Comscore Tracker

Jangan Makan Berlebih pada Idul Adha, Ini Plus Minus Daging Merah

Konsumsi daging secara bijak saat lebaran ya, guys!

Hari raya Idul Adha sudah tiba. Momen ini biasanya ditandai dengan masakan lezat dari daging kurban, bahkan secara cuma-cuma.

Namun, sering momen ini dijadikan ajang buat makan daging berlebihan atau sepuasnya. Memang daging merah bukan sesuatu yang jahat. Tapi mengonsumsinya secara berlebihan bisa menyebabkan gangguan pada tubuh.

Berikut ini plus minus menyantap daging merah. Semoga informasinya bermanfaat agar kamu bisa mengonsumsi daging sapi atau kambing secara bijak pas lebaran.

1. Meningkatkan energi

Jangan Makan Berlebih pada Idul Adha, Ini Plus Minus Daging Merahhealth.harvard.edu

Kita sebenarnya dianjurkan makan daging, terutama bagi anak kecil. Laporan dalam "Journal of Dietitians Australia" tahun 2007 menunjukkan salah satu alasannya, yakni daging merah banyak mengandung banyak protein, lemak, hingga vitamin dan mineral.

Kandungan itu penting karena menyuplai banyak energi bagi pertumbuhan anak. Belum lagi terdapat kandungan zat besi yang baik untuk menjaga tingkat energi.

2. Dapat memicu pertumbuhan kanker

Jangan Makan Berlebih pada Idul Adha, Ini Plus Minus Daging Merahusatoday.com

Ada hubungan antara daging merah dengan pertumbuhan kanker kolorektal atau usus besar. Itu diungkapkan studi berjudul “Red Meat and Colorectal Cancer” yang dirilis dalam jurnal medis "Oncology Reviews" tahun 2015.

Menurut studi, banyak mengonsumsi daging merah meningkatkan risiko terkena kanker hingga 20-30 persen. Konsumsi daging merah juga dihubungkan dengan pertumbuhan kanker lainnya karena dapat memproduksi zat yang bersifat karsinogenik (penyebab kanker).

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Jangan Makan Berlebih pada Idul Adha, Ini Plus Minus Daging Merahtrainright.com

Di samping dampak buruknya, kamu tetap disarankan mengonsumsi daging merah. Alasan lainnya adalah daging merah bisa meningkatkan sistem imun.

Artikel di Runner's World mengungkapkan bahwa kandungan zink dalam daging mendorong tingkat daya tahan tubuh. Menyantap daging merah juga mendorong perbaikan jika terdapat robekan kecil di jaringan otot.

4. Menyebabkan diabetes

Jangan Makan Berlebih pada Idul Adha, Ini Plus Minus Daging Merahtimesofindia.indiatimes.com

Diabetes bukan cuma diakibatkan konsumsi makanan manis dan gula yang berlebihan. Risiko yang sama juga datang dari daging merah.

Sebuah riset dari Harvard School of Public Health mengungkapkan soal kemungkinan peningkatan kanker hingga 50 persen jika makan daging merah berlebihan selama sekitar empat tahun.

Pada studi yang sama, peneliti juga menemukan bahwa mengurangi konsumsi daging merah bisa menurunkan risiko hingga 14 persen dalam kurun waktu 10 tahun.

Baca Juga: Kandungan Gizi Daging Unta,  Salah Satu Hewan Kurban di Timur Tengah

5. Meningkatkan metabolisme

Jangan Makan Berlebih pada Idul Adha, Ini Plus Minus Daging Merahhealth.clevelandclinic.org

Daging merah punya kandungan vitamin B12. Dilansir dari laman National Institutes of Health Inggris, vitamin B12 terikat dengan protein di dalam makanan. Bila kamu kekurangan vitamin ini, bisa terjadi anemia, kelelahan, lemas, hingga turunnya berat badan.

Melihat dari fungsinya itu, vitamin B12 erat kaitannya dengan metabolisme tubuh. Nah, dengan mengonsumsi daging merah secara cukup, maka metabolisme tubuh bisa lebih terjaga.

6. Dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke

Jangan Makan Berlebih pada Idul Adha, Ini Plus Minus Daging Merahtelegraph.co.uk

Walau mendatangkan banyak manfaat sehat, tapi kamu juga harus tahu bahwa kandungan kolesterol daging merah cukup tinggi. Konsumsi terlalu banyak bisa mengakibatkan penumpukan kolesterol, yang lama-lama bisa memicu penyakit jantung dan stroke. Risiko pun makin tinggi jika daging merah diolah dengan banyak santan dan minyak.

7. Meningkatkan kinerja otak

Jangan Makan Berlebih pada Idul Adha, Ini Plus Minus Daging Merahonline2blogs.blogspot.com

Seperti halnya ikan, daging merah juga mengandung asam lemak omega-3. Kandungan tersebut sangat baik untuk kinerja otak.

Dilansir dari CNN, kandungan omega-3 pada daging merah lebih banyak terdapat pada daging organik (hewan tidak disuntik antibiotik ataupun hormon, atau diberi makan bahan makanan organik) ketimbang yang nonorganik. Perbedaannya hingga 47 persen!

8. Dikaitkan dengan kematian di usia muda

Jangan Makan Berlebih pada Idul Adha, Ini Plus Minus Daging Merahslashgear.com

Sebuah studi berjudul “Cutting red meat-for a longer life” yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health dan terbit pada tahun 2012, menyebutkan bahwa daging merah bisa memperpendek usia seseorang.

Partisipan studi yang banyak makan daging merah meninggal dunia lebih cepat ketimbang orang-orang yang mengonsumsinya lebih sedikit. Penyebab kematiannya sendiri sering diasosiasikan dengan kanker dan penyakit kardiovaskular.

Kesimpulannya, makan daging merah tidak dilarang, tapi jangan mengonsumsinya secara berlebihan. Kalau konsumsinya bijak dan cara mengolahnya pun sehat, niscaya itu akan menjadikanmu sehat, bukan malah penyakitan.

Baca Juga: Apakah Aman Mengonsumsi Daging Merah bagi Pengidap Hipertensi?

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya