Comscore Tracker

Minyak Kayu Putih Bisa Mencegah COVID-19? Simak Faktanya!

Jangan langsung percaya begitu saja

Belakangan ini marak beredar kabar bahwa kalung dengan bahan Eucalyptus atau kayu putih diklaim ampuh mencegah COVID-19. Kalung itu rencananya bakal diproduksi oleh Kementerian Pertanian.

Kabar itu menuai pro dan kontra di masyarakat. Banyak orang yang tidak setuju, sebab menganggap kalung itu tidak didukung penelitian kesehatan yang kuat.

Seiring kabar itu, beredar pula informasi yang menyebut minyak kayu putih bisa mencegah penularan COVID-19. Benarkah demikian? Simak fakta-fakta berikut ini!

1. Minyak kayu putih punya kandungan yang ampuh untuk penyakit pernapasan

Minyak Kayu Putih Bisa Mencegah COVID-19? Simak Faktanya!Ilustrasi minyak kayu putih (IDN Times/Aryodamar)

Minyak kayu putih dibuat dari bahan ekstrak daun dan ranting pohon kayu putih, yang bernama ilmiah Melaleuca leucadendra. Tanaman ini banyak ditemui di Indonesia bagian timur. Minyak kayu putih bisa dijadikan sebagai pengobatan herbal, untuk membuat tubuh menjadi lebih rileks.

Dikutip dari artikel di laman Institut Pertanian Bogor berjudul “Prof Hanny Wijaya Bicara Potensi Minyak Kayu Putih untuk Cegah COVID-19”, minyak kayu putih mengandung senyawa aktif 1,8 sineol dengan kadar yang cukup tinggi yakni sebesar 47,61 persen. Senyawa aktif yang juga dikenal dengan sebutan cajuputol itu ampuh mengatasi anti-inflamasi dari infeksi penyakit yang menyerang saluran pernapasan, seperti asma.

2. Tak terkecuali untuk mengatasi infeksi virus influenza

Minyak Kayu Putih Bisa Mencegah COVID-19? Simak Faktanya!Produk Eucalyptus Kementan untuk Anti Virus Corona (Dok. IDN Times/Kementan)

Menurut artikel yang sama, Prof Hanny menyebut senyawa pada minyak kayu putih bisa mencegah infeksi virus influenza penyebab pneumonia. Dengan mengutip studi Eucalyptol (1,8-cineole) from Eucalyptus Essential Oil a Potensial Inhibitor of COVID-19 Corona Virus Infection by Molecular Docking Studies Prof Hanny menyimpulkan bahwa minyak kayu putih memiliki potensi pencegahan itu jika disejajarkan dengan minyak ekaliptus.

Penelitian terhadap minyak ekaliptus, yang komposisi senyawa terkandungnya mirip dengan minyak kayu putih, seperti yang dilaporkan baru-baru ini oleh Balitbang Pertanian memiliki kemampuan untuk membunuh 80-100 persen virus corona model. Menurut Dewan Atsiri Indonesia, minyak kayuputih dan minyak ekaliptus didefiniskan serupa, yaitu sebagai minyak yang mengandung 1,8 cineole (sineol). Minyak kayu putih, seperti halnya minyak eukaliptus, memang kaya akan 1,8-sineol," ujar Prof Hanny yang terkutip dalam artikel tersebut.

Baca Juga: Diprediksi Selesai Akhir 2021, Ini 6 Info Perkembangan Vaksin COVID-19

3. Namun demikian, masih ada banyak pertanyaan yang harus dihadapi sebelum bisa memastikan minyak kayu putih ampuh mencegah COVID-19

Minyak Kayu Putih Bisa Mencegah COVID-19? Simak Faktanya!baliplus.com

Meski ada jurnal ilmiah yang mendukung kemampuan minyak kayu putih, tapi soal itu masih perlu dipertanyakan. Sebab belum ada studi uji coba minyak kayu putih pada virus SARS-CoV-2, yang merupakan varian berbeda dari influenza.

"Kalau toh dia punya, misalnya dia pernah mencoba itu sebagai antivirus, digunakan untuk virus apa? Saya yakin itu bukan virus Corona (COVID-19), karena yang mempunyai isolat virus SARS-COV-2 hingga saat ini di Indonesia belum ada," tegas Profesor Amin Soebandrio — Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, lewat pernyataannya yang tersebar, yang ternyata disampaikan pada Mei 2020 lalu ketika dikonfirmasi oleh IDN Times .

Selain itu, ketika dicek kembali, jurnal yang dijadikan pendukung pernyataan Prof Hanny sendiri tertulis “not peer-reviewed” yang berarti jurnal ilmiah tersebut perlu dikaji ulang kembali. Perlu beberapa waktu lebih untuk bisa diketahui fakta keampuhan minyak kayu putih ini.

"Kita tunggu laporan ilmiah hasil uji lab atau uji klinik," ujar Prof Amin ketika ditanya kembali mengenai isu ini.

4. Bahkan pembuatan antivirus COVID-19 saja tidak semudah itu

Minyak Kayu Putih Bisa Mencegah COVID-19? Simak Faktanya!healtheuropa.eu

Selain minyak kayu putih ramai disebut-sebut, ada banyak bahan lain yang juga diklaim ampuh sebagai obat pencegah COVID-19. Contohnya Hydroxychloroquine.

Faktanya, walaupun ada upaya repurposed drug atau penggunaan kembali obat yang sudah ada untuk tujuan baru, sejauh ini belum ada yang terbukti ampuh melawan dan menjadi obat penyembuh COVID-19.

Bahkan untuk antivirus yang sedang dikembangkan oleh Eijkman Institute, dibutuhkan waktu setidaknya satu hingga dua tahun untuk bisa benar-benar sempurna. Semua itu disampaikan oleh Prof Amin sendiri ketika melakukan webinar yang membahas perkembangan antivirus Corona pada Jumat, 5 Mei 2020 lalu.

5. Pertanyakanlah isu-isu macam ini

Minyak Kayu Putih Bisa Mencegah COVID-19? Simak Faktanya!beppegrillo.it

Bukan hanya minyak kayu putih saja yang pernah dilaporkan punya keampuhan melawan COVID-19. Ada banyak obat lain. Sebelum kamu percaya lebih lanjut, ada baiknya kamu mempelajari baik-baik apakah benar demikian. Masalah kesehatan yang ilmiah tidak bisa hanya dilandasi hanya pernyataan dan praduga saja, tetapi juga data yang kuat dan sekiranya sudah benar-benar teruji berulang kembali.

Memang hal ini tidak menyangkal jika minyak kayu putih bisa berpotensi menjadi pencegah COVID-19, tapi jika kamu mendapati adanya kasus seperti ini cobalah untuk memeriksanya dengan mencari dan membaca beberapa jurnal kesehatan yang terkait masalah tersebut. Jika perlu, cobalah berkonsultasi dengan pakar kesehatan atau dokter yang terpercaya.

Mari dilihat saja apakah ke depannya minyak kayu putih benar-benar ampuh untuk masalah wabah ini. Selama pandemik belum berakhir, selalu taati saja protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

Baca Juga: Waspadai 5 Faktor Risiko yang Memperburuk COVID-19

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya