Comscore Tracker

Tips Agar Tidak Boros Saat Bekerja dari Rumah

Kamu perlu mengatur kembali pengeluaran bulananmu

Kalangan karyawan atau pekerja kantoran sudah akrab dengan istilah work from home belakangan ini. Sebagian perusahaan memang memberlakukan kebijakan kerja di rumah sebagai upaya menekan dan mencebah penyebaran virus corona.

WFH berarti kita lebih banyak beraktivitas di rumah. Tapi, sebagian orang malah merasa WFH membuat pengeluaran lebih besar. Kok bisa? Padahal kita bisa menekan sejumlah pengeluaran seperti biaya transportasi ke kantor.

Menurut Perencana Keuangan dari OneShildt Financial Planning Agustina Fitria, melonjaknya pengeluaran saat bekerja di rumah memang bisa terjadi. Ini soal kedisiplinan saja.

Dia mencontohkan kebiasaan bolak-balik ke dapur saat WFH. Ini tidak bisa dilakukan di kantor, karena ada otoritas yang mengawasi. Karena tidak disiplin, pengeluaran pun jadi ikut meningkat.

 "Jadi lebih cenderung gampang mungkin tadinya biasanya bawa bekel yaudahlah pesen Go-Food aja. Tinggal sebenarnya menyiasati kembali masing-masing," katanya kepada IDN Times, Sabtu (28/3).

Simak tips di bawah ini agar kamu bisa mencegah pengeluaran yang lebih boros saat kerja di rumah.

1. Kamu mesti mengidentifikasi pengeluaran yang berlebihan

Tips Agar Tidak Boros Saat Bekerja dari RumahIlustrasi (IDN Times/Mela Hapsari)

Agar bisa irit, kamu harus mengidentifikasi dulu apa saja yang selama ini jadi pengeluaranmu. Baik itu yang jadi kebutuhan atau prioritas. Kamu yang sudah berkeluarga, perlu komunikasikan kembali bersama pasangan tentang biaya-biaya yang jadi kebutuhan keluarga.

"Karena setiap keluarga bisa beda. Kayak tadi emang borosnya di makan. Kenapa bisa boros? Kan makan tiga kali 2 kali makan dan satu kali Snack. Kerja sama keluarga ya. Jadi memang harus duduk sama-sama membicarakan ini," jelas Agustina. 

Baca Juga: 5 Tips Produktif Kerja dari Rumah Biar Gak Kalah Sama Pekerja Kantoran

2. Pertimbangkan untuk memasang WiFi

Tips Agar Tidak Boros Saat Bekerja dari RumahIlustrasi WIFI (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Saat bekerja dari rumah, kita lebih sering mengakses jaringan internet. Sebab urusan kantor dan rapat biasanya diakses secara virtual, baik lewat suara maupun video.

Kamu bisa mempertimbangkan memasang jaringan wifi di rumah untuk jangka panjang. Sebab jika tidak mendapat dukungan fasilitas internet dari kantor, tentu akan memakan banyak penggunaan kuota internet. 

"Mungkin sekarang harus langganan. Karena WiFi kan bisa dipakai ramai-ramai dan sudah ada ketentuan kuota," tutur Agustina.

"Kalau langganan dipertimbangkan juga. Mungkin nggak setelah berlalu nanti dihentikan. Tapi kalau dipandang perlu jangka panjang bisa langganan terus," dia menyambung. 

3. Usahakan sisihkan 30 persen penghasilan untuk dua pekan

Tips Agar Tidak Boros Saat Bekerja dari RumahIlustrasi Uang (IDN Times/Mela Hapsari)

Agustina menyarankan bagi mereka yang bekerja dari rumah dan memiliki penghasilan di atas UMR agar menyisihkan 30 persen dari penghasilannya. Uang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama dua pekan.

Uang tersebut, kata Agustina, bisa dialokasikan dalam berbagai bentuk, mulai dari cash hingga ke virtual account

"Bagi saja kalau WFH dua minggu jadi 30 persen dari income kita untuk kebutuhan hidup selama dua Minggu. Kurang lebih ya, setiap keluarga bisa berbeda," katanya. 

Hingga saat ini, belum diketahui kapan permasalahan virus corona bisa berhenti. Mumpung di akhir bulan dan momennya gajian, coba pertimbangkan untuk mengatur pengeluaran dari sekarang untuk 2 pekan sampai 1 bulan ke depan. 

"Jadi mumpung gajian dari sekarang sudah bikin budget. Karena sudah dari kapan-kapan kan, paling hanya pindah pos transportasi jadi sekarang geser ke internet. Lalu makan," ujarnya.

Pembaca bisa membantu kelengkapan perlindungan bagi para tenaga medis dengan donasi di program #KitaIDN : Bergandeng Tangan Melawan Corona di Kitabisa.com

Baca Juga: 7 Aplikasi Terbaik yang Bisa Support Kamu untuk Work From Home

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya