Comscore Tracker

Ternyata Ada 10 Jenis Orgasme pada Perempuan, Tidak Harus Penetrasi

Kamu pernah mengalami orgasme yang mana?

Masih banyak orang beranggapan bahwa orgasme pada perempuan hanya bisa terjadi bila ada penetrasi. Namun, kenyataannya, kaum hawa memiliki berbagai jenis orgasme yang perlu dieksplor lebih jauh, baik oleh diri sendiri maupun oleh pasangan. Sebab, setiap jenisnya menimbulkan sensasi yang berbeda. 

Ingin tahu apa sajakah itu? Dari stimulasi klitoris hingga "klimaks" yang bersifat nonseksual, berikut ini sepuluh jenis orgasme pada perempuan yang harus kamu ketahui!

1. Orgasme campuran

Ternyata Ada 10 Jenis Orgasme pada Perempuan, Tidak Harus Penetrasimiss.at

Seperti namanya, orgasme campuran adalah kombinasi antara orgasme klitoral dan vaginal yang terjadi secara bersamaan. Dilansir Huff Post, pengalaman seksual ini sering kali disebut sebagai orgasme "raksasa". Sebab, orgasme bisa terjadi hingga 15 menit. Bisa bayangkan seperti apa rasanya?

Jika ingin mengalaminya, pastikan kamu mendapatkan stimulasi pada klitoris sekaligus g-spot. Untuk memberikan sensasi lebih, kamu bisa juga menstimulasi payudara dan area-area sensitif lainnya. 

2. Orgasme serviks

Ternyata Ada 10 Jenis Orgasme pada Perempuan, Tidak Harus Penetrasipixabay.com/Victoria_Borodinova

Serviks atau mulut rahim memiliki ujung saraf yang bisa memberikan kenikmatan pada perempuan. Namun, di sisi lain penetrasi yang dalam hingga mencapai serviks bisa menimbulkan rasa sakit. 

Untungnya ada cara yang aman untuk mengusahakan orgasme serviks. Melansir Women's Health, perempuan harus dalam kondisi sangat terangsang dan dekat dengan klimaks. Saat itu terjadi, pasangan harus melakukan penetrasi yang dalam hingga mengenai serviks. 

3. Orgasme klitoral

Ternyata Ada 10 Jenis Orgasme pada Perempuan, Tidak Harus Penetrasiunsplash.com/Sharon McCutcheon

Orgasme klitoral adalah salah satu jenis orgasme paling umum yang dialami oleh perempuan. Seperti namanya, puncak kenikmatan ini bisa terjadi setelah adanya rangsangan pada klitoris.

Jika kamu belum tahu, klitoris merupakan salah satu bagian di organ kewanitaan yang ukurannya kecil, penuh dengan reseptor saraf, dan ada di bagian atas vagina. Bahkan, menurut studi dari NeuroQuantology, 7 dari 10 perempuan membutuhkan stimulasi klitoris untuk bisa mencapai orgasme. 

4. Orgasme vaginal

Ternyata Ada 10 Jenis Orgasme pada Perempuan, Tidak Harus Penetrasiunsplash.com/Taras Chernus

Orgasme vaginal disebut juga sebagai orgasme g-spot. Banyak yang mengatakan bahwa kenikmatan yang didatangkan oleh jenis orgasme ini lebih besar daripada stimulasi klitoris. Namun, di sisi lain tak semua perempuan bisa mengalaminya. Kenapa demikian?

Menurut jurnal yang sama, orgasme vaginal baru bisa didapatkan ketika perempuan mendapatkan penetrasi. Pasangan harus mengerti di mana letak g-spot perempuan untuk mencapai jenis orgasme ini. 

Melansir Women's Health, sebenarnya mengidentifikasi lokasi g-spot bukanlah hal yang sulit. Titik tersebut terletak pada dinding vagina bagian depan, lokasinya dekat dengan spons uretra.

5. Orgasme puting

Ternyata Ada 10 Jenis Orgasme pada Perempuan, Tidak Harus Penetrasiunsplash.com/anniespratt

Selain organ kewanitaan, payudara merupakan bagian tubuh perempuan yang sangat sensitif terhadap sentuhan. Bahkan, orgasme bisa terjadi hanya melalui stimulasi di area tersebut. Menurut studi yang dilaporkan melalui Men's Health, 29 persen perempuan pernah mengalaminya. 

Orgasme puting bisa terjadi karena ketika payudara distimulasi, otak akan mengeluarkan hormon oksitosin. Proses itu kemudian menyebabkan kontraksi rahim dan vagina, sehingga memicu orgasme. 

Baca Juga: Ternyata 7 Hal Ini Bisa Picu Orgasme Spontan Tanpa Hubungan Seksual

6. Orgasme karena stimulasi di bagian tubuh lainnya

Ternyata Ada 10 Jenis Orgasme pada Perempuan, Tidak Harus Penetrasiunsplash.com/Womanizer WOW Tech

Walaupun belum banyak diteliti, orgasme yang disebabkan oleh stimulasi bagian tubuh di luar organ kewanitaan juga mungkin untuk terjadi. Ini karena sebenarnya organ seksual terbesar setiap manusia adalah otak, bukan alat kelamin. 

Untuk perempuan, area tubuh yang bisa menimbulkan kepuasan ketika distimulasi adalah bibir, mulut, anus, hingga bahkan kulit di sekitar area yang terluka. Sebab ada banyak ujung saraf di bagian-bagian tersebut. 

7. Orgasme a-spot

Ternyata Ada 10 Jenis Orgasme pada Perempuan, Tidak Harus Penetrasiunsplash.com/Becca Tapert

Melansir Medical News Today, a-spot merupakan titik yang terletak sekitar 10 sentimeter di dalam vagina. Ketika distimulasi, a-spot akan memberikan kenikmatan dan lubrikasi lebih yang membuat penetrasi semakin mudah. 

Lalu bagaimana cara menstimulasi a-spot? Kamu harus memberikan tekanan pada dinding atas vagina. Titik tersebut cukup sensitif, sehingga bisa menimbulkan orgasme lebih dari sekali. 

8. Orgasme anal

Ternyata Ada 10 Jenis Orgasme pada Perempuan, Tidak Harus Penetrasipixabay.com/Sasin Tipchai

Seks anal mungkin merupakan hal yang tabu untuk dibicarakan. Namun, stimulasi atau bahkan penetrasi di bagian anus bisa menimbulkan pengalaman orgasme yang berbeda.

Dinding anus memiliki banyak ujung saraf yang bisa mengirimkan sinyal kenikmatan menuju otak. Hal inilah yang akan memicu orgasme. Walaupun begitu, sebelum melakukan seks anal, kamu harus memiliki pengetahuan dan persiapan matang, serta proteksi lebih, ya. 

9. Coregasm

Ternyata Ada 10 Jenis Orgasme pada Perempuan, Tidak Harus Penetrasibesthealthmag.ca

Coregasm adalah orgasme yang terjadi secara spontan. Biasanya, hal ini terjadi ketika perempuan melakukan olahraga berat dan intens, seperti angkat beban, bersepeda, atau memanjat tebing. Namun, bagaimana coregasm bisa terjadi padahal tidak ada stimulasi seksual?

Melansir The Independent, darah kita mengalir dengan kencang ketika berolahraga, termasuk ke area kewanitaan. Aliran darah itu akhirnya menstimulasi vagina untuk mengeluarkan cairan. Terkadang, coregasm juga terjadi karena area kewanitaan tergesek-gesek dengan paha saat sedang berolahraga. 

10. Orgasme kulit

Ternyata Ada 10 Jenis Orgasme pada Perempuan, Tidak Harus Penetrasiscientificamerican.com

Disebut juga sebagai frisson, orgasme kulit bukanlah hal bersifat seksual. Fenomena ini ditandai dengan munculnya getaran yang membuat rambut di kulitmu merinding, berdiri, dan terasa seperti menggigil. 

Biasanya orgasme kulit terjadi ketika kamu mendengarkan lantunan musik, mengagumi karya seni, hingga meresapi lirik lagu yang menyentuh hati. Kamu pasti pernah merasakannya, deh!

Perlu diingat bahwa orgasme adalah hal yang sangat personal, tidak bisa disamakan pada setiap perempuan. Kamu tak perlu merasakan semuanya untuk mendapatkan kehidupan seks yang bahagia. Yang harus diutamakan adalah kenyamanan dan preferensi seksualmu. 

Baca Juga: Dear Suami, Ini lho 11 Titik Rangsang Wanita Paling Sensitif

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya