Comscore Tracker

Cek Rekeningmu, Hari Ini Pemerintah Cairkan Lagi Subsidi Gaji

Coba cek, kamu sudah dapat atau belum?

Jakarta, IDN Times - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan kembali menyalurkan subsidi gaji tahap lima pada hari ini, Rabu (7/10/2020).

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya sudah menerima data batch kelima dari BPJS Ketenagakerjaan. Pencairannya sudah diproses selama empat hari kerja.

“Insya Allah akan bisa dicairkan sebagaimana sebelumnya akan disampaikan kepada KPPN. Kemudian KPPN mencairkan kepada bank penyalur, dari bank penyalur akan disampaikan kepada penerima subsidi gaji atau upah,” katanya melalui keterangannya, yang dikutip Rabu (7/10/2020).

1. Pekerja yang memiliki rekening di luar HIMBARA juga mendapat subsidi

Cek Rekeningmu, Hari Ini Pemerintah Cairkan Lagi Subsidi GajiMenteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah (Dok. Humas KPK)

Ida menegaskan, penerima bantuan subsidi gaji atau upah tidak hanya pekerja dengan nomor rekening Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA). Pekerja yang memiliki nomor rekening HIMBARA juga akan tetap dapat.

“Alhamdulillah mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan seluruh subsidi upah ini kepada penerima 12,4 juta penerima program. Semuanya sudah diverifikasi dan divalidasi oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Menaker berharap program bantuan subsidi upah bisa memberikan manfaat serta meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan begitu, konsumsi masyarakat di era pandemik COVID-19 juga turut meningkat.

Baca Juga: Belum Dapat Subsidi Kuota? Kata Pak Nadiem Kamu Harus Lakukan Ini

2. Subsidi gaji tahap 4 sudah diberikan Selasa 6 Oktober

Cek Rekeningmu, Hari Ini Pemerintah Cairkan Lagi Subsidi GajiMenteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah saat menyampaikan Pengumuman Program Bantuan Subsidi Upah pada Senin, 10 Agustus 2020 di Istana Kepresidenan Jakarta (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, pada Selasa 6 Oktober 2020, pemerintah sudah menyalurkan bantuan subsidi gaji atau upah sudah tahap 4.

Ida mengatakan, secara total, penyaluran subsidi gaji atau upah tahap 1 telah mencapai 99,32 persen, tahap 2 mencapai 99,32 persen, tahap 3 mencapai 99,32 persen, dan tahap 4 mencapai 95,32 persen.

“Jadi totalnya adalah 98,42 persen. Jadi hampir yang menerima program dari batch 1 sampai 4 sudah 98 persen,” katanya.

3. Subisidi gaji Rp600 ribu bisa diperpanjang asal program berjalan baik

Cek Rekeningmu, Hari Ini Pemerintah Cairkan Lagi Subsidi GajiErick Thohir di acara kampanye protokol kesehatan jelang pilkada 2020 di Polda Metro Jaya (Dok. Humas Polda Metro Jaya)

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir, sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional memberi sinyal program akan dilanjutkan.

"Kalau program bagus, bisa diteruskan. Tapi, sementara ini hanya sampai Desember saja," katanya melalui virtual, Rabu (2/9/2020).

Erick mengatakan saat ini percepatan penyerapan insentif gaji tersebut masih terus didorong. Pihaknya menggandeng pengusaha melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Asosiasi Pengusaha Indonesia dan asosiasi pengusaha lain dalam mengawal distribusi bantuan ini.

"Karena saya yakin, para anggota KADIN ingin program ini sukses karena ini membantu karyawan yang membutuhkan karena selama ini terimpact Covid-19," ujarnya.

Program subdisi gaji ini rencananya akan diberikan kepada 15,7 juta orang yang sudah terdaftar di BPJS Ketanagakerjaan. Menurut dia, hingga pertengahan September ditargetkan ada 13,8 juta orang yang akan menerima bantuan ini.

Kendati begitu Erick tak merinci hingga kini berapa jumlah yang sudah menerima subsidi tesebut, yang jelas menurutnya sebagian karyawan swasta sudah menerima bantuan tahap pertama.

Adapun, program penyaluran subsidi upah tahap pertama sudah disalurkan kepada 2,5 juta penerima per pekan. Kemudian, cakupannya diperluas menjadi 3 juta penerima per pekan. BPJS Ketenagakerjaan juga tengah mengumpulkan 13,8 juta data rekening pekerja.

Saat ini pemerintah memang ingin memercepat penyaluran subsidi gaji tahap 2. Menurut Erick dari target 15,7 juta penerima, sisanya akan dibayarkan selambat-lambatnya awal November.

"Jadi di awal Septmber tembus 13,8 juta (orang) sisanya kalau akhir Oktober dan awal November," jelasnya.

Baca Juga: Tertular di Salatiga, Karyawan BPJS Lamongan Positif COVID-19

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya