Comscore Tracker

Hindari 7 Kesalahan Berolahraga saat Pandemi COVID-19

Salah-salah, sistem kekebalan tubuh bisa menurun

Saat ini kamu dianjurkan untuk tetap berada di rumah untuk mencegah penularan COVID-19. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengonfirmasi kalau penyakit akibat virus corona tergolong pandemi,  di mana semua orang bisa terinfeksi virus yang satu ini. 

Penting menjaga kebugaran tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Salah satunya dengan rajin berolahraga. Namun, ada kesalahan dalam berolahraga yang berdampak menurunnya sistem kekebalan tubuh. Tubuh bukannya fit, tapi malah rentan.

Catat kesalahan yang harus dihindari dalam berolahraga di tengah pandemi.

1. Latihan fisik dengan intensitas tinggi

Hindari 7 Kesalahan Berolahraga saat Pandemi COVID-19mathiasmethod.com

Sebagian orang memaksakan diri berolahraga dengan intensitas tinggi agar dampaknya lebih terasa. Misalnya melakukan push up, berlari, atau bermain bola. 

Di situasi normal, ini tidak masalah. Tapi tidak halnya di masa pandemi. Seorang kandidat Master di Ilmu Kesehatan Olahraga Universitas Airlangga bernama Ido Nur Abdulloh mengatakan, olahraga intensitas tinggi bisa meningkatkan risiko tubuh terpapar infeksi.

Setelah berolahraga intensitas tinggi, tubuh mengalami periode yang disebut 'open window'. Dikutip dari Journal of Science and Medicine Sport, selama 3 hingga 84 jam, kondisi tubuh dalam imunitas rendah sehingga rentan terserang penyakit. 

Sebaiknya lakukan latihan fisik dengan intensitas rendah di rumah, misalnya senam aerobik atau lompat tali. Latihan yang tidak terlalu berat bisa meningkatkan fungsi imun.

2. Latihan aerobik melebihi batas

Hindari 7 Kesalahan Berolahraga saat Pandemi COVID-19unsplash/Bruce Mars

Umumnya, kamu dianjurkan latihan aerobik dengan waktu sekitar 30-45 menit saja. Tidak usah melakukannya di atas 60 menit seperti atlet.

Kamu bisa melakukan latihan aerobik di dalam maupun di luar rumah. Tapi tetap pastikan kamu telah menjalankan prinsip jaga jarak, menghindari keramaian, serta menghindari sentuhan.

Pastikan juga tubuh kamu dalam kondisi fit, jika ingin melakukan latihan aerobik. Ini yang bisa kamu lakukan di rumah:

  • Jalan cepat sekeliling rumah;
  • Naik-turun tangga di dalam rumah selama 10-15 menit. Lakukan ini 2-3 kali dalam sehari;
  • Dancing alias menari;
  • Lompat tali;
  • Senam aerobik

3. Latihan kekuatan otot dengan intensitas tinggi

Hindari 7 Kesalahan Berolahraga saat Pandemi COVID-19acefitness.org

Hindari latihan mengangkat beban yang sangat berat. Latihan kekuatan otot seperti itu bisa membuatmu kelelahan dan melemahkan sistem imun. 

Untuk latihan crossfit, kamu harus menghentikannya selama masa pandemi karena intensitasnya amat berat. FYI, crossfit adalah latihan penguatan yang sebagian besar terdiri dari campuran latihan aerobik dan latihan beban tubuh

Sebagai gantinya, kamu bisa melakukan latihan kekuatan otot yang ringan, seperti quat, push up, atau lunges. 

Baca Juga: Tanpa Alat, Kekar dalam 6 Bulan dengan 6 Latihan Gerakan Mudah Ini

4. Terlalu lama diam atau dalam posisi statis

Hindari 7 Kesalahan Berolahraga saat Pandemi COVID-19Pixabay.com/jwvein-5584447

Tubuh harus terus bergerak untuk mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan. Termasuk dalam masa pandemi COVID-19 ini, jangan biarkan kamu hanya duduk diam saja. Kamu perlu sesekali melakukan peregangan.

Berdasarkan rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), hindari duduk sepanjang hari untuk melakukan peregangan setiap 2 jam sekali. Peregangan statis dapat dilakukan dengan menahannya selama 10-15 detik.

5. Kurang minum

Hindari 7 Kesalahan Berolahraga saat Pandemi COVID-19pexels.com/Daria Shevtsova

Kekurangan minum di saat sedang tidak ngapa-ngapain saja bisa membuat kamu dehidrasi, apalagi ketika sedang berolahraga. Kekurangan minum rupanya dapat meningkatkan risiko terkena COVID-19, maka dari itu kamu harus memastikan asupan cairan tercukupi sebelum, saat, dan sesudah latihan fisik. Selama berolahraga pun usahakan tidak memakai baju tebal agar keringat yang keluar tidak terlalu berlebih.

Untuk itu, kamu tidak boleh kekurangan minum selama olahraga baik saat pandemi COVID-19 maupun sedang tidak pandemi. Melansir Healthline, kalau kamu bosan minum air, kamu bisa mencoba berbagai minuman berasa lainnya.

Seperti susu cokelat untuk memulihkan otot kamu. Atau juga dengan minum air kelapa yang kaya akan elektrolit seperti potasium dan magnesium.

Demi memastikan kamu tidak kekurangan minum alias dehidrasi, kamu bisa memantaunya dengan 3 hal berikut:

  • Weight: Pantau berat badan sebelum dan sesudah olahraga. Bisa jadi yang banyak terbuang adalah air dan harus segera distabilkan. Rumus=1,5L x BB (berat badan) yang hilang;
  • Urine: 2-3 jam setelah olahraga, jika warna urin masih kuning tandanya masih dehidrasi. Ayo perbanyak minum;
  • Thrist: Jika tenggorokan kering dan terasa haus segera minum.

6. Merokok

Hindari 7 Kesalahan Berolahraga saat Pandemi COVID-19freepik.com/nensuria

Sebenarnya ini sudah menjadi rahasia umum di mana yang namanya merokok itu pasti tidak sehat. Akan tetapi, stop merokok menjadi semakin lebih urgent karena dapat menurunkan sistem pertahanan tubuh dalam melawan virus. Apalagi jika kamu latihan fisik intensitas tinggi di tengah pandemi ini, sudah imun melemah makin melemah lagi gara-gara merokok.

Kalau pun kamu tidak tahan untuk tidak merokok, pastikan ingat untuk tidak merokok 1
jam sebelum atau 2 jam setelah melakukan latihan fisik.  

7. Terlalu sedikit berolahraga

Hindari 7 Kesalahan Berolahraga saat Pandemi COVID-19womantalk.com

Seperti sudah dikatakan di atas bahwa kamu harus berolahraga setidaknya 30-45 menit sekali. Itu merupakan waktu normal atau cukup untuk menjaga kebugaran tubuh di tengah virus corona yang sedang melanda ini.

Oleh karena itu, jangan sampai kekurangan olahraga ya, cukup 2-3 kali dalam seminggu kok. Jangan rebahan melulu!

Itulah beberapa kesalahan dalam berolahraga di tengah pandemi COVID-19. Pastikan tubuh kamu mendapatkan asupan latihan yang cukup ya. Tidak perlu berlebihan, karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Pembaca bisa membantu kelengkapan perlindungan bagi para tenaga medis dengan donasi di program #KitaIDN: Bergandeng Tangan Melawan Corona di Kitabisa.com (http://kitabisa.com/kitaidnlawancorona

Baca Juga: 5 Gerakan Olahraga Simpel di Rumah Ini Bisa Memperkuat Sistem Imun

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya