Comscore Tracker

Ini Kebiasaan Makan Nabi Muhammad saat Sahur dan Buka Puasa

Kebiasaan sehat Rasulullah saat puasa ini bisa kamu tiru

Umat Muslim selalu menunggu datangya bulan Ramadan. Ini momen untuk beribadah dan berlomba-lomba dalam kebaikan, salah satunya dengan menunaikan puasa.

Selama Ramadan, ada momen yang khas, yakni waktu sahur dan iftar alias berbuka. Sahur dianjurkan untuk makan dan minum sebagai bekal berpuasa. Sedangkan iftar jadi pembatal puasa di petang hari.

Untuk menambah pahala dan kekhusyukan, umat Islam disarankan untuk mencontoh kebiasaan Nabi Muhammad SAW. Beliau memiliki pola makan yang sehat untuk sahur dan berbuka puasa. Berikut ini penjabaran mengenai apa saja yang dikonsumsi Rasulullah saat menjalankan puasa Ramadan!

1. Kurma adalah makanan favorit Nabi Muhammad SAW saat sahur

Ini Kebiasaan Makan Nabi Muhammad saat Sahur dan Buka Puasailustrasi kurma (freepik.com/8photo)

Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan sahur sebagai salah satu ibadah sunah. Menurut salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Rasulullah memiliki terbiasa makan kurma di waktu sahur.

Kurma merupakan makanan yang tepat buat sahur. Dikutip dari laman Health, buah ini punya kandungan kalori, serat, dan karbohidrat yang cukup untuk memberikan energi pada tubuh. Memakannya bikin tubuh merasa kenyang lebih lama, karena kurma termasuk sumber karbohidrat kompleks.

Kurma juga kaya akan berbagai nutrisi lain, seperti antioksidan, vitamin B, C, dan K, kalsium, zat besi, dan sebagainya. Makan kurma saat Ramadan juga bisa membantumu menjaga berat badan. Sebab kurma kaya akan serat, tetapi tidak mengandung pemanis tambahan.

2. Jangan lupa perbanyak minum air putih saat sahur

Ini Kebiasaan Makan Nabi Muhammad saat Sahur dan Buka Puasailustrasi minum air putih (pexels.com/Lisa Fotios)

Nabi Muhammad SAW memperbanyak minum air putih selain makan kurma di waktu sahur. Rasulullah menyarankan kita setidaknya minum air jika tidak terbiasa bangun sebelum subuh untuk makan.   

Minum air penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa. Kamu bisa menerapkan pola 2-4-2, yaitu minum minimal dua gelas air saat buka puasa, empat gelas setelah tarawih, dan dua gelas berikutnya saat sahur.

Baca Juga: 7 Buah-buahan Rekomendasi Nabi Muhammad SAW, Sunah yang Kaya Khasiat

3. Nabi Muhammad SAW biasa makan kurma untuk membatalkan puasa

Ini Kebiasaan Makan Nabi Muhammad saat Sahur dan Buka Puasailustrasi kurma (freepik.com/azerbaijan_stocker)

Kurma kayaknya termasuk menu yang harus ada di meja makan Nabi Muhammad SAW. Hadis yang diriwayatkan Abu Daud menyebutkan bahwa Rasulullah selalu mengakhiri puasanya dengan kurma yang masih segar.

Jika tidak ada kurma segar, Rasulullah akan mengambil kurma kering. Namun jika tidak ada, beliau minum air putih lalu menjalankan salat Magrib.

Ini membuktikan bahwa kurma sangat penting dalam ibadah puasa Nabi Muhammad SAW. Jika ditinjau dari perspektif kesehatan, buah yang berasal dari Timur Tengah tersebut memang bagus untuk berbuka puasa karena beberapa alasan.

Mengutip laman The Spruce Eats, alasan pertama adalah kurma merupakan makanan yang mudah dicerna. Tubuh bisa mengubahnya menjadi energi dengan cepat. Selain itu, mengonsumsi kurma setelah berpuasa seharian juga mampu mengembalikan gula darah kembali normal. 

Alasan kedua, kurma adalah buah yang mengandung banyak serat. Mengonsumsinya akan mencegahmu untuk makan berlebihan saat berbuka puasa. Dengan begitu, berat badan terjaga dan kamu tidak mudah sakit. 

4. Variasi makanan lain yang sering dikonsumsi Nabi Muhammad SAW untuk berbuka puasa

Ini Kebiasaan Makan Nabi Muhammad saat Sahur dan Buka Puasailustrasi makanan yang disukai Nabi Muhammad SAW (eatrightforlifeonline.com)

Setelah membatalkan puasa dengan kurma dan menunaikan salat Magrib. Nabi Muhammad SAW akan makan lagi untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh. Beliau tidak pernah memilih-milih makanan dan selalu menyantap apa yang ada. Akan tetapi, berikut ini beberapa jenis makanan yang sering dikonsumsinya:

  • Buah-buahan seperti delima, fig atau buah tin, zaitun, anggur, dan melon;
  • Aneka sayuran seperti labu, zukini, bit, timun, dan lain-lain;
  • Daging domba;
  • Madu;
  • Susu;
  • Kacang-kacangan.

Makanan-makanan di atas mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak sering mengonsumsi daging. Beliau lebih menyukai makanan yang terbuat dari tumbuhan. 

Kebiasaan makan daging terlalu berlebihan memang tidak dianjurkan. Dilansir Mayo Clinic, berbagai riset telah membuktikan bahwa terlalu banyak makan daging bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, dan berbagai penyakit lainnya. 

5. Ingat, jangan makan berlebihan saat berbuka puasa!

Ini Kebiasaan Makan Nabi Muhammad saat Sahur dan Buka Puasailustrasi laki-laki makan berlebihan (mensbestprimarycare.com)

Terakhir, Nabi Muhammad SAW menyarankan agar kita tidak makan berlebihan, terutama saat berbuka puasa. Menurut salah satu hadis, perut sebaiknya dibagi menjadi sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara. 

Selain meningkatkan berat badan, makan berlebihan bisa membawa berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Berikut ini di antaranya:

  • Meningkatkan kadar lemak dalam tubuh;
  • Meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, hingga stroke;
  • Membuat otak lebih cepat menua;
  • Menghambat kerja sistem pencernaan sehingga perut kembung;
  • Memperlambat metabolisme tubuh. 

Jadi seperti itulah kebiasaan makan serta apa saja yang dikonsumsi oleh Nabi Muhammad SAW untuk sahur dan berbuka puasa. Kebiasaan tersebut sangat mudah untuk dicontoh dan akan membuat tubuh lebih sehat. Selamat mencoba, ya!

Baca Juga: 7 Jenis Sayuran Favorit Nabi Muhammad SAW, Tercatat dalam Hadis

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya