Comscore Tracker

Karyawan Swasta Bakal Dapat Insentif Rp600 Ribu, Catat Syaratnya

Ada syarat-syarat selain gaji di bawah Rp5 juta per bulan

Jakarta, IDN Times - Pemerintah segera menjalankan program insentif bagi pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta. Subsidi sebagai bantuan kepada pekerja yang terdampak COVID-19.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, bantuan merupakan program stimulus yang digodok bersama Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kemnaker, Kemenkeu, dan BPJS Ketenagakerjaan.

"ita targetkan program ini dapat berjalan bulan September, " kata Menaker Ida Fauziyah melalui keteranganya, Jumat (7/8/2020).

1. Insentif untuk pekerja swasta, bukan pegawai BUMN dan PNS

Karyawan Swasta Bakal Dapat Insentif Rp600 Ribu, Catat SyaratnyaIlustrasi ekonomi terdampak pandemik COVID-19 (IDN Times/Arief Rahmat)

Ida menerangkan bahwa insentif bakal diberikan kepada pekerja swasta. Artinya, bukan untuk PNS atau pegawai BUMN. Insentif diberikan bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta, dengan total sekitar 13,8 juta pekerja.

Data ini berasal dari BPJS Ketenagakerjaan yang akan terus divalidasi untuk memastikan tepat sasaran dan meminimalkan terjadinya duplikasi. Pemerintah berharap subsidi ini dapat menjaga daya beli dan kesejahateraan pekerja yang terdampak COVID-19.

Baca Juga: Kemenkeu Berencana Beri Bantuan Pekerja dengan Gaji di Bawah Rp5 Juta

2. Harus aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Karyawan Swasta Bakal Dapat Insentif Rp600 Ribu, Catat SyaratnyaIDN Times/Bagus F

Ada syarat lain untuk menerima insentif. Yakni pekerja harus aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150.000 per bulan, atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

"Penerima subsidi gaji adalah pekerja yang membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sebagai apresiasi bagi para pekerja yang terdaftar dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan, " katanya.

3. Pekerja akan menerima Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan

Karyawan Swasta Bakal Dapat Insentif Rp600 Ribu, Catat SyaratnyaIlustrasi Uang (IDN Times/Arief Rahmat)

Menaker Ida menyebut, subsidi gaji diberikan senilai Rp600 ribu per bulan selama empat bulan dan akan diberikan per dua bulan sekali. Artinya, satu kali pencairan, pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp1,2 juta.

"Pemerintah akan membayarkan dua kali karena kita ingin memastikan daya beli dan konsumsi tetap terjaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga dan keempat," ujarnya.

Untuk program subsidi ini, Kementerian Keuangan telah menganggarkan dana sekitar Rp33,1 triliun. Diharapkan stimulus baru ini mampu mempercepat proses pemulihan ekonomi dan menjaga agar terhindar dari resesi.

Baca Juga: Insentif Rp2,4 Juta untuk Karyawan hingga Tukang Sate Masih Finalisasi

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya