Comscore Tracker

Aksi Sederhana Warga Dunia Hadapi Corona, Bermusik hingga Tepuk Tangan

Aksi solidaritas sepert ini perlu ditiru di Indonesia

Wabah COVID-19 terus menyebar ke berbagai negara dengan jumlah kasus orang terinfeksi kian bertambah, meski di sisi lain banyak juga yang sembuh. Setiap hari kita mendengar kabar tentang jatuhnya korban, krisis ekonomi, dan dampak lainnya.

Tapi di tengah wabah penyakit menular akibat virus corona, ada juga kabar gembira kabar gembira. Misalnya aksi-aksi sederhana yang dilakukan orang di berbagai negara untuk saling menyemangati. Aksi solidaritas ini sangat bermakna di tengah perjuangan semua pihak melawan COVID-19.

Berikut deretan aksi sederhana warga dunia menghadapi COVID-19, yang sepertinya patut ditiru di Indonesia.

1. Anak muda di Prancis jadi relawan belanja, sehingga lansia jadi gak perlu antre lama ke supermarket untuk beli kebutuhan sehari-hari

Aksi Sederhana Warga Dunia Hadapi Corona, Bermusik hingga Tepuk TanganNote titip belanja di Prancis. dok. Eka Ningtyas

Kisah ini dibagikan Pandu Wira, WNI yang tinggal di Antony, Prancis. Dia menceritakan, ada dua anak muda di kompleks apartemennya yang yang jadi relawan belanja selama lockdown. Mereka menyumbangkan tenaganya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, khususnya bagi lansia.

Aksi mereka sangat membantu, sebab pasar setempat hanya dibuka tiga kali seminggu. Orang-orang yang berbelanja ke pasar pun harus antre dengan penjagaan ketat polisi. Dan karena namanya relawan, dua orang anak muda itu bekerja tanpa dibayar.

"Di apartemenku, ada warga yang isinya dua pemuda yang menawarkan bantuan untuk membelikan kebutuhan warga lain khusus gedung kami dengan mencantumkan nomornya. Jadi, dia menuliskan di kertas dan ditempelnya di dalam lift," ucap Pandu.

2. Di Italia, orang bermusik serentak di balkon rumah masing-masing

Aksi Sederhana Warga Dunia Hadapi Corona, Bermusik hingga Tepuk Tanganyoutube/Global News

Italia memutuskan lockdown setelah jadi salah satu negara dengan jumlah kematian terbanyak akibat COVID-19. Keputusan ini buat menekan penyebaran virus corona semakin meluas.

Saat harus menetap di rumah, masyarakat Italia tetap punya cara unik buat bersenang-senang. Mereka saling menyemangati satu sama lain dengan rutin melakukan kegiatan bermusik massal dari jendela atau balkon rumah.

3. Warga Tiongkok tak dikenal menyumbangkan 500 masker ke kantor polisi Wuhan

Aksi Sederhana Warga Dunia Hadapi Corona, Bermusik hingga Tepuk Tanganscmp.com

Wuhan di Tiongkok merupakan lokasi awal ditemukannya COVID-19. Lockdown juga pertama kali diberlakukan di sana. Saat akses masyarakat dibatasi, mereka kesulitan mendapatkan barang maupun bahan kebutuhan sehari-hari.

Suatu waktu, petugas di salah satu kantor kepolisian Wuhan mengalami peristiwa mengejutkan. Seorang pria tak dikenal, datang membawa 500 masker, kemudian lari begitu saja tanpa jejak. Aksi sederhana ini membuat polisi Wuhan memberi salam hormat kepada pria tersebut.

Baca Juga: Cerita WNI Hadapi Lockdown di Negara Asing, Ada Relawan Titip Belanja

4. Wuhan Jiāyóu, sorakan solidaritas warga wuhan untuk melawan COVID-19

Aksi Sederhana Warga Dunia Hadapi Corona, Bermusik hingga Tepuk Tanganyoutube/New China TV

Masih dari Wuhan, ketika mengalami lockdown, kota tersebut bak kota mati. Para warga Wuhan terpaksa mengunci diri di rumah masing-masing untuk menjaga diri.

Meski begitu, pada akhir Januari lalu, terdapat aksi sorakan "Wuhan Jiayou" yang membuat haru seluruh dunia. Dalam bahasa Indonesia, sorakan ini dapat berarti "Wuhan semangat!" atau "Wuhan, kita pasti bisa!".

Sorakan ini dilakukan bersama-sama di balkon apartemen masing-masing. Para warga Wuhan saling memberikan semangat untuk menghadapi musuh tak terlihat ini.

5. Negara di Eropa melakukan aksi tepuk tangan bersama untuk menghormati frontliner pemberantas COVID-19

Aksi Sederhana Warga Dunia Hadapi Corona, Bermusik hingga Tepuk Tanganyoutube/AFP News Agency

Negara-negara di Eropa seperti Italia, Prancis, dan Jerman, kini memiliki tingkat pasien positif corona terbesar. Oleh karena itu, banyak negara Eropa memutuskan lockdown untuk menghentikan penyebaran.

Ternyata, lockdown gak mematikan semangat warga Eropa untuk saling memberi kebahagiaan. Meski harus menetap di rumah, warga rutin melakukan aksi tepuk tangan lewat jendela atau balkon rumah untuk menghormati petugas kesehatan, keamanan, dan frontliner COVID-19 lainnya.

"Kalau di sini, jam 8 malam, ada tepuk tangan bersama untuk menghormati petugas medis yang bekerja. Kami pernah itu ikut tepuk tangan," ungkap Pandu menceritakan pengalamannya saat jadi salah satu peserta aksi tepuk tangan di Prancis.

Tentunya aksi sederhana ini gak hanya dilakukan di luar negeri. Di Indonesia, banyak orang memberikan donasi hingga miliaran rupiah untuk membantu penyebaran virus. Ada juga relawan yang siap membantu merawat pasien terdampak corona.

Apa pun aksi yang kita lakukan, tentunya akan sangat bermakna untuk pemberantasan COVID-19. Percayalah, kita bisa berjuang bersama-sama!

Baca Juga: Cegah COVID-19, 7 Kebiasaan Sederhana Ini Ampuh Tingkatkan Imun Tubuh

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya