Comscore Tracker

Dear Kaum Rebahan, Ini 9 Dampak Buruk Jika Kamu Jarang Bergerak

Sebaiknya tetap lakukan aktivitas fisik di rumah

Selama pandemik COVID-19, sebagian orang memusatkan semua kegiatannya di rumah. Anak-anak sekolah belajar secara daring, begitu pun pekerja yang work from home (WFH).

Beraktivitas di rumah mendorong orang jadi lebih sering rebahan. Entah itu main smartphone di kasur, mendengarkan kuliah di sofa, atau bekerja sambil tengkurap.

Padahal sering rebahan membuat tubuh kita mengalami fase sedentary lifestyle, yakni tidak aktif melakukan kegiatan fisik. Terutama jika kamu tidak berolahraga sama sekali.

Gaya hidup seperti itu sebenarnya tidak baik buat kesehatan. Ada beberapa dampak buruk jika kamu sering rebahan dan jarang bergerak. Simak penjelasannya berikut ini!

1. Kamu selalu ingin makanan yang tidak sehat

Dear Kaum Rebahan, Ini 9 Dampak Buruk Jika Kamu Jarang Bergerakthenypost.com

Tubuh orang yang rajin berolahraga mengalami transfer effect, yaitu semacam keinginan memperbaiki diri di aspek lainnya. Salah satunya, keinginan agar selalu menjaga pola makan.

Sebaliknya, orang yang tidak aktif bergerak bakal mengalami sedentary lifestyle.  Menurut studi yang diterbitkan MPDI pada tahun 2018, orang yang malas gerak biasanya juga punya pola makan tidak sehat. 

Kebiasaan rebahan dan menjadi couch potato tentu lebih lengkap dengan makanan-makanan ringan, kan? Contohnya cokelat, keripik, junk food, dan lain-lain. Ini akan memberikan dampak buruk yang dobel untuk tubuhmu. 

2. Sulit tidur

Dear Kaum Rebahan, Ini 9 Dampak Buruk Jika Kamu Jarang Bergerakazureedge.net

Aktif bergerak, terutama berolahraga, membuat tidur lebih berkualitas. Menurut penjelasan National Sleep Foundation Amerika Serikat, kondisi itu dipengaruhi oleh suhu tubuh yang meningkat beberapa derajat serta tubuh yang mendapatkan sinar matahari cukup.

Sebaliknya, jarang bergerak membuatmu sulit tidur. Menurut laman Healthline, gaya hidup ini bisa memicu insomnia, lho. Padahal tidur adalah saat yang penting bagi sel-sel meregenerasi dan meningkatkan kinerja sistem imun.

3. Meningkatkan risiko obesitas

Dear Kaum Rebahan, Ini 9 Dampak Buruk Jika Kamu Jarang Bergerakstudyfinds.org

Rebahad sambil nonton video streaming bisa berdampak buruk pada berat badanmu. Jika tidak segera berubah, kamu tidak bisa mencegah kenaikan berat badan.

Sebuah studi tahun 2017 dari International Journal of Obsesity mengungkapkan bahwa semakin lama waktu yang dihabiskan untuk bermalas-malasan, semakin besar pula ukuran lingkar pinggang seseorang. Ini tandanya orag malas gerak punya risiko obesitas yang tinggi.

4. Otot menyusut

Dear Kaum Rebahan, Ini 9 Dampak Buruk Jika Kamu Jarang Bergerakbuoyhealth.imgix.net

Percayakah kamu, otot yang jarang digunakan akan cepat menyusut. Jika kita jarang bergerak, otot tubuh tidak terlatih sehingga terjadi penurunan fungsi.

Studi BioMed Central pada tahun 2015 mengungkapkan bahwa jika dalam seminggu kita benar-benar tidak bergerak, massa otot bisa berkurang hingga 40 persen. Tentu, akibatnya adalah tubuh jadi lebih lemah dan mudah lelah daripada biasanya.

Baca Juga: Ini 7 Jenis Makanan yang Bisa Membantumu Buang Air Besar, Lancar deh!

5. Metabolisme tubuh melambat

Dear Kaum Rebahan, Ini 9 Dampak Buruk Jika Kamu Jarang Bergerakanubhavsrivastava.com

Metabolisme tubuh adalah proses di mana gizi dari makanan diserap dan diubah menjadi energi. Ini merupakan proses dasar yang sangat penting untuk tubuh. Salah satu untuk memperlancarnya adalah dengan bergerak secara aktif dan berolahraga.

Lalu apa yang terjadi jika kita terlalu banyak rebahan? Proses metabolisme jadi lebih lambat daripada biasanya.

Otot yang menyusut, lemak tubuh semakin banyak akan menghambat proses tersebut. Akibatnya, tubuh terasa lemas walaupun tidak melakukan apa-apa.

6. Melemahkan jantung

Dear Kaum Rebahan, Ini 9 Dampak Buruk Jika Kamu Jarang Bergerakyulio.com

Jantungmu membutuhkan aktivitas fisik supaya optimal memompa darah ke seluruh tubuh. Jika kamu tidak aktif, kondisi jantungmu bisa melemah, seperti otot.

Menurut studi yang dipublikasikan oleh Circulation Research tahun 2019, sedentary lifestyle adalah salah satu faktor risiko terbesar dari penyakit jantung dan kematian. 

7. Tulang pun melemah

Dear Kaum Rebahan, Ini 9 Dampak Buruk Jika Kamu Jarang Bergeraklsaglobal.com

Olahraga dengan intensitas tinggi memang bisa meningkatkan risiko cedera tulang dan sendi. Namun jangan salah, tidak berolahraga juga membahayakan tulangmu.

Gaya hidup seperti itu akan mempercepat pengeroposan, terutama pada wanita yang memang lebih rentan. Sebaliknya, berolahraga dua hingga tiga kali seminggu bisa menjaga massa tulang dan fleksibilitasnya, menurut laman American College of Sports Medicine.

8. Buruk untuk kesehatan mental

Dear Kaum Rebahan, Ini 9 Dampak Buruk Jika Kamu Jarang Bergeraknetdna-ssl.com

Terus rebahan tak hanya berdampak secara fisik. Kebiasaan buruk itu juga memicu risiko pada kesehatna mental. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity tahun 2018 mengungkapkan bahwa  rebahan atau bermalas-malasan lebih dari tiga jam sehari akan meningkatkan gejala-gejala depresi. 

Sebaliknya, ternyata berolahraga justru akan membuat kita bahagia karena otak akan mengeluarkan hormon dopamin dan serotonin. Keduanya berkaitan erat dengan rasa senang.

9. Meningkatkan risiko mati muda

Dear Kaum Rebahan, Ini 9 Dampak Buruk Jika Kamu Jarang Bergerakmedicalnewstoday.com

Iya, benar. Tidak aktif bergerak akan meningkatkan risiko mati muda. Bagaimana bisa? Ini memungkinkan untuk terjadi karena ada banyak penyakit yang dipicu oleh kebiasaan tersebut. Berikut ini beberapa di antaranya, dilansir dari Medline Plus:

  • Obesitas;
  • Hipertensi;
  • Penyakit jantung;
  • Diabetes;
  • Stroke;
  • Kolesterol tinggi;
  • Gangguan metabolisme;
  • Kanker usus besar, payudara, dan rahim;
  • Osteoporosis, dan lain-lain.

Nah, kamu gak mau mengalami semua hal yang disebutkan di atas, kan? Makanya jangan rebahan terus. Walaupun kamu tidak menyukainya, usahakan untuk berolahraga setiap hari.

Luangkan saja waktu 30 hingga 60 menit. Lakukan gerakan-gerakan ringan seperti stretching, yoga, atau jogging keliling kompleks rumahmu. Masih ada waktu untuk berubah, yuk, biasakan mulai dari sekarang!

Baca Juga: Gak Mau Kan Masuk Penjara? Makanya, Hindari Buat Komentar Seperti Ini

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya