan, para tersangka sudah mengadakan tiga kali pertemuan. Pertemuan itu diinisiasi oleh Surya.

"Intinya bahwa tersangka PSG ini dia sebagai inisiator, sebagai narator, sebagai penghubung media asing yang intinya, untuk mengangkat isu kemerdekaan Papua dengan referendum," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (4/9) kemarin.

4. Penangkapan dilakukan dengan cara persuasif

Polisi Bantah Jubir West Papua Surya Anta Ditahan di Ruang IsolasiIDN Times/Axel Jo Harianja

Argo kemudian memaparkan proses penangkapan para tersangka. Pertama, polisi menangkap Anes Tabuni (AT) dan Charles Kosay (CK) di sebuah mess di kawasan Jakarta Timur.

"Kita secara humanis melakukannya (penangkapan) sesuai SOP yang kita punya. Yang bersangkutan kita tunjukkan suratnya, kita bacakan. Tersangka mengerti dan memahami surat tersebut dan ikut ke PMJ (Polda Metro Jaya)," ungkap Argo.

Setelah itu, polisi menangkap Ambrosius Mulait (AM) dan Isay Wensa (IW). Mereka ditangkap saat beraksi di depan Polda Metro Jaya.

"Kita ada video, kita juga ada hasil handicam, CCTV, dokumen-dokumen yang kita punya. Ada beberapa dokumen yang mengarah untuk referendum," jelas Argo.

Kemudian, polisi menangkap Sury Anta Ginting di salah satu mal di kawasan Jakarta. Terakhir, polisi menangkap Erina Elopere (EE) di samping salah satu swalayan di Jakarta.

Erina ditangkap bersama dua orang temannya. Tapi, setelah diperiksa mereka berdua dipulangkan. Peran semua tersangka, kata Argo, sebagai pengibar bendera Bintang Kejora di depan Istana Negara.

"Semuanya kita lakukan (tangkap) dengan humanis, kita tidak membawa senjata saat penangkapan. Semuanya kita lakukan soft, banyak orang yang melihat," tutur Argo.

Para tersangka ditahan di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. Keenamnya dijerat dengan pasal makar yang tercantum dalam Pasal 106 dan 110 KUHP.

https://www.youtube.com/embed/7SvWFBUMWzQ

Baca Juga: Siapa Veronica Koman, Tersangka Provokasi Mahasiswa Papua?

Topic:

  • Irwan Idris

Just For You