Comscore Tracker

4 Panduan Sukses Merintis Bisnis Dropship Tanpa Modal

Sasar peluang menjanjikan tanpa keluar banyak modal

Jakarta, IDN Times - Kamu yang belum punya modal sebenarnya juga bisa memulai bisnis. Caranya dengan dropship alias menjualkan produk yang dibuat orang atau suplier  melalui media online.

Pahami dulu bahwa konsep dropshipper berbeda dengan reseller. Seorang reseller harus punya stok barang untuk dijual sendiri ke pembeli. Sedangkan dropshipper cuma menjual produk orang tanpa menyediakan stok atau mengirimnya sendiri. Barang langsung dikirimkan oleh supplier.

Bisa dibilang dropship sebagai bisnis tanpa modal uang. Kamu cuma perlu bertugas promosikan produk dengan harga yang memberikanmu untung. Jadi, pembeli akan membayar langsung harga asli dari produk tersebut dan juga ongkos kirim (ongkir). Sisa dari biaya yang dibayar pembeli kemudian menjadi keuntungan kamu sendiri.

Tapi, untuk sukses berbisnis dropship juga tidak instan, lho! Simak tipsnya.

Baca Juga: Mau Jualan Online? Kenali Dulu Jenis-Jenis E-Commerce Ini

1. Pilih supplier terpercaya

4 Panduan Sukses Merintis Bisnis Dropship Tanpa ModalIDN Times/Shemi

Salah satu pertimbangan utama adalah memilih supplier terpercaya. Tapi sebelum itu, pastikan dulu kamu tahu produk apa yang kamu jual. Setelah itu pilih 

Ainul Luthfia Al Firda, seorang pebisnis dropship produk kain tenun (@Nikiwaetenun), mengatakan supplier terpercaya adalah kunci terpenting dalam bisnis dropship. Ia sendiri memilih supplier terpercaya dilihat dari cara komunikasi sang supplier terhadap pembelinya.

"Biasanya aku melihat cara dia bagaimana merespons konsumen baru, sopan santun melayani konsumen seperti apa. Kedua, unggahan-unggahan dia juga. Dia sering posting atau tidakk. Kalau sering otomatis dia supplier yang terpercaya," ujar Firda kepada IDN Times.

Kamu juga bisa memantau supplier dari marketplace. Apalagi beragam situs jual-beli di Indonesia sudah menyediakan fitur dropship. Cara itu memungkinkan supplier tak akan mencantumkan nama tokonya ketika mengirim produk kepada pembeli kamu. Sehingga kamu tak akan kehilangan pembeli.

Baca Juga: Cara Menjadi Agen JNE, Ini 5 Syaratnya!

2. Jaga komunikasi dengan supplier

4 Panduan Sukses Merintis Bisnis Dropship Tanpa ModalIlustrasi Bisnis. (IDN Times/Aditya Pratama)

Firda juga mengingatkan bahwa komunikasi dengan supplier sangat penting. Jika tidak, kelancaran transaksi antara kamu dengan pembeli bisa terancam.

"Saya pernah banyak pesanan setelah endorse dagangan saya lewat selebgram. Nah di situ ada miss communication antara saya dengan supplier. Jadi dia mengirim produk yang salah ke pembeli saya," tutur Firda.

Selain menjaga komunikasi, kamu juga perlu mengawal proses transaksi sampai supplier mengirim produk ke pembelimu. 

Baca Juga: Jenis-Jenis Bisnis Waralaba yang Perlu Kamu Ketahui

3. Jangan bergantung pada satu supplier

4 Panduan Sukses Merintis Bisnis Dropship Tanpa ModalIlustrasi e-commerce. (IDN Times/Aditya Pratama)

Firda menyarankan agar pebisnis dropship punya lebih dari satu supplier. Jika supplier A sedang mengalami kendala produksi, tak bisa dihubungi, dan sebagainya, kamu masih memiliki cadangan supplier lainnya.

"Misalnya konsumen mau barang ini, ternyata supplier A kosong. Makanya harus cari supplier B," imbuhnya.

Baca Juga: Bingung Cari Ide Bisnis? 3 Bisnis Ini Bisa Laku Setiap Hari Lho!

4. Jangan berutang kepada supplier

4 Panduan Sukses Merintis Bisnis Dropship Tanpa ModalIlustrasi Uang. (IDN Times/Aditya Pratama)

Pastikan kamu selalu melunasi pembelian produk dari supplier. Firda mengatakan, apabila kamu berutang kepada supplier alias menunda pembayaran produknya, maka bisa mengancam penjualan kamu ke depannya.

"Jangan sampai ada utang, kan gak enak juga. Kalau aku, setiap ada pesanan dan konsumen sudah bayar, otomatis aku langsung bayar harga produk dan ongkir ke supplier," pungkasnya.

Baca Juga: Tips bagi Kamu yang Mau Ganti Haluan ke Bisnis Online

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya