Comscore Tracker

Tukar Uang Baru untuk Lebaran Idulfitri, Ini Caranya

Cek lokasi dan waktu penukaran uang di sini

Jakarta, IDN Times - Membagi-bagikan uang kepada sanak saudara saat hari raya Idulfitri merupakan salah satu tradisi di Indonesia. Biasanya uang yang diberikan dalam bentuk baru dengan berbagai pecahan, dari Rp2 ribu hingga Rp100 ribu.

Kamu bisa mendapatkan pecahan uang baru itu lewat layanan penukaran uang di Bank Indonesia atau bank nasional lainnya. Selain itu ada juga layanan penukaran uang baru oleh perorangan, namun biasanya ada pengenaan biaya tambahan.

Buat kamu yang berencana menukarkan uang baru di bank, simak cara dan ketentuannya berikut ini!

Baca Juga: Kisah Penukaran Uang Baru Rp75 Ribu Warga Wajib Isi Riwayat Perjalanan

1. Budayakan antre dan siapkan identitas diri

Tukar Uang Baru untuk Lebaran Idulfitri, Ini CaranyaANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Jelang lebaran, biasanya layanan penukaran uang di bank ramai. Kalau sudah begitu, kamu mesti bersabar dan budayakan antre.

Persyaratan untuk menukar uang baru cukup sederhana. Kamu hanya perlu menyiapkan identitas diri berupa KTP. Biasanya bank memberlakukan kebijakan satu identitas untuk satu kali transaksi, dengan batas maksimal Rp3,7 juta.

Selain syarat itu, kamu perlu menyiapkan nomimal uang sesuai yang ingin kamu tukarkan. Sebab, dalam 1 pak pecahan yang akan ditukarkan, terdapat 100 lembar uang dengan nominal yang sama.

Sebagai contoh, kalau kamu mau menukarkan uang Rp5 ribu-an, maka kamu harus membawa uang senilai Rp500 ribu. Kalau kamu hanya membawa Rp300 ribu, maka kamu hanya bisa menukarkan pecahan Rp2 ribu dan Rp1.000 saja.

2. Lokasi dan tanggal penukaran uang

Tukar Uang Baru untuk Lebaran Idulfitri, Ini CaranyaIDN Times/Holy Kartika

Bank Indonesia menyiapkan berbagai lokasi di seluruh Indonesia sebagai tempat menukar uang. Bank sentral juga mengimbau agar masyarakat menukarkan uang di tempat-tempat penukaran resmi.

Dengan mempertimbangkan kondisi COVID-19 terkini serta aspek kesehatan masyarakat, layanan penukaran uang rupiah pada periode Ramadan/Idulfitri 1442 H dibuka melalui kantor bank yang tersebar di seluruh Indonesia.

Guna lebih menjangkau masyarakat, BI bersinergi dengan bank menambah outlet layanan penukaran, dari sebelumnya sebanyak 3.742 jaringan kantor bank pada tahun 2020 menjadi 4.608 jaringan kantor bank pada tahun 2021 (daftar lokasi penukaran uang).

Layanan penukaran tersebut meliputi 439 kantor di wilayah Jabodebek, dan 4.169 di luar wilayah Jabodebek. Masyarakat dapat memperoleh layanan penukaran tersebut mulai tanggal 12 April hingga 11 Mei 2021.

Baca Juga: Jangan Sampai Uang Rupiahmu Rusak, Ini 5 Hal Penting dalam Merawatnya

3. BI siapkan uang tunai Rp152,1 triliun untuk Ramadan dan Idul Fitri

Tukar Uang Baru untuk Lebaran Idulfitri, Ini CaranyaIlustrasi Uang Rupiah (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Diberitakan sebelumnya, dalam rangka memenuhi kebutuhan uang di masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri, Bank Indonesia bakal mengedarkan uang kartal sebesar Rp152,14 triliun. Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison Hakim mengatakan periode ramadan dan Idul Fitri merupakan periode tingkat outflow tertinggi sepanjang siklus tahunan dalam pengadaan uang. Rata-rata 30 persen outflow uang keluar di periode ini.

"BI menyiapkan uang kartal, baik uang kertas dan logam sebesar Rp152,14 triliun. Ini untuk didistribusikan di seluruh wilayah Indonesia," kata Marlison.

Marlison mengungkapkan, dari total uang yang akan diedarkan sebesar Rp152,14 triliun itu, sebanyak 90,07 persen merupakan uang pecahan besar yakni Rp100 ribu dan Rp50 ribu senilai Rp137 triliun. Sementara sisanya Rp15,2 triliun atau 9,93 persen merupakan uang pecahan kecil, Rp20 ribu ke bawah.

"Ini merupakan karakteristik pengeluaran uang kartal selama lebaran," ucapnya.

Baca Juga: Begini Cara Menukar Uang Rusak di Bank Indonesia, Gampang Kok! 

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya