Comscore Tracker

Ini 6 Alasan Kamu Sebaiknya Tidak Melabeli Orang dengan Sebutan Bucin

Kamu bisa membuat orang takut menunjukkan kasih sayangnya

Kalau kamu cukup update, seharusnya istilah ini tidak asing. Bucin, akronim budak cinta, adalah sebutan bagi seseorang yang memberikan perhatian secara berlebihan kepada pacar.

Sebutan bucin sering dipakai buat mengolok-olok teman yang menunjukkan perhatiannya ke pacar. Sedikit-sedikit, dicap bucin!

Padahal, kamu tidak bisa senaknya melabeli orang dengan sebutan bucin. Berikut kami sajikan alasannya.

Baca Juga: 5 Alasan untuk Tetap Tegar Saat Kamu Kehilangan Orang Tersayang

1. Masing-masing orang punca cara berbeda mengekspresikan kasih sayang

Ini 6 Alasan Kamu Sebaiknya Tidak Melabeli Orang dengan Sebutan Bucinpixabay.com/n-y-c-8156946/

Masing-masing orang punya cara mengekspresikan atau menunjukkan kasih sayangnya. Jangan dianggap remeh, karena pemberian kasih sayang juga bisa dimaknai secara berbeda-beda. Misalnya, ada yang mati-matian ke rumah pacar sekadar untuk mengantarkan makanan kesukaannya.

Kamu mungkin menganggap bentuk perhatian seperti itu sebagai bucin. Tapi bagi pasangan orang lain, bisa saja itu wajar. Hargailah keberagaman dalam memperlihatkan perhatiannya pada orang yang disayangi. 

2. Tak semua bentuk kasih sayang menandakan seseorang sebagai bucin

Ini 6 Alasan Kamu Sebaiknya Tidak Melabeli Orang dengan Sebutan Bucinpixabay.com/stocksnap-894430/

Memaksakan diri ke rumah pacar saat hujan deras dianggap bucin. Memberikan kulit ayam goreng renyah ke doi pun disebut bucin. Lalu, seperti apa perhatian yang tidak dianggap bucin?

Setiap orang akan punya jawaban sendiri. Mungkin, salah satunya adalah memberikan perhatian sewajarnya. Nah, sewajarnya itu yang bagaimana? Tentu saja, ini sangat subyektif.

3. Membuat orang takut dan ragu menunjukkan kasih sayang karena dianggap bucin

Ini 6 Alasan Kamu Sebaiknya Tidak Melabeli Orang dengan Sebutan Bucinpixabay.com/pavel-jurca-3841851/

Sejak istilah bucin populer, ada pasangan yang ragu menunjukkan kasih sayangnya di depan orang lain. Padahal, pemberian kasih sayang dan perhatian di dalam sebuah hubungan itu sangat diperlukan, lho!

Bayangin sebuah hubungan antara kekasih yang suasananya gak ada bedanya dengan berhubungan sama tetangga. Hal ini akan terasa menyiksa. Pacar bisa jadi ingin memberikan kejutan atau perhatian, kan?

Baca Juga: Jangan Bucin, Ini 5 Alasan Pacarmu Gak Harus Selalu Diutamakan

4. Kita gak akan pernah tahu betapa keras usaha seorang bucin untuk melepaskan diri dari belenggu cinta

Ini 6 Alasan Kamu Sebaiknya Tidak Melabeli Orang dengan Sebutan Bucinpixabay.com/5688709-5688709/

Seorang bucin itu, biasanya terjebak dalam hubungan romantis yang mulai mengarah pada hubungan yang kurang sehat. Mungkin saja, seseorang itu sudah menyadari bahwa dirinya telah menjadi bucin. Dia juga sadar akan hubungannya yang sudah toxic.

Namun apa daya, melepaskan diri dari hubungan seperti itu, bisa dibilang cukup sulit. Di kala dia sedang berjuang sedikit demi sedikit, kamu malah meruntuhkan semangatnya. Daripada mengolok-oloknya, kenapa kamu gak membantu dia saja? 

5. Ah, kamu hanya belum mendapatkan kesempatan untuk dicintai seseorang dengan sepenuh hati!

Ini 6 Alasan Kamu Sebaiknya Tidak Melabeli Orang dengan Sebutan Bucinpixabay.com/lambhappiness-2395112/

Pembelaan para pasangan yang dikatakan bucin, nih! Akan tetapi, ini ada benarnya lho! Mungkin saja, kita bisa dengan mudah mengolok-olok bucin karena belum pernah merasakan hangatnya dicintai sepenuh hati dengan seseorang.

Bisa jadi juga, mereka yang mengolok-olok itu, ingin banget diperlakukan seperti itu. Coba kalau kamu sudah merasakannya! Jangan-jangan, malah kamu sendiri yang berbunga-bunga dan ketagihan jadi bucin!

6. Kita gak akan pernah tahu, apa yang melatarbelakangi seseorang menjadi seorang bucin

Ini 6 Alasan Kamu Sebaiknya Tidak Melabeli Orang dengan Sebutan Bucinpixabay.com/pexels-2286921/

Kamu bisa dengan mudahnya mengolok-olok seseorang sebagai bucin. Akan tetapi, kamu gak tahu mengenai apa yang sebenarnya terjadi sehingga seseorang menjadi bucin.

Siapa tahu, si dia pernah ada trauma berat di masa lalunya atau bersikap seperti itu karena balas budi dan sebagainya? Bucin itu gak tercipta begitu saja, kan?

Perhatian sewajarnya bagi kita, mungkin gak wajar bagi orang lain. Begitupun sebaliknya. Bisa saja, si dia gak merasa terpaksa melakukannya demi pacarnya. Kalau memang mereka bahagia dan gak merugikan kita, apa salahnya?

Baca Juga: Jika Kamu Pria Baik, Jangan Pernah Lakukan 8 Hal Ini ke Pasanganmu

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya