Comscore Tracker

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga Jahe

Membantu menurunkan tekanan darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sebenarnya cukup mudah dicegah. Meski begitu, jika sudah terlanjur mengalaminya, pengobatan dan perubahan gaya hidup dibutuhkan untuk mengontrol tekanan darah. Selain pengobatan dokter, banyak cara alami yang bisa dilakukan, salah satunya dengan penggunaan rempah sebagai obat alami.

Sebelum membahasnya lebih lanjut, perlu diketahui beberapa indikator umum kamu mengalami hipertensi.

  • Tekanan darah sistolik lebih dari 130 mmHg;
  • Tekanan darah diastolik lebih dari 80 mmHg; 
  • Kedua tekanan darah di atas lebih dari angka yang sepatutnya.

Hipertensi biasanya dikelola dengan terapi obat-obatan seperti angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor dan antagonis kalsium. Selain itu, menjaga tekanan darah tetap dalam batas normal juga bisa didukung dengan cara alami, misalnya dengan menambahkan rempah-rempah ini ke dalam masakan!

Berikut cara mengobati darah tinggi atau hipertensi degan rempah alami:

1. Peterseli

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga JahePeterseli. unsplash.com/Lindsay Moe

Berasal dari dataran Mediterania, daun peterseli atau parsley (Petroselinum crispum) amat populer untuk masakan Amerika, Eropa, dan Timur Tengah.

Peterseli pun dikenal memiliki senyawa antiinflamasi seperti vitamin C dan karotenoid, sehingga tekanan darah melandai. Sama seperti basil, parsley menunjukkan khasiat sebagai antagonis kalsium untuk menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, sehingga pembuluh darah lebih relaks.

Menurut riset di Italia berjudul "Carotenoids: potential allies of cardiovascular health?" dalam jurnal Food & Nutrition Research tahun 2015, antioksidan dari karotenoid yang terkandung dalam peterseli ternyata ampuh dalam menurunkan tekanan darah dan membasmi kolesterol jahat (LDL), dua faktor risiko penyebab penyakit jantung.

2. Basil

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga JaheBasil. pixabay.com/tookapic

Daun basil (Ocimum basilicum) kaya akan senyawa antioksidan, sehingga bikin tekanan darah turun. Salah satu antioksidan tersebut adalah eugenol. Menurut penelitian di Brasil yang dimuat dalam Journal of Cardiovascular Pharmacology tahun 2014, salah satu manfaat eugenol adalah menurunkan tekanan darah.

Bagaimana cara kerjanya? Eugenol mengurangi tekanan darah dengan bertindak sebagai antagonis kalsium alami. Antagonis kalsium berfungsi untuk mencegah pergerakan kalsium ke dalam sel jantung dan pembuluh arteri, sehingga pembuluh darah lebih relaks. Jadi, cobalah tambahkan basil ke dalam masakan atau seduh jadi teh.

Baca Juga: 10 Masalah Kesehatan Ini Disebabkan Tekanan Darah Tinggi, Waspadai ya!

3. Biji seledri

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga JaheBiji seledri. healthline.com

Serba guna, biji seledri (Apium graveolens) mengemas berbagai nutrisi seperti zat besi, magnesium, mangan, kalsium, dan serat. Menariknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan dalam biji seledri dapat membantu menurunkan tekanan darah. Serat sendiri sering dikaitkan dengan penurunan tekanan darah.

Sebuah studi pada hewan di Iran yang dimuat di Journal of Medicinal Food tahun 2013 menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak biji seledri dapat menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi dengan berperan sebagai antagonis kalsium. Namun, karena studi mengenai khasiat biji seledri terhadap manusia masih minim, maka harus lebih ditelusuri.

4. Uncaria rhynchophylla

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga Jaheherbies-herbs.com

Pengobatan tradisional Tiongkok sering menggunakan tanaman Uncaria rhynchophylla atau Gou-Teng atau Chotoko untuk mengobati hipertensi. Tanaman ini memiliki senyawa berkhasiat seperti hirsutine dan rhynchophylline. Keduanya bertindak sebagai antagonis kalsium alami.

Selain antagonis kalsium alami, sebuah penelitian di Tiongkok yang dimuat dalam jurnal PLOS One tahun 2015 menyatakan bahwa kandungan dalam tanaman ini juga memproduksi nitrogen monoksida yang membuat pembuluh darah lebih relaks, sehingga dapat menurunkan tekanan darah memperlancar peredarannya.

5. Brahmi

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga JaheBrahmi. commons.wikimedia.org/Forest & Kim Starr

Tumbuh di Asia Selatan, tanaman brahmi (Bacopa monnieri) kerap dipakai dalam pengobatan ayurweda untuk mengobati beberapa kondisi kesehatan, salah satunya adalah hipertensi. Namun, efeknya pada manusia masih rancu. Oleh karena itu, khasiat Brahmi terhadap hipertensi masih harus dikaji lebih lanjut.

Menurut riset pada hewan di India dalam Journal of Ethnopharmacology tahun 2011, brahmi ditemukan dapat dapat merilis nitrogen monoksida untuk membuat pembuluh darah lebih relaks, sehingga tekanan darah sistolik dan diastolik menurun.

6. Bawang putih

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga Jaheunsplash.com/Mike Kenneally

Bukan rahasia lagi bahwa bawang putih memiliki khasiat untuk jantung. Malah, berbagai penelitian menunjukkan bahwa bawang putih hampir sama ampuhnya dengan pengobatan untuk penyakit jantung itu sendiri.

Menurut penelitian di Meksiko dalam jurnal Oxidative Medicine & Cellular Longevity tahun 2016, bawang putih mengandung senyawa organosulfur alisin yang dapat melancarkan peredaran darah dan membuat pembuluh darah relaks, sehingga baik untuk hipertensi.

Selain itu, pada penelitian di Australia pada 2020 yang meninjau 12 studi, melibatkan lebih dari 550 pasien hipertensi, menyatakan bahwa konsumsi bawang putih mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik, masing-masing hingga 8,3 mmHg dan 5,5 mmHg.

7. Thyme

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga Jahepixabay.com/Sinason

Kaya rasa dan sering digunakan sebagai bumbu masakan, daun thyme ternyata memiliki khasiat untuk kesehatan jantung. Salah satu senyawa yang berguna dalam daun thyme adalah asam rosmarinik.

Menurut penelitian di Tiongkok yang berjudul "A Review of the Anti-Inflammatory Effects of Rosmarinic Acid on Inflammatory Diseases" dalam jurnal Frontiers in Pharmacology tahun 2020, asam rosmarinik dikaitkan dengan mengobati inflamasi, diabetes, dan memperlancar aliran darah.

Ternyata, asam rosmarinik diketahui dapat meredakan hipertensi juga. Selain itu, menurut penelitian pada hewan di Brasil yang diterbitkan dalam jurnal Phytomedicine tahun 2018, asam rosmarinik juga dapat meredakan hipertensi dengan bertindak sebagai ACE inhibitor alami. Dengan menghambat ACE, pembuluh darah bisa relaks sehingga tekanan darah menurun.

8. Kayu manis

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga Jahe123RF

Kayu manis adalah rempah yang berasal dari bagian dalam kulit pohon genus Cinnamomum. Selama berabad-abad, kayu manis telah digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk mengobati penyakit jantung, termasuk hipertensi. Menurut beberapa penelitian pada hewan, kayu manis dapat membuat pembuluh darah lebih relaks.

Pada sebuah tinjauan 9 studi tahun 2020 yang melibatkan 640 partisipan, ditemukan bahwa rempah ini dapat mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik masing-masing 6,2 mmHg dan 3,9 mmHg.

9. Jahe

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga Jahechatelaine.com

Serbaguna dan sering digunakan dalam pengobatan herbal, jahe daat meningkatkan kesehatan jantung, mencakup sirkulasi darah, kadar kolesterol, dan tekanan darah. Baik studi hewan dan manusia sama-sama menunjukkan bahwa jahe berfungsi sebagai ACE inhibitor dan antagonis kalsium untuk mencegah hipertensi.

Menurut sebuah studi yang melibatkan lebih dari 4.000 orang di Tiongkok berjudul "Evaluation of daily ginger consumption for the prevention of chronic diseases in adults" dalam jurnal Nutrients tahun 2017, mengonsumsi jahe dengan takaran 2-4 gram per hari dapat memperkecil risiko hipertensi. Sering dijadikan pelengkap masakan atau minuman, jahe benar-benar menyehatkan!

10. Kapulaga

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga Jahepixabay.com/Ludmila Albor

Kapulaga juga memiliki antioksidan yang baik untuk tekanan darah. Menurut sebuah studi di India dalam Indian Journal of Biochemistry and Biophysics tahun 2009, mengonsumsi bubuk kapulaga sebanyak 3 gram setiap hari dapat menurunkan tekanan darah hingga ke ambang normal.

Sementara itu, tes tabung reaksi dan hewan menunjukkan bahwa kapulaga memiliki peran sebagai antagonis kalsium dan diuretik untuk mencegah hipertensi. Sekadar penjelasan, diuretik berarti mencegah penumpukan cairan melalui buang air kecil. Namun, penelitian yang lebih detail masih harus dilakukan terhadap efek kapulaga terhadap hipertensi.

10 Rempah Masakan untuk Mengobati Hipertensi, Kayu Manis hingga Jahefreepik.com/senivpetro

Kesimpulannya, bahan-bahan yang kaya antioksidan serta berperan secara alami sebagai antagonis kalsium dan ACE inhibitor dikatakan dapat membuat pembuluh darah relaks dan mencegah tekanan darah naik. Dengan tekanan darah yang normal, kamu pun bisa terhindar dari komplikasi akibat tekanan darah yang tak terkontrol.

Itulah 10 rempah herbal untuk membantu mengobati hipertensi, selain pengobatan utama dari dokter. Namun, seimbangkan dengan pola makan bergizi, olahraga rutin, dan istirahat cukup. Yang tak kalah penting, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya sebagai bagian dari terapi hipertensi.

Baca Juga: 11 Cara Mengontrol Tekanan Darah Tinggi Secara Efektif Tanpa Obat

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya