Comscore Tracker

Pasien Sembuh COVID-19 di RI Bertambah 884, Sulsel Terbanyak Kedua

Total pasien sembuh sudah mencapai 21.333

Jakarta, IDN Times - Gugus Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan penambahan pasien sembuh dari virus corona pada hari Jumat (26/6) berjumlah 884 orang. Sehingga, total pasien sembuh sudah mencapai 21.333.

"Kasus sembuh bertambah 884, jadi total kasus sembuh 21.333," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (27/6).

Jawa Timur tercatat sebagai provinsi yang memiliki penambahan pasien sembuh terbanyak dengan 193 kasus. Disusul dengan Sulawesi Selatan dengan 156 kasus sembuh baru.

1. Pasien COVID-19 di Indonesia yang meninggal dunia mencapai 2.683 orang

Pasien Sembuh COVID-19 di RI Bertambah 884, Sulsel Terbanyak KeduaPemakaman Jenazah COVID-19 (Dok. Kemensos)

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 2.683 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 63 orang.

"Bertambah 63 orang, sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 2.683 orang," katanya.

Baca Juga: Analisis Epidemiolog soal Tingginya Kasus COVID-19 di Sulsel

2. Jokowi perintahkan pengawasan ketat terhadap klaster-klaster COVID-19 di Indonesia

Pasien Sembuh COVID-19 di RI Bertambah 884, Sulsel Terbanyak KeduaDok. Biro Pers Kepresidenan

Untuk menekan angka penyebaran kasus COVID-19 di Tanah Air, Presiden Joko 'Jokowi' Widodo mengintruksikan penjagaan secara ketat untuk klaster-klaster yang ada di Indonesia. Sebab, dari klaster itulah perluasan wabah COVID-19 dapat terjadi.

"Kita harus melakukan monitor secara ketat potensi penyebaran di beberapa klaster, klaster pekerja migran, klaster jemaah tablig, klaster Gowa, klaster rembesan pemudik, klaster industri, ini perlu betul-betul dimonitor secara baik," jelas Jokowi pada konferensi pers secara daring, pada Senin (4/5).

3. Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 di seluruh dunia mencapai 5.263.306 orang

Pasien Sembuh COVID-19 di RI Bertambah 884, Sulsel Terbanyak KeduaIlustrasi. Seorang petugas posko COVID-19 di Bandara Ahmad Yani saat mengambil sampel darah penumpang pesawat. Fariz Fardianto/IDN Times

Mengutip situs worldometers.info, hingga 26 Juni 2020 pukul 15.56 WIB, secara global terdapat 9.729.006 orang terpapar virus corona. Kasus terbanyak masih berada di Amerika Serikat dengan 2.504.676 kasus.

Dari 9,7 juta kasus itu, 492.153 di antaranya meninggal dunia. Sementara pasien yang sembuh mencapai 5.263.306 orang.

4. Pahami gejala-gejala infeksi COVID-19

Pasien Sembuh COVID-19 di RI Bertambah 884, Sulsel Terbanyak KeduaIlustrasi Swab Test (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama Virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Tiongkok, pada akhir Desember 2019. Virus ini telah menyebar ke wilayah lain di Tiongkok dan ratusan negara, termasuk Indonesia.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Hingga saat ini belum ada obat atau vaksin yang mampu membunuh Virus Corona. Kendati, persentase kesembuhan COVID-19 cukup tinggi. Di beberapa negara seperti Vietnam angka kesembuhannya mencapai 100 persen. Bahkan, beberapa pakar kesehatan menyebut COVID-19 bisa sembuh sendiri jika imun penderitanya bagus. Sebaliknya, rata-rata angka kematian akibat corona berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per Selasa (17/3), sebesar 4,07 persen. Sementara di Indonesia, hingga Kamis (19/3) mencapai 8,37 persen.

Bagaimana gejala virus corona? Infeksi COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Tapi dalam beberapa kasus, pasien positif Corona tak menunjukkan gejala khusus.

Hari pertama, penderita virus corona mengalami demam atau suhu tinggi, nyeri otot, dan batuk kering. Sebagian kecil diare atau mual beberapa hari sebelumnya. Ada juga yang hilang penciuman. Hari kelima, penderita kesulitan bernapas, terutama penderita lansia atau mereka yang memiliki penyakit kronis.

Hari ketujuh, menurut penelitian Universitas Wuhan, gejala yang dialami penderita mulai semakin parah. Penderita biasanya perlu dirawat di rumah sakit. Hari kedelapan, penderita dengan kasus yang parah memperlihatkan sindrom gangguan pernapasan akut. Paru-parunya dipenuhi cairan dan kesulitan bernapas hingga menyebabkan gagal napas.

Hari ke-10, penderita dengan kasus ringan mengalami sakit perut dan kehilangan napsu makan. Hanya sebagian penderita yang meninggal dunia. Hari ke-17, rata-rata penderita sembuh dari virus corona dan keluar dari rumah sakit.

Bagaimana mencegah virus corona? Sering Mencuci tangan pakai sabun, gunakan masker bila batuk atau pilek, mengonsumsi gizi seimbang, hati-hati kontak dengan hewan, cukup istirahat dan olahraga, jangan konsumsi daging mentah, bila batuk, pilek, dan sesak segera ke fasilitas kesehatan.

Jika membutuhkan beberapa nomor telepon terkait virus corona, kamu bisa menghubungi beberapa nomor penting ini, yakni Hotline kemenkes (+62 812 1212 3119, 119 ext 9, (021) 521 0411), atau mengunjungi beberapa situs terkait virus corona antara lain kemkes.go.id, arcgis.org, jakarta.go.id, healthmap.org, jabarprov.go.id, cdc.gov, jhu.edu. Kamu juga bisa mengunjungi web resmi pemerintah daerah untuk mencari informasi terkait perkembangan virus corona di daerah kamu tinggal.

Baca Juga: Gugas COVID-19 Sulsel Gencarkan Tes Massal Mencari Carrier Virus

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya