Comscore Tracker

WHO: Kamu Bisa Tertular Virus Corona Tanpa ke Tiongkok, Ini Alasannya

Kamu harus tetap waspada walau kemungkinannya kecil

Virus corona masih menjadi momok bagi masyarakat dunia. Wabah itu sudah menyebar selama sekitar dua bulan, menginfeksi sekitar 80 ribu orang, dan mengakibatkan 2.765 orang meninggal hingga Kamis (27/2).

Penyebaran virus corona terbilang cepat, karena cara penulrannya mirip flu. Ia bisa berpindah melalui udara, cairan tubuh orang yang terinfeksi, hingga makanan yang terkontaminasi.

Walau episentrum virus corona ada di Wuhan, Tiongkok, kamu juga kemungkinan bisa tertular walau pun tidak pernah bepergian ke sana. Sebab ada beberapa faktor yang berpotensi menjadikannya pandemi di seluruh dunia.

Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO) baru-baru ini merilis cara penularan dan pencegahan virus di lingkungan kerja. Menurut mereka, ada sejumlah alasan kita bisa tertular corona tanpa pergi ke Tiongkok. Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Benar Arab Saudi Tutup dari Jamaah Umrah, Ini 5 Hoaks Virus Corona

1. Ada orang di sekitarmu yang tertular

WHO: Kamu Bisa Tertular Virus Corona Tanpa ke Tiongkok, Ini Alasannyaresources.matcha-jp.com

Alasan pertama kamu bisa tertular corona adalah tidak menyadari bahwa ada orang di sekitarmu yang terinfeksi. Ada beragam transmisi yang mungkin terjadi, mulai dari udara, cairan tubuh yang keluar saat batuk dan bersin, atau kontak langsung dengan pasien.

Menurut WHO, jika seseorang yang menderita COVID-19 batuk atau mengembuskan napas, mereka melepaskan tetesan cairan yang terinfeksi. Sebagian besar tetesan ini jatuh pada permukaan dan benda-benda di dekatnya, seperti meja atau telepon.

Orang dapat terkena corona dengan menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi, lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka. Berdiri dalam jarak 1 atau 2 meter dari seseorang dengan COVID-19 juga memungkinkan kita menghirup tetesan batuk atau diembuskan oleh mereka.

2. Kamu baru mengunjungi negara lain yang terinfeksi

WHO: Kamu Bisa Tertular Virus Corona Tanpa ke Tiongkok, Ini Alasannyaabcnews.com

Kemungkinan kedua kamu tertular corona adalah kamu baru saja pulang dari negara lain yang telah terinfeksi virus corona. Contohnya Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, hingga Korea Selatan. Bahkan sudah ada sejumlah korban meninggal di luar Tiongkok. 

Sejauh ini, virus corona telah menginfeksi 39 negara di seluruh dunia. Karenanya, traveling ke luar negeri di kondisi seperti ini bukanlah tindakan yang bijak mengingat kamu bisa tertular dengan mudah.

3. Kamu mengonsumsi atau kontak dengan hewan pembawa virus

WHO: Kamu Bisa Tertular Virus Corona Tanpa ke Tiongkok, Ini Alasannyahurimg.com

Cara penularan lain adalah melalui kontak dan mengonsumsi hewan pembawa virus corona. Sejauh ini, ada sejumlah hewan yang diduga menjadi carrier, yaitu kelelawar, trenggiling, dan ular. 

Kalau kamu sering mengonsumsi hewan-hewan liar tersebut, sebaiknya hindari dulu untuk sementara. Sebab kesempatan untuk tertular melalui kontak tersebut cukup besar. Kita pun tak bisa memastikan hewan tersebut bersih dari virus corona.

4. Ada kemungkinan virus menyebar tanpa menimbulkan gejala

WHO: Kamu Bisa Tertular Virus Corona Tanpa ke Tiongkok, Ini Alasannyanpr.org

Salah satu keunggulan virus adalah ia bisa menginfeksi seseorang tanpa menimbulkan gejala tertentu. Namun di tahap itu, mereka bisa menyebar lagi ke orang lain. Fenomena ini disebut dengan penyebaran asimtomatik. 

Dilansir dari NBC News, virus flu dan rhinovirus (pilek) bisa melakukan hal itu. Penyebaran asimtomatik memang tidak signifikan dan berbahaya layaknya penularan biasa. Namun jika ini yang terjadi, kita tak bisa mendeteksi sampai sejauh mana virus tersebut menyebar.

Penyebaran secara diam-diam ini memang masih diteliti lebih lanjut. Untungnya selama ini, keluarga virus corona tidak terbukti mampu melakukannya. 

5. Ada kemungkinan virus menyebar melalui kotoran manusia

WHO: Kamu Bisa Tertular Virus Corona Tanpa ke Tiongkok, Ini Alasannyanyt.com

Cara lain dari penyebaran virus adalah melalui kotoran manusia, atau yang dikenal sebagai transmisi fecal-oral. Lalu apakah Covid-19 juga bisa melakukannya? 

Menurut studi terbaru dari Chinese CDC, peneliti menemukan bahwa terdapat virus corona yang masih hidup di kotoran pasien. Ini artinya, ada kemungkinan virus bisa menyebar secara fecal-oral.

Jika cara transmisi ini terbukti benar, maka virus corona bisa menyebar seperti kolera. Melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi, udara, hingga bersalaman dengan pasien. Namun peneliti masih belum bisa memastikannya.

WHO: Kamu Bisa Tertular Virus Corona Tanpa ke Tiongkok, Ini AlasannyaCara pencegahan virus corona dan nomor penting yang bisa dihubungi terkait virus Corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Sebagian besar orang yang terinfeksi COVID-19 mengalami gejala ringan dan sembuh. Namun, beberapa pergi untuk mengalami penyakit yang lebih serius dan memerlukan perawatan di rumah sakit. Risiko penyakit serius meningkat dengan bertambahnya usia: orang di atas 40 tampaknya lebih rentan daripada mereka yang di bawah 50. Orang dengan sistem kekebalan yang lemah dan orang dengan kondisi seperti diabetes, penyakit jantung dan paru-paru juga lebih rentan terhadap penyakit serius.

Melihat cara penularannya yang beragam, kita harus melakukan upaya terbaik untuk mencegah penularan. Di antaranya dengan mengenakan masker khusus ketika sedang ke luar ruangan, selalu menjaga kebersihan, minum suplemen imun, dan lain-lain. Semoga kita terhindar dari wabah ini, ya!

Baca Juga: Begini 5 Cara dan Tahap Penularan Virus Corona pada Manusia, Waspada!

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya