Comscore Tracker

Belajar dari Kasus Aura Kasih, E-Wallet Jangan Lebih dari Rp10 Juta!

Saldo e-wallet milik Aura Kasih sebesar Rp11 juta raib~

Jakarta, IDN Times - Artis Aura Kasih kehilangan uang yang dia simpan di sebuah aplikasi dompet elektronik sebesar Rp11 juta. Masalah itupun menjadi perhatian publik, khususnya soal keamanan dompet elektronik (e-wallet). 

Aplikasi semacam itu tengah digandrungi masyarakat karena praktis. Namun, masyarakat perlu tahu bahwa Bank Indonesia (BI) sudah mengeluarkan aturan loh mengenai e-wallet itu, jauh-jauh hari sebelum kasus yang menimpa Aura Kasih. 

Aturan itu dibuat dengan harapan penyelenggara dan masyarakat bisa terhindar dari penyalahgunaan e-wallet. Nah, ada baiknya kamu pun tahu apa saja sih aturan BI yang tertuang dalam PBI Nomor 20/6/PBI/2018 tentang Uang Elektronik itu.

1. Tahukah kamu, BI sudah mengatur batas uang yang boleh disimpan pada aplikasi e-wallet, maksimal Rp10 juta!

Belajar dari Kasus Aura Kasih, E-Wallet Jangan Lebih dari Rp10 Juta!IDN Times/Helmi Shemi

Ini peraturan pertama yang perlu kamu catat baik-baik, guys. BI telah mengatur tentang batas nilai uang elektronik pada bagian kesembilan tentang Penyelenggaraan Uang Elektronik Pasal 45.

Bunyi aturannya: 

(1) Batas Nilai Uang Elektronik yang dapat disimpan pada Uang Elektronik ditetapkan sebagai berikut:

a. Untuk Uang Elektronik unregistered paling banyak Rp2.000.000,00 (dua juta rupiah); dan

b. Untuk Uang Elektronik registered paling banyak Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).

Dalam kasus Aura Kasih, saldo yang dinyatakan hilang sebesar Rp11 juta. Artinya, uang yang tersimpan melebihi batas yang telah diatur BI. Terkait hal itu, IDN Times telah menghubungi pihak Gojek, namun belum dapat memberikan keterangan.

2. BI juga membatasi jumlah transaksi uang elektronik, yaitu gak boleh lebih dari Rp20 juta dalam sebulan

Belajar dari Kasus Aura Kasih, E-Wallet Jangan Lebih dari Rp10 Juta!IDN Times/Helmi Shemi

Pada Pasal 45, BI juga menetapkan batas nilai uang transaksi elektronik sebagai berikut.

(2) Batas nilai transaksi Uang Elektronik dalam 1 (satu) bulan paling banyak Rp20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah).

(3) Batas nilai transaksi Uang Elektronik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diperhitungkan dari transaksi yang bersifat incoming.

(4) Batasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tidak berlaku bagi akun pencatatan Nilai Uang Elektronik dari Penyedia Barang dan/atau Jasa.

3. Gojek Indonesia tengah mengatasi kasus Aura Kasih

Belajar dari Kasus Aura Kasih, E-Wallet Jangan Lebih dari Rp10 Juta!Launching Suedeson di Senayan City, Jakarta. Aura Kasih. 8 November 2019. IDN Times/Syarifah Noer Aulia

Sebelumnya, VP Corporate Communications Gojek Kristy Nelwan mengatakan pihaknya tengah mengatasi kasus raibnya saldo yang dialami Aura Kasih.

"Kami juga sangat terbuka untuk melakukan komunikasi dengan Aura Kasih untuk kasus ini," kata VP Corporate Communications Gojek Kristy Nelwan, saat dihubungi IDN Times, Senin (18/11).

Atas kejadian tersebut, Kristy meminta agar pengguna Gojek tidak memberikan kode OTP yang diterima melalui SMS dan juga kode PIN Gojek kepada siapa pun. "Termasuk pada pihak yang mengaku dari Gojek," tegasnya.

Kristy juga menyesalkan kasus penipuan atas nama Gojek yang menimpa Aura Kasih. Dia menjelaskan kasus berbasis social engineering seperti ini sebenarnya sudah lama terjadi. "Sudah ada dari dulu seperti halnya penipuan mama minta pulsa," ucapnya.

4. Kepercayaan jadi kunci perubahan budaya dari tunai ke nontunai

Belajar dari Kasus Aura Kasih, E-Wallet Jangan Lebih dari Rp10 Juta!IDN Times/Helmi Shemi

Menanggapi kasus Aura Kasih, Chief Communication Officer DANA Chrisma Albandjar mengatakan pihaknya mengedepankan proteksi pada pengguna. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang yang sama (e-wallet), teknologi DANA bisa mendeteksi apakah transaksi dilakukan user atau bukan.

"Apabila dilihat ada anomali, akan ada challenge untuk memastikan penggunanya yang berhak. Selain itu, karena kami percaya pada sistem kami dan meningkatkan kepercayaan pengguna pada cashless payment, kami juga melakukan proteksi 100 persen uang kembali," ungkapnya kepada IDN Times, Selasa (19/11).

Menurut dia, sangat penting bagi masyarakat untuk percaya atas keamanan data dan uangnya dalam menggunakan dompet digital. Sebab, kepercayaan adalah kunci dalam perubahan budaya dari tunai ke non tunai.

Duh, semoga masalah yang menimpa Aura Kasih cepat selesai dan tidak ada lagi kasus serupa di kemudian hari. 

Baca Juga: Aura Kasih Kehilangan Saldo Gopay Rp11 Juta, Begini Respons Gojek

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya