Comscore Tracker

Pemerintah Gulirkan Subsidi Gaji Rp1 Juta, Ini yang Berhak Menerima

Subsidi gaji ditargetkan bagi delapan juta pekerja

Jakarta, IDN Times - Pemerintah berencana menggulirkan subsidi upah bagi para pekerja yang terdampak pandemik COVID-19. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sudah mengungkapkan soal itu beberapa waktu lalu.

"Maka kami mengusulkan untuk memberikan subsidi upah kepada para pekerja yang terdampak (COVID-19)," ujar Ida saat Konferensi Pers Tindak Lanjut Arahan Presiden RI terkait Perkembangan Terkini Penerapan PPKM, Rabu (21/7/2021).

Berikut ini sejumlah persyaratan pemberian subsidi upah bagi para pekerja terdampak pandemik COVID-19.

1. Syarat Penerima Subsidi Upah

Pemerintah Gulirkan Subsidi Gaji Rp1 Juta, Ini yang Berhak MenerimaIlustrasi Upah (IDN Times/Arief Rahmat)

Ida menyebutkan sejumlah syarat bagi pekerja agar bisa mendapatkan subsidi upah. Berikut ini syaratnya:

  • Pekerja atau buruh mesti memiliki nomor induk kependudukan yang dibuktikan lewat Kartu Tanda Penduduk alias KTP.
  • Pekerja atau buruh penerima upah juga harus terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS ketenagakerjaan. Hal tersebut dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai Juli 2021.
  • Peserta tersebut adalah pekerja yang membayar iuran dengan nominal dihitung berdasarkan upah di bawah Rp3,5 juta, sesuai dengan laporan pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan.
  • Pekerja diwajibkan memiliki rekening bank yang aktif. Selain itu, pekerja atau buruh yang berhak atas subsidi upah ini adalah mereka yang tinggal di wilayah PPKM level 4.
  • Pekerja pada sektor yang terdampak PPKM dan berhak atas subsidi upah adalah pekerja di industri barang konsumsi, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate.

Untuk pekerja di wilayah PPKM dengan UMK di atas Rp3,5 juta, kriteria upah menggunakan batas upah minimum kabupaten/kota (UMK).

"Kami mengusulkan hanya diberikan kepada pekerja yang berada di level 4 sesuai dengan Instruksi Mendagri," tutur Ida.

Baca Juga: Pekerja Terdampak COVID-19 Diusulkan Dapat Subsidi Gaji Rp1 Juta

2. Penyaluran Bantuan Melalui Bank BUMN

Pemerintah Gulirkan Subsidi Gaji Rp1 Juta, Ini yang Berhak MenerimaIlustrasi ATM Link. (Dok. Istimewa)

Ida menyatakan bantuan akan disalurkan dengan transfer dana dari bank penyalur kepada rekening penerima bantuan pemerintah. Transfer itu melalui bank-bank BUMN yang dihimpun dalam Himbara.

Mekanismenya, bantuan subsidi upah akan diberikan kepada pekerja atau buruh selama dua bulan, yakni masing-masing Rp500 ribu per bulan.

"Yang akan diberikan sekaligus. Artinya satu kali pencairan dan pekerja akan menerima subsidi Rp1 juta," kata Ida.

3. Targetkan 8 Juta Pekerja sebagai Penerima Subsidi Upah

Pemerintah Gulirkan Subsidi Gaji Rp1 Juta, Ini yang Berhak MenerimaIlustrasi pekerja (IDN Times/Dwi Agustiar)

Terkait target, Ida menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan untuk bisa memberikan subsidi upah tersebut kepada delapan juta pekerja.

"Dengan demikian akan membutuhkan anggaran yang estimasinya sebesar Rp8 triliun," ucap dia.

Di sisi lain, Ida juga menjelaskan bahwa data calon penerima bantuan upah bersumber dari data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan nantinya mesti memvalidasi dan memverifikasi data kepesertaan sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang ditentukan. Kemudian dari data tersebut disampaikan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

"Kami terus mendorong pekerja yang belum menyerahkan data nomor rekening ke BPJS Ketenagakerjaan untuk segera menyerahkan data rekeningnya ke perusahaan tempat bekerja dan selanjutnya diteruskan kepada BPJS Ketenagakerjaan," kata Ida.

Baca Juga: Sri Mulyani Siapkan Subsidi Gaji untuk Karyawan yang Dirumahkan

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya