Comscore Tracker

Indonesia Di Ambang Resesi, Ini Arti dan Dampaknya bagi Kita

Resesi mengancam negara yang terdampak pandemik COVID-19

Jakarta, IDN Times - Indonesia segera menyusul negara-negara tetangga yang mengalami resesi. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa ekonomi Indonesia bakal kembali negatif di kuartal III 2020.

Sri Mulyani memperkirakan kontraksi ekonomi dalam negeri masih akan berlanjut hingga akhir tahun. Jika ramalan itu benar, artinya Indonesia bakal resesi.

"Artinya negative teritory terjadi di kuartal III dan masih akan berlangsung di kuartal IV yang kita upayakan (pertumbuhan ekonominya) mendekati 0 persen atau positif," ujarnya dalam konferensi pers virtual APBN Kita, Selasa (22/9/2020).

Belakangan resesi jadi isu perbincangan hangat. Sebenarnya itu bukan hal baru. Semua negara di dunia bahkan sangat berpeluang mengalaminya. Indonesia sendiri sejak awal pandemik COVID-19 mewanti-wanti soal kemungkinan resesi. Apalagi BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II -5,32 persen.

Lagi banyak dibicarakan, apa sih resesi ekonomi itu? Berikut penjelasan apa arti resesi dan penyebabnya, biar kamu semua paham maknanya. 

1. Resesi adalah kondisi suatu negara yang perekonomiannya tumbuh negatif berturut-turut

Indonesia Di Ambang Resesi, Ini Arti dan Dampaknya bagi KitaIlustrasi pertumbuhan ekonomi turun. (IDN Times/Arief Rahmat)

Baca Juga: Kalau Indonesia Resesi, Apa Dampaknya bagi Kita?

Dilansir Forbes, resesi merupakan situasi perekonomian yang mengalami penurunan signifikan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Fenomena itu dianggap sebagai bagian tak terelakkan dari siklus bisnis atau irama teratur ekspansi dan kontraksi yang terjadi dalam ekonomi suatu negara.

Menurut ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah, resesi terjadi jika perekonomian suatu negara kontraksi berturut-turut. Yakni pertumbuhan ekonomi negara negatif pada dua kuartal atau enam bulan.

Contohnya, pertumbuhan ekonomi negara A A pada kuartal I (Januari-Maret) tumbuh - 2 persen. Kemudian di kuartal II (April - Juni), pertumbuhan ekonomi negara A kembali negatif, yakni - 2,5 persen. Bila kondisi tersebut terjadi, maka negara A sudah dipastikan mengalami resesi ekonomi.

"Jadi definisinya seperti itu. menjelaskan kondisi dimana perekonomian, berarti pertumbuhannya negatif. Kalau cuman satu triwulan terus balik lagi ya nggak resesi," kata Piter kepada IDN Times, Jumat 17 Juli 2020.

Pertanyaannya, bagaimana jika  pertumbuhan ekonomi negara A kembali negatif di kuartal selanjutnya?

"Ya lebih lagi, berarti menkonfirmasi atau menegaskan bahwa resesinya lebih panjang," Piter menambahkan.

Baca Juga: Ramalan Bank Dunia, Ekonomi Indonesia Nol Persen dan Ancaman Resesi

2. Seperti apa dampak yang terasa?

Indonesia Di Ambang Resesi, Ini Arti dan Dampaknya bagi KitaDirektur Riset Center Of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah. IDN Times/Hana Adi Perdana

Piter yang juga dosen di Perbanas Institute menerangkan, resesi sebenarnya merupakan gambaran kondisi ekonomi yang terjadi pada suatu negara. Maksudnya, pelemahan ekonomi yang terjadi di dalamnya telah terjadi secara nyata, bukan proyeksi.

"Jadi resesi ini kondisi pertumbuhan ekonominya turun, bukan berdampak. Penurunan ekonomi itu akibat dari selama enam bulan itu kegiatan aktivitas ekonomi sudah turun. Jadi kalau seandainya mau penjualan turun ya sudah turun. Konsumsi turun, investasinya turun, ekspor turun dan itu sudah terjadi enam bulan," jelas dia.

3. Resesi bukan sesuatu yang menakutkan

Indonesia Di Ambang Resesi, Ini Arti dan Dampaknya bagi KitaIlustrasi ekonomi terdampak pandemik COVID-19 (IDN Times/Arief Rahmat)

Piter menegaskan bahwa resesi bukan hal yang menakutkan. Menurutnya, kondisi resesi mengancam seluruh negara di dunia yang terdampak COVID-19.

"Yang paling penting kita walaupun resesi kita masih bisa survive, masih bisa bertahan. Dunia usaha kita tidak collapse, kita tidak masuk ke jurang krisis itu yang penting. Jadi bukan sesuatu yang menghebohkan sekali," tegas dia.

Baca Juga: Ekonomi Global Dalam Bayang-bayang Resesi, Kita Punya Peluang Lolos?

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya