Comscore Tracker

Ini Efek dan Dampak Jika Kamu Sahur Mi Instan untuk Puasa

Hati-hati, jangan sampai berefek buruk pada kesehatanmu

Mi instan begitu populer di Indonesia. Banyak orang yang menjadikannya sebagai makanan favorit, karena rasanya yang dianggap enak serta penyajian yang praktis.

Karena mudah disajikan plus tidak makan waktu, mi instan sering dijadikan menu untuk sahur di bulan Ramadan. Apalagi bagi orang yang tidak sempat masak karena sudah keburu imsak.

Tapi faktanya, hanya mengonsumsi mi instan saat sahur tidak dianjurkan demi kesehatan. Simak alasannya di bawah ini.

1. Mi instan mengandung karbohidrat sederhana

Ini Efek dan Dampak Jika Kamu Sahur Mi Instan untuk Puasascmp.com

Kamu sebaiknya tahu asupan gizi yang terkandung di dalam mi instan. Meski tak tercantum pada Nutrition Facts yang di kemasannya, mi instan mengandung zat utama berupa karbohidrat sederhana.

Karbohidrat terbagi dua macam, yakni sederhana dan kompleks. Menurut Everyday Health, karbohidrat sederhana kerap diasosiasikan sebagai karbohidrat buruk. Itu karena pada dasarnya merupakan gula, asupan yang tidak boleh dikonsumsi berlebihan.

Berbagai lembaga kesehatan sudah tidak merekomendasikan kita sering mengonsumsi mi instan. Apalagi dalam jumlah yang berlebih. Simak penjelasan lebih lengkap di bawah.

2. Mengonsumsi karbohidrat sederhana cuma membuatmu kenyang sementara

Ini Efek dan Dampak Jika Kamu Sahur Mi Instan untuk Puasathebest-1.com

Karbohidrat sederhana pada mi instan merupakan sumber energi. Seperti dijelaskan US National Institutes of Health, bahwa zat ini dalam proses pencernaan akan dileburkan menjadi gula, yang terdiri dari glukosa, galaktosa, dan fruktosa. Semua disimpan di hati sebagai sumber energi.

Meski begitu, proses peleburan terjadi cukup singkat karena kandungannya cuma gula. Tidak ada kandungan serat dan zat lain penyerta. Itu sebabnya tubuh akan mudah lapar jika mengonsumsi mi instan. Hal yang mengganggu saat puasa.

“Kamu akan mendapati dirimu merasa lapar lebih cepat daripada yang kamu bayangkan setelah mengonsumsi karbohidrat ini yang rendah dalam serat, atau ketika mengonsumsi karbohidrat olahan (termasuk mi instan),” kata E. Susannah Southern, ahli nutrisi  University of North Carolina kepada Pop Sugar.

Baca Juga: 8 Cara Mudah Menurunkan Berat Badan Saat Puasa Ramadan, Pasti Berhasil

3. Kalori mi instan lebih tinggi daripada nasi

Ini Efek dan Dampak Jika Kamu Sahur Mi Instan untuk Puasaanakui.com

Tidak hanya memberikan sensasi kenyang sementara, mi instan juga tinggi akan kalori, lho. Bahkan jumlahnya melampaui kalori yang dikandung oleh nasi. 

Jelas saja, satu porsi mi instan dengan berat 70 gram mengandung sekitar 380 kalori. Sementara nasi dengan berat yang sama hanya mengandung sekitar 92 kalori. Dengan kata lain, kalori yang dikandung mi instan bisa mencapai empat kali lipat dari nasi.

Semakin tinggi kalori, semakin cepat makanan tersebut membuat kita gemuk. Jika kamu mengonsumsinya setiap sahur, berat badan akan lebih sulit dikontrol.

4. Mi instan bisa membuat kita lebih haus daripada biasanya

Ini Efek dan Dampak Jika Kamu Sahur Mi Instan untuk Puasamarkbuchanan.net

Ternyata dampak buruk makan mi instan saat sahur tidak cukup sampai di situ saja. Makanan ini juga bisa membuat kita lebih haus daripada biasanya, lho. Ini karena mi instan mengandung sodium atau garam yang tinggi. Terlebih lagi, ada kandungan MSG juga di dalamnya. 

Dilansir dari How Stuff Works, seperti ini skemanya. Garam yang masuk ke dalam pencernaan kita akan diserap oleh pembuluh darah. Ketika jumlahnya berlebihan, tubuh akan merasakan adanya ketidakseimbangan. 

Garam yang ada di darah kita akan menarik cairan yang tersimpan di dalam sel di sekitarnya. Di saat itulah, otak menerima sinyal yang mengisyaratkan bahwa sel sedang dehidrasi. Tubuh pun meresponsnya dengan merasa haus. 

5. Tip untuk kamu yang tetap ingin makan mi instan saat sahur

Ini Efek dan Dampak Jika Kamu Sahur Mi Instan untuk Puasathestingyvegan.com

Nah, sekarang kamu sudah tahu bahwa konsumsi mi instan di saat sahur sebenarnya tidak disarankan. Namun untuk kamu yang tetap ingin memakannya, sah-sah saja kok. Akan tetapi kamu harus mengiringinya dengan asupan lain yang lebih bernutrisi. Misalnya dengan menambahkan sayur-sayuran, ayam, daging, telur, dan lain sebagainya. 

Setelah makan mi instan, pastikan kamu minum banyak air agar nantinya kamu tidak mudah merasa haus. Selain itu, jangan lupa juga untuk tetap makan buah-buahan, ya. Selain mengandung serat yang bisa menjaga rasa kenyang, buah juga kaya akan air dan mineral yang dibutuhkan tubuh. 

Intinya, tubuh kita membutuhkan banyak nutrisi ketika sahur agar siap untuk berpuasa. Bukan hanya karbohidrat, kamu juga harus mencukupi kebutuhan protein, lemak, serat, vitamin, serta mineral juga. 

Maka dari itu, sebisa mungkin pilih alternatiif lain yang lebih sehat daripada mi instan. Namun jika kamu terpaksa harus makan mi instan, kamu bisa ikuti tip di atas, ya!

Baca Juga: 11 Cara Menghilangkan Mual saat Puasa, Alami tapi Ampuh

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya