Comscore Tracker

Rindu Pelukan Ayah, Alasan Akbar Buka Jasa Peluk Rp700 Ribu per Jam

Idenya tercetus dari pengalaman sebagai anak broken home

Jakarta, IDN Times - Sebuah badan usaha Indocuddle, baru-baru ini ramai jadi pembicaraan publik. Sebab lewat iklan informasi lowongan pekerjaan, mereka menawarkan posisi sebagai jasa peluk profesional dan curhat.

Lowongan kerja itu viral di media sosial, karena yang ditawarkan terbilang masih asing di Indonesia. Lowongan itu tersedia untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Menyita perhatian, lowongan kerja itu banyak ditanggapi dengan candaan. Meski ada yang menganggapnya serius, namun lebih banyak yang tidak percaya dengan informasi yang dimuat.

IDN Times telah menelusuri dan mengonfirmasi soal kebenaran iklan lowongan kerja Indocuddle. Nomor telepon yang dicantumkan di lowongan tersebut itu langsung tertuju ke founder-nya, yaitu Akbar Sahbana.

Bagaimana awal mula Akbar memiliki gagasan membuka jasa peluk? Berikut penuturannya kepada IDN Times.

Baca Juga: Viral! Dibuka Lowongan Kerja Spesialis Peluk dan Curhat, Minat?

1. Akbar berasal dari keluarga broken home

Rindu Pelukan Ayah, Alasan Akbar Buka Jasa Peluk Rp700 Ribu per JamFounder Indocuddle, Akbar Sahbana (Instagram/@akbar_syaban)

Akbar, pria lulusan Industrial Engineering di Politeknik Meta Industri Cikarang, menceritakan kisahnya mendirikan bisnis Indocuddle. Jasa peluk itu terinspirasi dari bisnis serupa yang telah lebih dulu ada di sejumlah negara lain.

Selain itu, Akbar juga mengaku idenya tercetus dari pengalaman pribadi.

"Saya terlahir dari keluarga broken home, ayah saya di Kalimantan, nah dari SD tuh gak pernah ketemu sama ayah," ujar Akbar saat dihubungi IDN Times, Minggu (1/3).

2. Sampai berusia 23 tahun, Akbar mengaku tidak pernah merasakan pelukan ayah

Rindu Pelukan Ayah, Alasan Akbar Buka Jasa Peluk Rp700 Ribu per JamFounder Indocuddle, Akbar Sahbana (Instagram/@akbar_syaban)

Akbar mengaku sejak kecil merindukan pelukan seorang ayah. Namun keinginannya itu tidak bisa terwujud sampai dia dewasa. Ayahnya yang berada di Kalimantan, sampai sekarang tidak ada kabar.

"Ingin rasanya dipeluk ayah, tapi gak bisa sampai gede bahkan sampai umur saya 23 tahun ini, ingin banget ketemu ngobrol curhat dan peluk bokap," tuturnya. 

Baca Juga: Jasa Peluk dan Curhat di Jabodetabek Patok Tarif Rp700 Ribu per Jam

3. Akbar ingin hidupnya bermanfaat melalui bisnis jasa peluk

Rindu Pelukan Ayah, Alasan Akbar Buka Jasa Peluk Rp700 Ribu per JamIlustrasi Jasa Peluk (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Akbar pernah bekerja di pusat pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus, Presiden Special Needs Center Jababeka. Saat itu, keinginannya mendirikan jasa peluk profesional dan curhat kian bulat.

Dari situ, kepekaan terhadap kesehatan mental dan manajemen emosi manusia semakin terasah.

"Saya ingin banget hidup lebih berarti, bermanfaat buat orang lain sehingga saya berpikir hidupku harus berarti dengan mendirikan usaha yang menjadi wadah curhat serta menjadi pendengar yang baik," ujarnya.

4. Jasa peluk profesional diutamakan lulusan psikologi

Rindu Pelukan Ayah, Alasan Akbar Buka Jasa Peluk Rp700 Ribu per JamIDN Times/Rizka Yulita & Anjani Eka Lestari

Soal iklan lowongan yang viral, Akbar membenarkan bahwa saat ini pihaknya memang membutuhkan orang profesional. Dia mencari orang, terutama dari bidang psikologi.

Untuk menjadi profesional cuddler atau pemeluk profesional, syaratnya harus lulusan S1 Psikologi, berusia 18 sampai 45 tahun, bisa menjadi pendengar yang baik, domisili Jabodetabek, tentunya bisa menjadi pemeluk yang nyaman.

"Sebenarnya terbuka juga untuk semua jurusan kok tapi harus peluk-able ya," terangnya sambil tertawa.

5. Tarif peluk Rp700 ribu per jam

Rindu Pelukan Ayah, Alasan Akbar Buka Jasa Peluk Rp700 Ribu per JamIlustrasi Jasa Peluk Berbayar (IDN Times/Dwi Agustiar)

Tidak main-main jasa peluk profesional ini mematok tarif Rp700 ribu per jam. Akbar mengungkapkan saat rilis April mendatang ada paket yang lebih murah lagi.

"Di bulan April nanti juga bakal buka paket yang lebih murah lagi, agar semua kalangan bisa merasakan namun memesan klien harus membaca SOP," kata dia.

6. Juga terbuka untuk anak yang broken home dan korban bullying

Rindu Pelukan Ayah, Alasan Akbar Buka Jasa Peluk Rp700 Ribu per JamIDN Times/Rizka Yulita & Anjani Eka Lestari

Akbar menerangkan nantinya konsep jasa peluk ini akan ada sesi sharing curhat selain pelukan.

"Kami sangat terbuka untuk anak-anak yang broken home, kasus bullying, depresi, trauma, orang dengan tekanan pekerjaan yang tinggi sampai demotivasi," ujar pria asal Pati, Jawa Tengah ini.

Baca Juga: Viral Lowongan Kerja Jasa Peluk dan Curhat di Jabodetabek

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya